Jalin Kerja Sama dengan RS, Pemkot Surabaya Kerja Keras Tangani Covid-19

Fabiola Febrinastri

Kamis, 14 Mei 2020 | 17:57 WIB
Jalin Kerja Sama dengan RS, Pemkot Surabaya Kerja Keras Tangani Covid-19
Gedung Asrama. (Dok : Pemkot Surabaya)

"Tapi kita upayakan di rumah sakit dulu, karena kita harus ekstra terutama tenaga medis," ujarnya.

Menurutnya, pemkot akan memaksimalkan ruang isolasi di rumah sakit sebelum menggunakan asrama haji, karena berkaitan dengan kebutuhan tenaga medis. Bagaimanapun jika di asrama haji, maka pemkot membutuhkan tenaga medis, bukan hanya perawat tapi juga dokter yang tetap stay di sana.

“Sementara di RSUD Soewandhie dan RSUD Bhakti Dharma Husada, untuk tenaga medis kewalahan. Memang ada dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) kemarin siap membantu untuk itu (perawatan),” terangnya.

Koordinator Bidang Pencegahan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan, asrama haji menjadi salah satu asrama observasi yang dipilih pemkot untuk alternatif perawatan. Nantinya, asrama itu bakal ditempati oleh orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

"Totalnya berjumlah 198, yang menempati nanti ODP. Jadi aman digunakan untuk asrama observasi," kata Feny, sapaan lekatnya.

Tak hanya siap dalam menyediakan gedung untuk asrama observasi. Rupanya pemkot juga memikirkan sisi lain terkait perawatan warga yang akan tinggal sementara di sana.

Profil depan kamar. (Dok : Pemkot Surabaya)
Profil depan kamar. (Dok : Pemkot Surabaya)

Karenanya, pemkot juga menyiapkan petugas khusus untuk merawat dan menjaga warga yang melakukan observasi di asrama haji. Petugas khusus itu terdiri dari anggota Linmas, Satpol PP, perawat hingga dokter.

"Selama observasi nanti mereka diawasi oleh tim dokter. Ada penjagaan khusus," ujar Feny.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Sugianto pun menyambut baik gagasan yang diinisiasi Pemkot Surabaya itu. Bahkan, pihaknya mendukung penuh langkah konkret pemkot dalam upaya menekan persebaran Covid-19.

baca juga

"Ini sebagai bentuk dukungan kami kepada pemerintah terhadap upaya penanganan Covid-19 dan ini semua gratis," kata Sugianto.

Maka dari itu, pihaknya telah menyiapkan dua gedung di asrama haji untuk ruang observasi warga Kota Surabaya yang berstatus ODP.

"Kami sudah menyiapkan dua gedung yang bersebelahan, tapi ada jarak pembatasnya. Masing-masing berkapasitas 24 kamar dua lantai, jadi total dua gedung itu ada 48 kamar,” katanya.

Akan tetapi, jika nantinya kebutuhan kamar observasi di asrama haji dinilai kurang, pihaknya memastikan telah menyiapkan opsi gedung lain yang berjauhan namun masih di area asrama.

“Kami sudah mengantisipasi, ada opsi (gedung) yang berjauhan tapi masih di asrama haji. Kami juga dibantu ibu wali kota terkait operasionalnya di dalam gedung ini, termasuk petugas kebersihan dan keamanan,” katanya.

Menurutnya, pengawasan terhadap ODP yang menjalani observasi, nantinya cukup ketat. Mereka yang tinggal sementara di asrama observasi tidak boleh meninggalkan jauh area gedung dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Mereka tidak boleh meninggalkan jauh dari area gedung, karena akses ke gedung ini ada pagarnya. Selain itu, mereka juga akan mendapat supply makan 3 kali sehari," terangnya.

Sugianto menekankan, penggunaan Asrama Haji Sukolilo sebagai ruang oservasi tidak mengganggu pelayanan ibadah haji, sebab penggunaan asrama haji untuk ruang isolasi sampai 10 Juni 2020.

Misalnya, kalau sewaktu-waktu perjalanan haji dibuka kembali, maka asrama bisa digunakan sebagaimana mestinya.

“Ada batas waktu maksimal penggunaan asrama haji untuk karantina ini sampai tanggal 10 Juni. Tapi saya, yakin mudah-mudahan tidak sampai tanggal itu,” ujarnya.

Akan tetapi, Sugianto menegaskan, bahwa orang yang menjalani observasi di asrama haji bukanlah pasien positif Covid-19 atau sakit. Mereka adalah keluarga yang terdampak.

Misalnya dalam satu keluarga ada yang positif Covid-19. Nah, keluarga lainnya yang dinyatakan ODP akan menjalani observasi di selama 14 hari di asrama haji. Sugianto, memastikan kepada masyarakat maupun pegawai di Asrama haji agar tidak perlu khawatir.

Ruang tidur. (Dok : Pemkot Surabaya)
Ruang tidur. (Dok : Pemkot Surabaya)

“Jadi yang dikirim di sini (asrama haji) bukan orang positif Covid-19 atau sakit, tapi orang yang diisolasi di sini adalah orang yang terdampak,” pungkasnya. (Adv)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Pakai Masker, Jokowi Terima Laporan BPK Semester II di Istana Merdeka

Tak Pakai Masker, Jokowi Terima Laporan BPK Semester II di Istana Merdeka

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 17:21 WIB

Ilmuan: Sungai Amazon Bisa Jadi 'Zona Merah' Covid-19 Berikutnya

Ilmuan: Sungai Amazon Bisa Jadi 'Zona Merah' Covid-19 Berikutnya

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 17:28 WIB

Badan POM Rilis Daftar Herbal Lokal yang Diharapkan Ampuh Lawan Covid-19

Badan POM Rilis Daftar Herbal Lokal yang Diharapkan Ampuh Lawan Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 17:10 WIB

Mahasiswa Kedokteran Rusia Ogah Praktik di RS Rujukan Covid-19

Mahasiswa Kedokteran Rusia Ogah Praktik di RS Rujukan Covid-19

Health | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:45 WIB

Ada Perkembangan Positif pada Tes Antibodi Virus Corona di Inggris

Ada Perkembangan Positif pada Tes Antibodi Virus Corona di Inggris

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:40 WIB

Soal Kritik Jamu Anti Covid-19, Presiden Madagaskar Buka Suara

Soal Kritik Jamu Anti Covid-19, Presiden Madagaskar Buka Suara

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 16:40 WIB

Terkini

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

Prabowo: Kampus Itu Arena Adu Gagasan, Bukan Tempat Pertentangan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:45 WIB

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

Daftar 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal Dunia Saat Latsarmil: Gejala, Penyebab dan Kronologi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:45 WIB

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

Diduga Intimidasi Dokter hingga Meninggal, Legislator PKB Terancam Sanksi Berat

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:31 WIB

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:14 WIB

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

Awas Kena Derek! Dishub DKI Mulai Rutin Razia Parkir Liar di Senopati dan Gunawarman Tiap Weekend

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:06 WIB

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

Aktivasi di CFD FX Sudirman, Mozy Ajak Masyarakat Kenali Layanan Perjalanan Digital

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:57 WIB

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:56 WIB

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

HBL Mantiri Ajak Purnawirawan TNI AD Terus Kompak Jaga Soliditas dan Perkuat Persatuan

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:48 WIB

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Ketua BPP PPAD HBL Mantiri: Purnawirawan Harus Jadi Perekat Persatuan Bangsa

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB

Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

Kado HUT Bhayangkara ke-80, Polda Riau Rampungkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi

News | Minggu, 28 Juni 2026 | 09:10 WIB

×