Penuh Perjuangan! Ini Kisah Gadis Taipei Cari Pengasuhnya dari Indonesia

Dany Garjito, Farah Nabilla

Minggu, 10 Mei 2020 | 17:04 WIB
Penuh Perjuangan! Ini Kisah Gadis Taipei Cari Pengasuhnya dari Indonesia
Foto Khoo dan Duwi. (Facebook/Khoo Chi-ham)

"Oh - saya tidak berani berharap banyak, tapi mungkin suatu saat nanti, jika ada keajaiban, saya ingin mengungkapkan betapa aku mencintainya dengan kata-kata yang diajarkan kepadaku: 'Aku cinta kamu'" tulis Khoo.

Isi surat kangen Khoo alias Meimei kepada Duwi, pengasuhnya saat kecil

Foto-foto Duwi dan Khoo. (Istimewa)
Foto-foto Duwi dan Khoo. (Istimewa)

Khoo Chi-ham pun memulai usaha menemukan Duwi, pengasuhnya saat masih kecil dengan menulis surat kerinduan.

Berikut isinya:

Teman yang Hilang - Boneka Beruang

Ini tentang ulang tahunku yang pertama. Pada waktu itu, orang tua saya terlalu sibuk sehingga mereka memutuskan untuk menyewa pengasuh dari Asia Tenggara untuk merawat ketiga anaknya.

Sejak itu, setiap saya membuka mata, orang pertama yang saya lihat adalah Duwi. Dia selalu menggendongku ke sebuah kursi, membiarkanku membuat susuku sendiri sebelum dia menambahkan air mendidih, mengepang rambutku, membawaku ke taman, diam-diam membelikanku marshmallow yang orang tuaku larang makan terlalu banyak, bahkan mengajariku lagu dan bahasanya ... bagiku, dia sudah seperti ibu keduaku. Selama dia di sisiku, aku selalu merasa nyaman, bahkan lebih dari nyaman.

Suatu hari dia kembali dari liburan dan membelikan saya boneka beruang sebagai hadiah ulang tahunku yang ke empat. Saya sangat senang hingga saya memeluk bonekanya sambil melompat-lompat, berteriak di rumah dan berterima kasih padanya.

Seminggu kemudian, saya bangun dan melihat orang tua saya di rumah, tetapi Duwi tidak ada. Saya berjalan mengelilingi rumah tetapi tidak dapat menemukannya. Saya duga dia keluar untuk membeli beberapa barang dan pulang terlambat. Tetapi orang tua saya kemudian memberitahu saya kontrak kerja Duwi sudah selesai, jadi dia harus kembali ke Indonesia. Takut membuatku sedih, Duwi meminta orangtuaku untuk tidak memberitahu tentang kepergiannya dan kembali dengan diam-diam.

baca juga

Baca selengkapnya

Khoo Chi-ham alias Meimei sudah menganggap Duwi seperti ibu kedua

Foto Khoo dan Duwi. (Facebook/Khoo Chi-ham)
Foto Khoo dan Duwi. (Facebook/Khoo Chi-ham)

Surat tersebut berisi kerinduan Khoo Chi-ham kepada sosok wanita asal Indonesia yang jadi pengasuhnya saat kecil.

Sosok wanita Indonesia itu diketahui bernama Duwi. Khoo saat ini tengah mencari-cari keberadaan Duwi.

Sejak kecil, Khoo sangat dekat dengan Duwi. Gadis ini bahkan menganggap Duwi sebagai ibu keduanya.

"Sejak itu, setiap saya membuka mata, orang pertama yang saya lihat adalah Duwi. Dia selalu menggendongku ke sebuah kursi," tulis Khoo dalam surat yang diunggah ke akun Facebook pribadinya, Minggu (19/4/2020).

Khoo bahkan sempat diajari Duwi tentang lagu dan bahasa Indonesia.

"(Duwi) diam-diam membelikanku marshmallow yang orang tuaku larang makan terlalu banyak, bahkan mengajariku lagu dan bahasanya ... bagiku, dia sudah seperti ibu keduaku," ungkap gadis Taipei itu.

Namun pada usia empat tahun, Khoo tidak lagi dapat bertemu dengan Duwi. Pengasuhnya kembali ke Indonesia secara diam-diam.

