Anies Diserang Para Menteri, Geisz Chalifah: Kok Saya Kangen Soeharto

Reza Gunadha | Rifan Aditya | Suara.com

Rabu, 13 Mei 2020 | 15:41 WIB
Anies Diserang Para Menteri, Geisz Chalifah: Kok Saya Kangen Soeharto
Ilustrasi Geisz Chalifah. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Beberapa menteri disebut-sebut menyerang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat terdampak bencana virus corona Covid-19.

Aktivis Sosial, Geisz Chalifah turut menanggapi hal tersebut. Situasi seperti itu membuatnya merasa rindu dengan zaman Presiden Soeharto.

Hal ini disampaikannya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) tvOne bertajuk "Kisruh Bansos: Sengkarut Antara Pusat & Daerah" yang tayang pada Selasa (12/5/2020) malam.

Geisz Chalifah berkata, "Kok tiba-tiba saya menjadi kangen terhadap presiden yang kita sama-sama lawan bersama dengan Pak Ali Mochtar Ngabalin zaman dulu. Soeharto."

Ia pun membandingkan menteri-menteri di era Soeharto dengan masa pemerintahan sekarang.

"Moerdiono itu kalau bicara hati-hati. Kalem sampai kita itu bosen dengarnya. Tapi semua menteri sama suaranya enggak beda," ujar Geisz Chalifah.

Ia menambahkan, "Kalau sekarang, masing menteri-menteri jadi panggung."

Menurut Geisz Chalifah, aktifis dan relawan di lapangan sedang berusaha mengupayakan masyarakat agar terselamatkan. Baik dengan cara berkolaborasi dengan pemerintah Pusat maupun daerah.

"Tapi melihat setiap hari santapan yang kita lihat adalah bagaimana keributan-keributan itu dijadikan segregasi di antara para pejabat itu sendiri. Kan lucu," sindirnya.

Geisz Chalifah merasa kalau pemerintah pusat seakan menjadi oposisi bagi pemerintah DKI Jakarta.

"Saya membaca dari awal Covid, bahkan sebelum Covid, yang terjadi adalah baru pertama kali selama saya lahir di republik ini ada pemerintah pusat menjadi oposisi terhadap Pemprov DKI. Itu yang kita rasakan selama ini," tuturnya.

Merasa heran, Geisz bertanya, "Sebagai warga Jakarta saya ingin bertanya. Kita ini menghadapi Covid sebagai wabah atau menghadapi Pilpres?"

Dalam kesempatan malam itu, Geisz berharap agar pemerintah pusat dan daerah dapat menjalin kerja sama yang kompak.

"Yang kita hadapi wabah, yang kita perlukan ada sinergi bersama. Bukan cari panggung lalu menyalahkan seorang gubernur terus menerus," ucapnya.

Untuk diketahui, Ketua Aliansi Anak Bangsa (AAB ) Damai Hari Lubis mengatakan ada delapan menteri kabinet Jokowi yang menyerang Anies Baswedan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemilik UKM Pelanggar Pembatasan Sosial di AS Terancam Denda hingga Penjara

Pemilik UKM Pelanggar Pembatasan Sosial di AS Terancam Denda hingga Penjara

Video | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:29 WIB

BNPB: Ego Sektoral dan Trauma Kasus Pertama Menghambat Data Corona

BNPB: Ego Sektoral dan Trauma Kasus Pertama Menghambat Data Corona

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:28 WIB

Ombudsman RI Terima 387 Aduan Minimnya Pelayanan Publik Selama Corona

Ombudsman RI Terima 387 Aduan Minimnya Pelayanan Publik Selama Corona

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 15:21 WIB

Gara-gara Sembunyikan Sembako di Mobil, PNS Sukabumi Dijerat Tipiring

Gara-gara Sembunyikan Sembako di Mobil, PNS Sukabumi Dijerat Tipiring

Jabar | Rabu, 13 Mei 2020 | 14:38 WIB

Perusahaan di Sukabumi Cicil THR ke Buruh, Aktivis: Ini Keterlaluan!

Perusahaan di Sukabumi Cicil THR ke Buruh, Aktivis: Ini Keterlaluan!

Jabar | Rabu, 13 Mei 2020 | 14:13 WIB

Terkini

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan  Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

Bos PT Cordelia Bara Utama Ditetapkan Tersangka Kasus Tambang Ilegal Samin Tan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:00 WIB

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

Brimob dan Tim Perintis Gerebek Balap Liar di Taman Mini, Remaja dan Motor Bodong Diamankan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:40 WIB

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

Meski Hirup Udara Bebas, 3 Legislator NTB Tetap Dihantui Status Terdakwa Gratifikasi

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:39 WIB

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

Iran Blokir Kiriman Senjata AS di Selat Hormuz, Pendapatan Negara Diprediksi Meroket

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:33 WIB

Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus

Stasiun Tugu dan Lempuyangan Membeludak, Okupansi KA Daop 6 Melejit di Libur Kenaikan Yesus Kristus

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:23 WIB

Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya

Jejak Heri Black dalam Skandal Bea Cukai: KPK Incar Keterangan Sang Pengusaha Usai Geledah Rumahnya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:18 WIB

Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri

Gosip Panas! Isi Chat Mesra Emmanuel Macron ke Aktris Iran Berujung Ditampar Istri

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:14 WIB

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

Sebut AS Siap Akhiri Perang, Rusia Kasih Syarat: Pasukan Ukraina Angkat Kaki dari Donbas

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:03 WIB

Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan

Peneliti Temukan Hubungan Krisis Iklim dan Konflik Bersenjata Lebih Kompleks dari Dugaan

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:58 WIB

Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini

Kawal Ibadah Kenaikan Yesus Kristus, Polda Metro Jaya Jaga Ketat 860 Gereja Hari Ini

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:56 WIB