Soal Eksploitasi ABK WNI di Kapal China, Fadli Zon: Negara Tidak Hadir

Dany Garjito, Rifan Aditya

Minggu, 10 Mei 2020 | 10:30 WIB
Soal Eksploitasi ABK WNI di Kapal China, Fadli Zon: Negara Tidak Hadir
Politikus Partai Gerindra Fadli Zon. (Suara.com/Fakhri).

Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon memberikan komentar terkait pengakuan Anak Buah Kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) di kapal Longxing 629 China yang diduga mengalami eksploitasi.

Menurutnya, negara tidak hadir untuk membela rakyat yang diperlakukan tidak manusiawi.

Hal ini disampaikan Fadli Zon dalam cuitan di akun Twitter pribadinya, @fadlizon, pada Minggu (10/5/2020).

"Negara seperti tidak hadir membela rakyatnya yang diperlakukan tidak manusiawi," tulis Fadli Zon dikutip Suara.com.

Ia pun merasa pemerintah Indonesia gagal melindungi rakyatnya, khususnya dalam kasus ABK WNI di kapal China.

"Bagaimana mau dihargai oleh negara lain, negaranya sendiri gagal melindungi. Nasib jadi rakyat di era 4.0," imbuh politisi Partai Gerindra ini.

Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI ini mengunggah ulang kicauan dari Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Hidayat Nur Wahid yang membagikan tautan berita pengakuan lima ABK WNI tersebut.

Selain itu, dalam cuitan sebelumnya, Fadli Zon juga menanggapi soal pengakuan keluarga ABK yang jenazahnya dilarung ke laut.

Ia mendesak agar pemerintah Indonesia mengusut tuntas kasus pembuangan jasad WNI ABK kapal Longxing 629 China.

baca juga

"Jelas sekali terjadi 'perbudakan' di kapal tersebut. Harus diusut dan dituntut. Ternyata komunikasi dg keluargapun putus, bagaimana mau ada izin melarung jenazah," ujar Fadli pada Sabtu (9/5/2020).

Cuitan Fadli Zon menanggapi eksploitasi WNI ABK di kapal China (Twitter)
Cuitan Fadli Zon menanggapi eksploitasi WNI ABK di kapal China (Twitter)

Kekinian, 14 WNI anak buah kapal (ABK) yang bekerja di Kapal Long Xing 629 telah pulang ke tanah air. Mereka diperiksa satuan tugas tindak pindana perdagangan orang (Satgas TPPO) Bareskrim Polri di Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC), Jakarta Timur pada Sabtu (9/5/2020).

"Sampai dengan malam ini, masih dilaksanakan pemeriksaan terhadap 14 kru kapal di RPTC Bambu Apus," kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Ferdy Sambo saat dihubungi Antara di Jakarta, pada Sabtu malam.

Kasubdit III Dit Tipidum Bareskrim Polri Kombes Pol John Weynart Hutagalung menambahkan, ABK tersebut dimintai keterangan seputar proses pemberangkatan dan pengalaman mereka selama bekerja di kapal tersebut.

"Bagaimana proses mereka bekerja di luar negeri, melalui PT mana, prosedurnya seperti apa. Historis mereka bergabung dan selama ikut Kapal Long Xing 629," kata John.

ABK WNI di Kapal China Makan Umpan dan Buang Jenazah Teman

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ABK Indonesia di Kapal Asing: Kami Ditendang, Dimaki Ketika Kelelahan

ABK Indonesia di Kapal Asing: Kami Ditendang, Dimaki Ketika Kelelahan

News | Minggu, 10 Mei 2020 | 07:28 WIB

Sebanyak 14 ABK Long Xing 629 Jalani Pemeriksaan di RPTC Bambu Apus

Sebanyak 14 ABK Long Xing 629 Jalani Pemeriksaan di RPTC Bambu Apus

Jawa Tengah | Sabtu, 09 Mei 2020 | 23:09 WIB

Fadli Zon: Rakyat Bingung karena Pemerintah dan Tukang Perintah Maunya Beda

Fadli Zon: Rakyat Bingung karena Pemerintah dan Tukang Perintah Maunya Beda

News | Sabtu, 09 Mei 2020 | 15:05 WIB

ABK WNI di Kapal China: Tidur Cuma 3 Jam, Makan Umpan dan Buang Mayat Teman

ABK WNI di Kapal China: Tidur Cuma 3 Jam, Makan Umpan dan Buang Mayat Teman

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 17:54 WIB

ABK WNI di Kapal China Dibuang ke Laut, GP Ansor: Tindakan Biadap!

ABK WNI di Kapal China Dibuang ke Laut, GP Ansor: Tindakan Biadap!

News | Jum'at, 08 Mei 2020 | 10:58 WIB

Terkini

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 20:59 WIB

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Sinopsis Take Charge of My Heart: Romansa Fantasi, Tayang 9 Oktober

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 20:55 WIB

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Dari Bawah Laut hingga Pegunungan, Tren Adventure Makin Beragam

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 20:54 WIB

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Vaksin Hewan Indonesia Tembus Pasar Afrika, Vaksindo Ekspor Rp1,9 Miliar

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 20:52 WIB

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

Ketemu KDM, Surya Kades Terpilih Mekarwangi Sampaikan Keluhan Pembangunan

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:51 WIB

Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Muncul Dugaan Pungli Rp150 Ribu per Minggu di Lapas Cibinong

Bogor | Kamis, 24 September 2026 | 20:49 WIB

Faktor X yang Buat Beckham Putra Cs Tak Dipanggil John Herdman, Masalah Attitude?

Faktor X yang Buat Beckham Putra Cs Tak Dipanggil John Herdman, Masalah Attitude?

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 20:48 WIB

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Prabowo Setuju Badan Baru Kelola Gambut, Apa Bedanya dengan Lembaga Restorasi Dulu?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 20:40 WIB

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Istri Korban Hilang Kapal Arupadhatu 1 Minta Pencarian Dilanjutkan hingga Krui dan Enggano

Banten | Kamis, 24 September 2026 | 20:37 WIB

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

Bolosego dan Kusutnya Alkid Yogyakarta: Ketika Izin Berjualan Tak Menjamin Bebas Pungutan Liar

News | Kamis, 24 September 2026 | 20:32 WIB

×