Kak Seto Minta Kasus ABG 'Slenderman' Jadi Pembelajaran Keluarga Indonesia

Bangun Santoso, Stephanus Aranditio

Rabu, 20 Mei 2020 | 08:13 WIB
Kak Seto Minta Kasus ABG 'Slenderman' Jadi Pembelajaran Keluarga Indonesia
Seto Mulyadi alias Kak Seto. (Dimas/Suara.com)

Suara.com - Psikolog senior Seto Mulyadi alias Kak Seto meminta masyarakat khususnya orang tua di Indonesia untuk mempelajari kasus NF gadis 15 tahun yang membunuh AP, bocah 5 tahun di Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Maret 2020.

Kak Seto mengatakan, anak seusia NF tengah memasuki masa pubertas awal sehingga harus diawasi perkembangan kepribadiannya, jika tidak ia akan terjerumus ke hal-hal negatif yang justru membahayakan dirinya sendiri.

"Masa remaja ini kan masa yang penuh dinamika, penuh kegoncangan, sehingga kalau tidak dihadapi dengan penuh kesejukan damai itu bisa membangkitkan beberapa perilaku menyimpang, korbannya kan banyak ada yanh narkoba, geng motor, seks bebas, itu kan karena kegoncangan jiwa, salah satunya dengan melakukan tindak kriminal," kata Kak Seto kepada Suara.com, Rabu (20/5/2020).

Selain itu, orang tua juga harus membuat kondisi rumah yang sejuk dengan membangun komunikasi dua arah antara anak dan orang tua, atau antar anak, sehingga setiap masalah setiap orang di rumah bisa diketahui dan diselesaikan bersama sebagai keluarga.

"Untuk orang tua, mohonlah, mendidik anak dengan kekuatan cinta, jangan pernah ada menyerah capek mengeluh atau melampiaskan kekerasan, misalnya seorang ibu benci kepada suami lalu dilampiaskan kekerasan kepada anak," ucapnya.

Kak Seto juga meminta lingkungan untuk lebih aktif saling memperhatikan kondisi sekitar, tidak perlu terlalu intim sampai masuk ke urusan rumah tangga, namun jika sudah terlihat menyimpang seperti kekerasan seksual terhadap anak bisa melaporkan ke pejabat setempat.

"Tindak kekerasan atau perkosaan terhadap anak itu kan bukan delik aduan, jadi enggak usah nunggu korban mengadu, tapi begitu tahu ya lapor saja kepada polsek atau polres terdekat, atau lapor ke RT dulu," tutupnya.

Diketahui, gadis NF menjadi perhatian setelah membunuh bocah 5 tahun, APA, di kediamannya di Sawah Besar, Jakarta Pusat, pukul 16.00 WIB, Kamis, 5 Maret 2020. Dia menyerahkan diri kepada polisi, Jumat, 6 Maret 2020. NF dijerat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Dari hasil penggeledahan polisi di rumah tersangka, selain menemukan mayat korban di dalam lemari pakaian, polisi juga mendapati sejumlah gambar kartun yang digambar oleh pelaku. Beberapa tokoh yang digambar dari Slenderman hingga gambar-gambar dan tulisan yang menggambarkan penyiksaan.

baca juga

Berdasarkan perkembangan dalam rehabilitasi baru terungkap bahwa NF telah mengalami pelecehan dan kekerasan seksual oleh dua paman (S, R) dan pacarnya (F) yang mengakibatkan kini NF hamil dengan usia kandungan 3,5 bulan.

Ketiganya telah menjadi tersangka di Polres Sawah Besar, dan NF akan segera menghadapi empat berkas kasus di pengadilan anak, tiga berkas dirinya sebagai saksi dan korban, satu berkas dirinya sebagai tersangka pembunuhan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kak Seto: NF Gadis Pembunuh Bocah 5 Tahun di Sawah Besar Bukan Psikopat

Kak Seto: NF Gadis Pembunuh Bocah 5 Tahun di Sawah Besar Bukan Psikopat

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 07:45 WIB

Ketemu Kak Seto, Gadis Slenderman Curhat Mau Jadi Komikus dan Kuliah di IKJ

Ketemu Kak Seto, Gadis Slenderman Curhat Mau Jadi Komikus dan Kuliah di IKJ

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 03:10 WIB

Begini Hasil Gambar Terbaru NF, Gadis Pembunuh Bocah, Tak Lagi Menyeramkan

Begini Hasil Gambar Terbaru NF, Gadis Pembunuh Bocah, Tak Lagi Menyeramkan

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 23:13 WIB

Pendiam dan Dingin, Ibu Terharu Lihat NF Menangis saat Rayakan Ultah

Pendiam dan Dingin, Ibu Terharu Lihat NF Menangis saat Rayakan Ultah

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:54 WIB

Ini Hasil Karya Terbaru NF, Gadis Pembunuh Bocah 5 Tahun di Sawah Besar

Ini Hasil Karya Terbaru NF, Gadis Pembunuh Bocah 5 Tahun di Sawah Besar

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 20:01 WIB

Meski Punya Catatan Kriminal, Gadis 'Slenderman' Dinyatakan Lulus SMP

Meski Punya Catatan Kriminal, Gadis 'Slenderman' Dinyatakan Lulus SMP

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 10:43 WIB

Cerita Ulang Tahun ABG 'Slenderman': Bisa Menangis dan Melukis Lagi

Cerita Ulang Tahun ABG 'Slenderman': Bisa Menangis dan Melukis Lagi

News | Selasa, 19 Mei 2020 | 10:31 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×