Tinjau RS Dr Suyoto, Menhan Prabowo: Bisa Tampung 220 Pasien Covid-19

Dwi Bowo Raharjo, Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 08 Mei 2020 | 21:23 WIB
Tinjau RS Dr Suyoto, Menhan Prabowo: Bisa Tampung 220 Pasien Covid-19
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Dr. Suyoto Pusat Rehabilitasi Kemhan di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2020).

Suara.com - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Rumah Sakit Dr. Suyoto Pusat Rehabilitasi Kemhan di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2020). Kunjungan Prbowo dalam rangka melihat kesiapan rumah sakit tersebut untuk dijadikan tempat rawat inap pasien yang terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengatakan kalau pihaknya juga turut melakukan upaya nyata dalam memerangi pandemi Covid-19. Salah satunya adalah dengan menjadikan RS Dr. Suyoto menjadi rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19.

Setelah memutuskan untuk dijadikan rumah sakit rujukan, fasilitas RS Dr. Suyoto pun ditingkatkan guna menunjang penanganan Covid-19.

“Kementerian Pertahanan turut memiliki tanggungjawab dalam menghadapi pandemik Covid-19, untuk itu kita tingkatkan kemampuan Rumah Sakit dr. Suyoto yang tadinya rumah sakit umum, sehingga saat ini memiliki kemampuan menampung sampai dengan 220 pasien Covid-19," kata Prabowo di lokasi.

Adapun peningkatan fasilitas yang dimaksud ialah adanya penambahan fasilitas 220 tempat tidur untuk pasien rawat inap, 10 ruang ICU, enam tempat tidur IGD dan 10 alat ventilator.

Selain alat kesehatan yang ditingkatkan, tenaga medis di rumah sakit itu juga ditambah meliputi dokter, bidan, perawat, petugas radiologi, psikologi, kesehatan masyarakat, analisa kesehatan hingga farmasi.

Tenaga medis itu berasal dari RS Dr. Suyoto sendiri ditambah dari Relawan Komponen Pendukung Pertahanan Negara Bidang Kesehatan.

Meskipun Rumah Sakit dr. Suyoto telah dipersiapkan hingga kemampuan jumlah kapasitas pun ditingkatkan, Prabowo tetap berharap jumlah pasien yang positif terpapar Covid-19 di Indonesia akan terus menurun dan mengarah pada perkembangan yang positif secara nasional.

“Kita optimis bahwa kita mampu menghadapi pandemi ini," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lockdown Virus Corona Bikin Kasus Penularan HIV Menurun di London

Lockdown Virus Corona Bikin Kasus Penularan HIV Menurun di London

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 19:31 WIB

Nasib Pengusaha Rental Mobil di Tengah Larangan Mudik Akibat Wabah Covid-19

Nasib Pengusaha Rental Mobil di Tengah Larangan Mudik Akibat Wabah Covid-19

Video | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:34 WIB

Tetap Cuan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Tips Memulai Bisnis UKM

Tetap Cuan di Tengah Pandemi Covid-19, Ini Tips Memulai Bisnis UKM

Lifestyle | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:02 WIB

Psikolog Sebut Orangtua dan Anak Bisa Sama-sama Stres Saat Pandemi

Psikolog Sebut Orangtua dan Anak Bisa Sama-sama Stres Saat Pandemi

Health | Jum'at, 08 Mei 2020 | 16:55 WIB

WHO: Setahun, Kematian karena Corona di Afrika Bisa Mencapai 190.000 Orang

WHO: Setahun, Kematian karena Corona di Afrika Bisa Mencapai 190.000 Orang

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 15:40 WIB

Terkini

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:55 WIB

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 07:38 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:44 WIB

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:43 WIB

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:28 WIB

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:26 WIB