Menurut orang tua Khoo, kontrak kerja Duwi telah habis dan dia tidak ingin Khoo mengetahui kepergiannya.

Khoo semakin sedih lantaran seminggu sebelum kepergian sang pengasuh, Duwi sempat memberikan boneka beruang hadiah sebagai ulang tahunnya yang keempat.

"Boneka beruang itu telah bersama saya selama lima belas tahun. Beranjak dewasa, saya tidak punya petunjuk untuk berkomunikasi dengan Duwi selama ini," tulis Khoo.

Khoo mengaku masih sangat ingin bertemu Duwi untuk berterima kasih kepadanya.

Meimei Gadis Taipei bertemu Duwi, pengasuhnya sewaktu kecil

Khoo dan Duwi akhirnya bisa bertukar kabar. (Istimewa)
Khoo dan Duwi akhirnya bisa bertukar kabar. (Istimewa)

Perjuangan pencarian gadis Taipei mencari pengasuhnya akhirnya membuahkan hasil. Kisahnya berlanjut membahagiakan.

Setelah melalui penelusuran lewat media massa dan sosial media, Khoo akhirnya bisa menghubungi Duwi. Untuk diketahui, Suara.com sejak awal membuatkan informasi dari Kho Chi-ham mencari pengasuhnya bernama Duwi.

Pencarian ini berakhir pada Minggu (10/5/2020) setelah suami Duwi, Danang Setyabudi melihat unggahan berita dari Suara.com di Facebook.

"Ini istri saya.." tulis Danang sembari melampirkan foto-foto istrinya selama bekerja di rumah Khoo.

Danang kemudian memberi tahu sang istri tentang anak asuh di Taipei yang mencarinya.

Duwi yang mengetahui surat itu pun tak mampu membendung tangisnya.

"Saya terharu.. sedh.. jadi nangis terus mbak.. kalau inget Meimei, itu panggilan sayang ke dia mbak," kata Duwi ketika dihubungi Suara.com.

Duwi membenarkan bahwa penulis surat itu adalah Khoo, anak dari sebuah keluarga Shu Ping Hwang-Sue Xia ketika dirinya bekerja di Taipei 15 tahun lalu.

Duwi menjadi pengasuh di keluarga Shu pada kurun waktu tahun 2005 hingga 2008 silam. Ia harus berpisah dengan Khoo karena masa kontraknya usai.

Beberapa waktu kemudian, Duwi sempat berangkat lagi ke Taipei, namun ia bekerja pada keluarga yang berbeda sehingga tak bisa bertamu Khoo lagi.

Tim Suara.com pun memberi tahu Khoo soal keberadaan Duwi dan keluarganya yang kini tinggal di Sragen Jawa Tengah.

Mereka pun segera menghubungi satu sama lain melalui video call.

Tangis pun pecah begitu mereka melihat wajah satu sama lain melalui layar ponsel.

Duwi duduk di depan meja jahitnya tak sanggup menahan tangisnya melihat anak yang dulu ia asuh telah tumbuh dewasa.

Begitu pun Khoo dari seberang layar ponsel, Ia sampai tak sanggup berkata-kata setelah mengetahui kabar Duwi.

Mereka pun melanjutkan obrolan menggunakan bahasa Mandarin.

Danang, suami Duwi pun mengabadikan momen tersebut.

"Thank you," kata Khoo dari seberang telepon.

"Aku sangat berterima kasih pada semua orang yang telah membantuku bisa berhubungan lagi dengan Duwi. Aku lihat Duwi sehat dan baik-baik saja. Aku harap semua orang juga begitu, Terima kasih semuanya," ucap Khoo di balik tangis harunya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kedelapan, 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Meninggal

Hari Kedelapan, 10 Korban KM Virgo Transport 8 Ditemukan Meninggal

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:33 WIB

Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan

Operasi SAR Berakhir, Keluarga 5 Jurnalis Tabur Bunga di Pantai Pagedongan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 16:56 WIB

Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Tangis Keluarga Iringi Penghentian Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 07:00 WIB

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

10 Hari Tanpa Titik Terang, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dihentikan

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 06:00 WIB

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

Hari Ketujuh, Tim SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda hingga 6.010 NM Persegi

News | Minggu, 13 September 2026 | 13:25 WIB

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Hari Kelima, Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperluas

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 06:00 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

×