Menparekraf : Pasca Pandemi, Era Digital harus Jadi Kekuatan Baru Indonesia

Fabiola Febrinastri

Rabu, 13 Mei 2020 | 19:59 WIB
Menparekraf : Pasca Pandemi, Era Digital harus Jadi Kekuatan Baru Indonesia
Ilustrasi bioskop. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Era digital harus menjadi kekuatan baru Indonesia, termasuk dalam upaya menampilkan dan menayangan hasil karya film kepada masyarakat. Hal ini bisa dimulai di tengah pandemi Covid-19.

Pernyataan ini dikemukakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio, dalam mendorong para sineas dan insan film untuk mulai memanfaatkan platform digital atau perusahaan over the top (OTT) untuk menampilkan dan menayangan hasil karya film kepada masyarakat di tengah pandemi.

“Era digital ini terakselerasi dengan cepat. Ini bukan menjadi hal yang sementara, pascapandemi, ini harus menjadi kekuatan baru Indonesia. Ini salah satu masa depan yang harus didukung. Untuk itu kita sambut dengan optimistis,” katanya, saat jumpa pers Virtual Festival Film dan Serial Online Kerja sama dengan GoPlay, Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Ia menyebut, pascapandemi Covid-19 akan terjadi tren baru, yaitu perubahan perilaku manusia atau yang disebut  dengan new normal, termasuk salah satunya berdiskusi secara virtual, yang sebelum Covid-19 muncul, hal ini jarang dilakukan.

Wishnutama menyadari, banyak dampak akibat wabah Covid-19 bagi industri perfilman di Indonesia, mulai dari produksi yang terhenti dan film banyak yang tertunda penayangannya. Namun ada cara untuk menyelesaikan masalah tersebut, yaitu rasa optimistis.

Program festival film dan serial online bersama dengan GoPlay misalnya, digelar untuk mendukung kondisi luar biasa bagi industri perfilman selama pandemi.

“Saya harap teman-teman sineas, teman-teman film, teman-teman platform digital bisa membantu perkembangan film dengan caranya masing-masing. Saya juga berharap, GoPlay sebagai produk anak bangsa, bisa terus medukung karya-karya anak bangsa lainnya, sehingga Industri perfilman kita semakin berjaya, meskipun kita harus berhadapan dengan era digital yang makin cepat," ujarnya.

Menparekraf, Wishnutama K. (Dok : Kemenparekraf)
Menparekraf, Wishnutama K. (Dok : Kemenparekraf)

Wishnutama mengatakan, OTT platform, saat ini menjadi trending dan marak digunakan. Namun pemain platform OTT di Indonesia, rata-rata dimiliki oleh asing. Ia berharap, Goplay dapat menjadi OTT platfom buatan anak bangsa yang berhasil.

“Ini salah satu bentuk berkompetisi dengan pemain asing. Untuk itu, pemahaman behaviour penonton kita jadi sangat penting. Kita bisa membuat konten-konten yang baik sesuai dengan kemauan penonton, sehingga apa yang akan diproduksi ke depan bisa tepat dan efisien. Hal itu menjadi cara untuk menyiapkan ekosistem baru, pemenangnya adalah siapa yang dapat memahami siapa penonton mereka, siapa costumer mereka,” kata Wishnutama.

baca juga

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) bekerja sama dengan Badan Perfilman Indonesia (BPI) membahas tantangan yang dihadapi oleh pekerja film Tanah Air. Selain itu juga untuk membuat protokol, agar kehidupan perekonomian industri film dan pelakunya tetap berjalan di tengah kondisi yang mengalami berbagai tantangan, bukan hanya bioskop, tapi juga saat produksi yang dihadang tantangan berat Covid-19.

“Kami sedang menyiapkan berbagai protokol untuk menghadapi kondisi  new normal. Jika protokolnya sudah siap, kita akan melakukan simulasi dan uji coba, karena kehidupan perekonomian harus berjalan. Ini dipersiapkan untuk kondisi yang lebih baik dari hari ini, tapi sekarang masih mempersiapkan protokol-protokol dari sebelumnya,” kata Wishnutama.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum BPI, Dewi Umaya mengatakan, sampai saat ini, pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah dalam penyusunan protokol yang nantinya akan diteruskan kepada para stakeholder.

"Setelah disusun, dalam waktu dekat akan disosialisasikan ke stakeholder. Protokol-protokol ini tentunya harus sesuai dengan semua pihak. Nantinya protokol ini akan dikirimkan ke pemerintah dan dilihat oleh gugus tugas," ujar Dewi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Diidap Pasien Covid-19, Ini Cara Mencegah Penyakit Hipertensi

Banyak Diidap Pasien Covid-19, Ini Cara Mencegah Penyakit Hipertensi

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:27 WIB

Sterilkan Tangan dan Tubuh dari Virus Pakai Sinar Ultraviolet, Amankah?

Sterilkan Tangan dan Tubuh dari Virus Pakai Sinar Ultraviolet, Amankah?

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:50 WIB

PNS Kembali Berkantor Senin Depan, Wagub NTT: Kerja dari Rumah Tak Efektif

PNS Kembali Berkantor Senin Depan, Wagub NTT: Kerja dari Rumah Tak Efektif

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:11 WIB

Hindari Kerumunan, Pembagian BST di Kulonprogo Diurus Lewat Kantor Pos

Hindari Kerumunan, Pembagian BST di Kulonprogo Diurus Lewat Kantor Pos

Jogja | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:50 WIB

Brazil Catatakan Jumlah Kematian Tertinggi Akibat Covid-19, Total 12.400

Brazil Catatakan Jumlah Kematian Tertinggi Akibat Covid-19, Total 12.400

News | Rabu, 13 Mei 2020 | 18:47 WIB

Ilmuwan Inggris akan Menguji Obat untuk Pasien Covid-19 Usia 50 ke Atas

Ilmuwan Inggris akan Menguji Obat untuk Pasien Covid-19 Usia 50 ke Atas

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×