Lockdown Berakhir, Malam Minggu di Wuhan Kembali Gemerlap

Dany Garjito, Arief Apriadi

Minggu, 17 Mei 2020 | 12:57 WIB
Lockdown Berakhir, Malam Minggu di Wuhan Kembali Gemerlap
Para tenaga medis di Kota Wuhan meluapkan kegembiraan setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)

Suara.com - Aktivitas masyarakat di kota Wuhan mulai berangsur-angsur normal selepas kebijakan lockdown yang diterapkan Pemerintah China telah berakhir pada 8 April 2020 lalu.

Berbagai kegiatan dan bisnis kembali bangkit kendati acara-acara indoor yang mengumpulkan orang banyak masih dilarang, sebagaimana dilaporkan Reuters, Minggu (17/5/2020).

Salah satu agenda publik yang mulai kembali terselenggara di kota Wuhan adalah tarian massal. Kegiatan itu biasanya berlangsung pada malam minggu di lapangan umum, plaza, taman atau tepi sungai Yangtze.

Selepas kebijakan lockdown berakhir, tarian yang mengiringi gemerlapnya kota Wuhan kembali ramai diikuti orang-orang, meski praktiknya kini harus menggunakan masker.

"Sangat sulit untuk bernafas ketika mengenakan topeng ini untuk menari dan Anda tidak bisa menghilangkan keringat, tetapi suasana hati saya bagus, akhirnya kami bisa berkumpul," kata Zhang Jing, warga Wuhan berusia 42 tahun seperti dikutip Reuters.

Sejumlah calon penumpang mengantre di Staisun Hankou, Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)
Sejumlah calon penumpang mengantre di Staisun Hankou, Kota Wuhan sesaat setelah status lockdown dicabut. (Foto: AFP)

Walaupun kini Wuhan mampu mengontrol infeksi virus Corona ke tingkat rendah, masyarakat seperti Zhang Jing tak menampik masih menyimpan kekhawatiran apabila sewaktu-waktu gelombang kedua Covid-19 muncul.

“Saya masih merasa sedikit terkekang, (menari) tidak merasa bebas dengan topeng, dan saya agak takut bahwa mungkin ada infeksi silang,” kata Fang Yuanyuan, warga berusia 50 tahun.

Wuhan merupakan kota pertama di dunia yang terkonfirmasi terdampak infeksi Covid-19 pada Desember 2019. Setelah sempat menjadi episentrum wabah Covid-19, pemerintah China berangsur-angsur mulai mengeyagkan virus Sars-CoV-2 dari kota tersebut.

Kendati sempat benar-benar terbebas dari virus Corona, kota Wuhan belakangan mulai kembali mencatatkan kasus positif.

baca juga

Sebagai upaya mencegah gelombang kedua Covid-19, pemerintah China telah bergerak cepat dengan menguji seluruh populasi kota Wuhan yang berjumlah sekitar 11 juta orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Stop Pendanaan, AS Berencana Kembali Beri Donasi ke WHO

Sempat Stop Pendanaan, AS Berencana Kembali Beri Donasi ke WHO

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 11:35 WIB

Peneliti Ini Mengklaim Virus Corona Tak Berasal dari Pasar Wuhan

Peneliti Ini Mengklaim Virus Corona Tak Berasal dari Pasar Wuhan

News | Minggu, 17 Mei 2020 | 11:33 WIB

Cegah Penyebaran Corona, Nikaragua Bebaskan 2.815 Narapidana Kecuali Tapol

Cegah Penyebaran Corona, Nikaragua Bebaskan 2.815 Narapidana Kecuali Tapol

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 19:10 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×