Kritik Keras Pakar UI: Gugus Tugas Itu Fokus Tekan Penularan, Bukan Ekonomi

Rendy Adrikni Sadikin

Kamis, 14 Mei 2020 | 09:46 WIB
Kritik Keras Pakar UI: Gugus Tugas Itu Fokus Tekan Penularan, Bukan Ekonomi
Warga menunggu angkutan umum di Halte Bendungan Hilir saat masa pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta, Kamis (23/4). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak ]

Suara.com - Pakar epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riyono mengkritik kebijakan pemerintah yang memperbolekan kelompok usia di bawah 45 tahun untuk bekerja kembali di luar rumah saat pandemi corona alias COVID-19.

Pandu mengaku tak setuju dengan kebijakan tersebut. Ia menilai dengan adanya kebijakan orang berusia di bawah 45 tahun diperbolehkan bekerja kembali justru akan meningkatkan penularan atau persebaran Covid-19.

Pandu menganggap Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Indonesia hanya fokus kepada ekonomi, di mana aspek tersebut harusnya diatur setingkat menteri. Maka dari itu, ia meminta Gugus Tugas agar fokus dalam penanganan Covid-19 sehingga tidak terjadi penularan kembali.

"Anak-anak muda ini, kalau itu dipilih bukan menekan kasus penularan, tapi membantu penularan itu terus berlangsung. Kita heran dengan Gugus Tugas, tanggung jawab Gugus Tugas menekan penularan, bukan ekonomi. Penyebab penularan itu anak-anak muda bisa menularkan orang lain. Tolong Gugus Tugas kembali ke basic," ungkapnya seperti dikutip Solopos.com--jaringan Suara.com--dari acara Mata Najwa Trans7, Rabu (13/5/2020).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Tim Pakar Penanganan Gugus Tugas Covid-19 Wiku Adisasmito meminta kepada berbagai pihak untuk melihat dari satu sisi saja terkait diperbolehkannya usia di bawah 45 tahun bekerja. Pasalnya, berdasarkan data yang diperoleh jumlah kematian tertinggi berada pada kelompok di atas 60 tahun.

"Jadi kalau kita melihat jangan dilihat dari satu sisi, lihat dalam aturan PSBB pasti kita lihat dari berbagai aspek. Ada 11 sektor yang boleh dilakukan. Kita menyarankan orang yang mempunyai risiko tinggi tidak usah bekerja. Tapi tidak melupakan protokol kesehatan," jawab Wiku.

Disinggung mengenai kelompok usia di bawah 45 tahun yang bisa menularkan virus corona, Wiku meminta pada kelompok ini untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, termasuk di dalam rumah. Apalagi jika kelompok muda tinggal bersama dengan kelompok yang berisiko, yakni usia di atas 60 tahun.

"Iya dalam kondisi di rumah jumlah bertemunya [orang] lebih dikit dibanding kerja. Di rumah juga harus protokol kesehatan tetap harus dilakukan. Prinsip itu harus dilakukan," tukas Wiku.

baca juga
Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Sebut Sejarah Pandemi Covid-19 akan Tertulis Dalam Lapisan Es

Ilmuwan Sebut Sejarah Pandemi Covid-19 akan Tertulis Dalam Lapisan Es

Tekno | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:41 WIB

Update Corona Covid-19 Global: Total Kasus Nyaris Tembus 4,5 Juta

Update Corona Covid-19 Global: Total Kasus Nyaris Tembus 4,5 Juta

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:33 WIB

Tips Bikin Kue Nastar Klasik, Mudah Dipraktekan Oleh Pemula

Tips Bikin Kue Nastar Klasik, Mudah Dipraktekan Oleh Pemula

Jogja | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:19 WIB

Terinfeksi Virus Corona, Pesumo Jepang Meninggal Dunia

Terinfeksi Virus Corona, Pesumo Jepang Meninggal Dunia

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:17 WIB

Mal Ditutup, Pizza Hut Jualan di Pinggir Jalan

Mal Ditutup, Pizza Hut Jualan di Pinggir Jalan

Foto | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:04 WIB

Studi: Tingkat suPAR Bisa Prediksi Keparahan Pasien Covid-19

Studi: Tingkat suPAR Bisa Prediksi Keparahan Pasien Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:26 WIB

Dukung Tes Covid-19 Diperbanyak, Faisal Basri Sindir Para Menteri Jokowi

Dukung Tes Covid-19 Diperbanyak, Faisal Basri Sindir Para Menteri Jokowi

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 09:18 WIB

Terkini

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi

Bola | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:04 WIB

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk

Entertainment | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:01 WIB

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:51 WIB

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:42 WIB

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 20:35 WIB

×