Begini Cerita Sebenarnya Kakek Positif Corona di Tambora Ikut Salat Tarawih

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 14 Mei 2020 | 15:48 WIB
Begini Cerita Sebenarnya Kakek Positif Corona di Tambora Ikut Salat Tarawih
Kawasan Rw.07, Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, Kamis (14/5/2020). (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Warga kawasan RW 07 Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, meluruskan kabar yang menyebut bahwa seorang kakek yang juga imam masjid di Tambora, Jakarta Barat berpotensi menularkan virus corona ke jemaah Musala Baitul Muslimin di kawasan RW 07 Jembatan Besi. Menurut warga, kabar itu keliru.

Wartawan Suara.com awalnya coba mencari konfirmasi kebenaran pada Kamis (14/5/2020) siang, terkait adanya pemberitaan yang menyebut bahwa ada seorang kakek imam masjid diduga terinfeksi corona nekat pimpin salat tarawih di Musala Baitul Muslimin di kawasan RW 07 Jembatan Besi.

Namun, ketika dikonfirmasi, warga RW.07, menyebut pemberitaan tersebut telah keliru. Menurut warga kondisi imam salat tarawih Musala Baitul Muslimin di kawasan RW.07 Jembatan Besi dalam keadaan sehat.

"Itu pemberitaan salah. Enggak ada imam musala kena Corona, enggak ada. Sehat-sehat saja," kata Ungkling selaku Kantib RW.07, saat ditemui Suara.com di lokasi, Kamis (14/5/2020).

Kemudian Sekretaris Kecamatan Tambora, Andre Ravnic, yang memang dari awal memantau di lapangan kasus tersebut, menjelaskan memang betul ada seorang kakek di RW.07 Jembatan Besi terinfeksi Corona. Akan tetapi, sang kakek tersebut bukan merupakan imam musala yang memimpin salat tarawih.

"Enggak ada kakek-kakek (positif corona) pimpin salat tarawih, bukan begitu," kata Andre saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2020).

Andre menuturkan, awalnya dua minggu sebelum kasus muncul ke media. Sang anak dari kakek tersebut sudah dinyatakan positif Corona terlebih dahulu.

Sebelum dievakuasi ke rumah sakit, anak tersebut diketahui kerap melakukan kontak fisik dengan kakek dan neneknya yang memang tinggal dalam satu atap.

"Anak dari kakek ini yang sudah sangat lansia kalau enggak salah usia 82 tahun uzur banget sudah pikun kadang sulit bagaiamanan lah punya anak positif covid-19 anaknya ini kontak fisik setiap hari dengan kakek dan nenek sebenarnya bapak ibu tapi disebut kakek nenek lah ya," kata Andre.

baca juga

Setelah diketahui kakek dan nenek tersebut melakukan kontak fisik dengan anaknya yang terinfeksi positif Corona, akhirnya pihak Puskesmas Tambora melakukan inisiatif test swab. Hasilnya ternyata kakek dan nenek ini dinyatakan positif Covid-19 juga.

Namun karena sudah terlalu tua, ketika pihak Puskesmas menyampaikan hasil test swab ternyata positif Corona, kakek dan nenek ini tidak begitu paham dan merasa masih sehat.

"'Saya sehat kok', tapi dikarenakan faktor pikunnya faktor dia sudah lanjut usia dan kurang mengerti terkait positif covid-19 dan dia akhirnya pada kamis malam jumat, minggu kemarin dia kan tiap hari lakukan aktivitas shalat. Kebetulan dia lagi pengin shalat tarawih nih di mushala Baitul Muslimin 50 meter dari rumahnya," tuturnya.

Lebih lanjut, Andre menegaskan, kakek tersebut hanya sebagai jemaah bukan merupakan imam musala yang pimpin salat tarawih. Ia melakukan salat tarawaih karena merasa sehat-sehat saja.

Inisiatif Warga Melapor

Adapun menurut Andre, sejumlah warga yang memang tinggal di sekitar rumah kakek tersebut sudah mengetahui bahwa kakek positif terinfeksi Corona. Salah satu warga pun berinisiatif melaporkan kasus tersebut ke kelurahan Jembatan Besi.

Hingga akhirnya, pada Jumat (8/5/2020) pihak Kelurahan dan Puskesmas Jembatan Besi turun tangan membujuk sang kakek agar tak melakukan salat tarawih secara berjamaah di musala. Namun imbauan tak digubris.

"Nah kemudian ada cucu perempuan diingatkan sama tim medis pada malam Sabtu namun pihak kelurahan setelah imbau belum dapatkan hasil akhirnya hubungin kami tim gugus Kecamatan Tambora hubungin saya dan pak camat," tutur Andre.

Pihak kelurahan Jembatan Besi dan Puskesmas pun perlu melakukan oembicaraan hati ke hati kepada pihak keluarga agar sang kakek dan nenek mau dievakusi mendaoatkan perawatan di Rumah Sakit.

"Akhirnya hari Minggu jam 09.00 WIB pagi ke Puskesmas dan jam 09.00 pagi dibawa langsung ke RS tarakan kakek dan nenek dua-duanya yang positif," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Seorang imam masjid di Tambora, Jakarta Barat berpotensi menularkan virus corona ke jemaah Musala Baitul Muslimin di kawasan RW 07 Jembatan Besi.

Si imam musala ini sebenarnya sudah dilarang shalat berjamaah, tapi tetap menolak. Dia tetap pimpin sholat dalam keadaan positif corona.

Camat Tambora Bambang Sutama menjelaskan pihaknya pun mengevakuasi puluhan jemaah Musala tersebut. Terdapat satu keluarga terdiri dari kakek, nenek, dan seorang cucu yang tinggal di RW 07 terkonfirmasi positif COVID-19 setelah menjalani tes usap (swab test) di Puskesmas Tambora.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecuali Tokyo, Jepang Segera Cabut Status Darurat di Banyak Wilayah

Kecuali Tokyo, Jepang Segera Cabut Status Darurat di Banyak Wilayah

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:39 WIB

Kemensos Sebut Masih Ada 1,5 Juta Keluarga Belum Dapat Bansos

Kemensos Sebut Masih Ada 1,5 Juta Keluarga Belum Dapat Bansos

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:32 WIB

Tahap Dua Pembagian Bansos Presiden di Jakarta, Cuma Beras 25 Kg?

Tahap Dua Pembagian Bansos Presiden di Jakarta, Cuma Beras 25 Kg?

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:00 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Kamis, 14 Mei 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Kamis, 14 Mei 2020

Video | Kamis, 14 Mei 2020 | 15:31 WIB

Terkini

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Don't Try This at Home! Dokter Hewan Ini Berhasil Hidupkan Anjing Henti Jantung

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 16:27 WIB

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Pasar Otomotif China Diprediksi Minus pada 2027 Bos Geely Fokus Genjot Ekspor

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 16:25 WIB

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

Tak Bela Gibran di Deklarasi Buruh, Said Iqbal: Masa Kami Bela yang Tak Diserang?

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:16 WIB

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Sisi Gelap Tren Renting Generation: Hemat di Awal, Boncos di Akhir?

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:15 WIB

×