Positif Covid-19 Usai Diludahi Pria Tak Dikenal, Pekerja KA Inggris Wafat

Rizki Nurmansyah

Rabu, 13 Mei 2020 | 20:42 WIB
Positif Covid-19 Usai Diludahi Pria Tak Dikenal, Pekerja KA Inggris Wafat
Staf di kantor layanan tiket kereta api Inggris, Belly Mujinga meninggal dunia akibat terjangkit virus Corona Covid-19, April lalu. [Dok. BBC]

Suara.com - Seorang pekerja layanan tiket kereta api di Inggris meninggal dunia karena terjangkit virus Corona setelah diludahi oleh seorang pria yang mengaku terpapar Covid-19.

Belly Mujinga, 47 tahun, yang memiliki riwayat penyakit pernapasan, tengah bekerja di Stasiun Victoria di London bulan Maret lalu ketika dia diserang, bersama seorang rekan kerja.

Beberapa hari setelah kejadian itu berlangsung, keduanya sakit dan dinyatakan positif Covid-19.

Kepolisian khusus transportasi mengatakan telah melakukan penyelidikan untuk mengusut pria yang meludahi kedua perempuan itu.

Mujinga berada di depan Stasiun Victoria pada 22 Maret ketika dia didekati oleh tersangka.

Suaminya, Lusamba Gode Katalay, mengatakan pria itu bertanya kepada istrinya apa yang dia kerjakan dan mengapa dia ada di sana.

"Istri saya mengatakan kepadanya bahwa dia sedang bekerja dan pria itu mengatakan dia terkena virus lalu meludahinya," ujarnya.

Mujinga dirawat di Rumah Sakit Barnet pada 2 April dan memakai ventilator. Tiga hari kemudian dia meninggal, kata Transport Salaried Staffs Association (TSSA).

Juru bicara Perdana Menteri menggambarkan serangan terhadap garda utama ini sebagai sebuah tindakan keji.

baca juga

Katalay mengatakan dia menghubungi istrinya lewat layanan video ketika dia dirawat rumah sakit, namun tidak mendengar kabar darinya lagi.

"Saya pikir dia mungkin tertidur, tapi dokter menelepon saya untuk memberi tahu saya bahwa dia sudah meninggal," katanya.

"Dia orang yang baik, ibu yang baik, dan istri yang baik. Dia orang yang peduli dan akan memperhatikan semua orang."

Sebanyak 10 orang menghadiri pemakaman Mujinga, termasuk putrinya yang berusia 11 tahun.

Kepada BBC, Agnes Ntumba, sepupu Mujinga mengatakan, dirinya yakin kantor pelayanan tiket tempat mendiang bekerja adalah tempat yang aman.

"Tidak seharusnya mereka membiarkan Mujinga bekerja di depan stasiun," tuturnya.

"Dia seharusnya tidak meninggal dalam kondisi seperti ini. Kita bisa mencegahnya-jika dia mengenakan alat pelindung diri atau jika mereka membiarkannya tetap berada di dalam ketimbang harus berada di luar."

Sekretaris Jenderal TSSA Manuel Cortes mengatakan: "Kami terkejut dan merasa hancur mendengar kematian Belly. Dia adalah satu dari banyak garda terdepan yang kehilangan nyawa karena virus corona."

Serikat pekerja itu menambahkan bahwa ada "berbagai pertanyaan serius tentang kematiannya".

"Sebagai orang yang rentan dalam kategori 'berisiko', dan kondisinya diketahui oleh atasannya, ada pertanyaan tentang mengapa dia tidak mundur dari tugasnya di garis terdepan sejak awal pandemi ini," kata Cortes.

Kejadian Tragis

Perusahaan yang mempekerjakan Mujinga, Govia Thameslink Railway (GTR), mengatakan pihaknya menanggapi tuduhan dengan sangat serius dan bahwa mereka tengah menyelidiki semua klaim tersebut.

"Keselamatan para pelanggan dan staf kami, yang merupakan garda terdepan itu sendiri, terus menjadi perhatian setiap saat dan kami mengikuti semua saran pemerintah," kata Angie Doll, dari GTR. 

Angka terbaru menunjukkan sebanyak 42 pekerja Transport for London (TfL) meninggal terkena Covid-19, ditambah 10 staf dari Network Rail.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polusi Udara Berkurang karena Covid-19, Bumi Jadi Lebih Panas

Polusi Udara Berkurang karena Covid-19, Bumi Jadi Lebih Panas

Tekno | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:31 WIB

Kasus Baru Corona dalam Penjara Melonjak, Pemerintah Kolombia Bertindak

Kasus Baru Corona dalam Penjara Melonjak, Pemerintah Kolombia Bertindak

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:25 WIB

Menparekraf : Pasca Pandemi, Era Digital harus Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Menparekraf : Pasca Pandemi, Era Digital harus Jadi Kekuatan Baru Indonesia

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:59 WIB

Persiraja Ajukan Syarat Ini Jika Kompetisi Dilanjutkan Tanpa Penonton

Persiraja Ajukan Syarat Ini Jika Kompetisi Dilanjutkan Tanpa Penonton

Bola | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:30 WIB

Perayaan Hari Perawat Internasional di New York

Perayaan Hari Perawat Internasional di New York

Video | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:00 WIB

Terkini

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

Pendapatan Ojol Turun Usai Skema 8 Persen, DPR Minta Tarif Diatur

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:22 WIB

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

Flyover Latumenten Ditargetkan Beroperasi Akhir 2026, Bakal Urai Kemacetan Grogol Hingga Slipi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:12 WIB

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen  Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

Main Proyek Ompreng MBG, Brigjen Lalu Muhammad Iwan Mahardan Ditahan Kejagung Terkait Korupsi BGN!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:10 WIB

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

Indonesia-Belarus Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral, Fokus Pangan dan Energi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:59 WIB

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

Lagu Bupati Purwakarta Om Zein Diduga Rendahkan Perempuan, Gerindra Ingatkan Kader Jaga Etika

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:52 WIB

Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan

Untar Hormati Proses Hukum Gugatan Mahasiswa, Klaim Sudah Upayakan Penyelesaian Kekeluargaan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:49 WIB

Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!

Akhiri Banjir Seatap, Kemanggisan Kini Ditata: Jalan Inspeksi Harus Bebas Bangunan Liar!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:43 WIB

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

Kader Gerindra Jadi Tersangka Suap Jabatan, Partai Serahkan Kasus ke KPK

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

11 Rusun Baru Akan Dibangun di Jakarta, Termasuk Marunda dan Rorotan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:38 WIB

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

'Kenapa Bisa Bikin Lirik Begitu?' DPR Kritik Lagu Bupati Purwakarta Tak Sensitif Perempuan!

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:33 WIB

×