Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Ratusan Ribu Kerumunan Warga

Dwi Bowo Raharjo, Novian Ardiansyah

Rabu, 20 Mei 2020 | 14:55 WIB
Cegah Penularan Covid-19, Polisi Bubarkan Ratusan Ribu Kerumunan Warga
Kerumunan di sebuah kedai kopi Jalan Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman, Jumat (27/3/2020) yang dibubarkan Petugas Polda DIY dan Polsek Depok Barat [Suara.com/Muhammad Ilham Baktora].

Suara.com - Wakabareskrim Polri Irjen Pol Wahyu Hadiningrat mengatakan sejauh ini pihaknya telah membubarkan ratusan ribu kerumunan orang selama masa pandemi Covid-19. Warga berkerumun yang dibubarkan di daerah yang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Selain pembubaran, dengan jumlah hampir sama, kepolisian juga telah melakukan imbauan dalam rangka pencegahan penularan Covid-19.

"Kegiatan-kegiatan yang sudah kita lakukan, imbaun sudah dilakukan sebanyak 715.750 kegiatan. Kemudian pemburaan kerumanan 707.578 kegiatan," kata Wahyu saat rapat dengar pendapat dengan Timwas DPR secara virtual, Rabu (20/5/2020)

Diketahui selain kegiatan imbauan dan pembubaran, kepolisian juga melakukan 13 penindakan. Dengan demikian tercatat ada sebanyak 1.423.341 kegiatan yang dilakukan terkait penanganan Covid-19 dalam rentang waktu 19 Maret - 19 Mei 2020.

Adapun hasil dari penindakan tersebut ditetapkan sebanyak 65 tersangka dari berbagai kasus mulai pidana umum semisal melawan petugas, melanggar PSBB, kasus kekerasan terhadap perawat hingga kasus menyangkut ekonomi.

"Untuk ekonomi ada sembilan kegiatan. Memeperdagakan barang, menetapkan barang, ditetapkan barang dalam pengwasan di Kalteng, kemudian pencurian alkes, perdangan barang," ujar Wahyu.

Sebelumnya, kepolisian telah menenetapkan sebanyak 107 tersangka pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks selama masa pandemi Covid-19.

Hal tersebut diketahui berdasarkan data kegiatan patroli siber yang dilakukan Satgas Siber. Adapun kegiatan patroli juga meliputi penindakan terhadap para pelaku hoaks.

"Kemudian patroli siber dengan jumlah kegiatan 9.062 kegiatan. Kemudian ada kegiatan take down akun dan penindakan 105. Jadi total 11.584 kegiatan dengan 107 tersangka," kata Wahyu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Monggo Terserah! Viral Petugas Sindir Warga yang Bandel Berkumpul

Monggo Terserah! Viral Petugas Sindir Warga yang Bandel Berkumpul

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:14 WIB

Anies Minta Pemerintah Introspeksi Diri: Kata Longgarkan Itu Tidak Ada

Anies Minta Pemerintah Introspeksi Diri: Kata Longgarkan Itu Tidak Ada

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:00 WIB

Pemkot Jakpus Klaim Hampir 100 Pedagang Nakal di Tanah Abang Ditertibkan

Pemkot Jakpus Klaim Hampir 100 Pedagang Nakal di Tanah Abang Ditertibkan

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 13:55 WIB

Komisi VI Minta Provider Tingkatkan Maintenance Telekomunikasi

Komisi VI Minta Provider Tingkatkan Maintenance Telekomunikasi

DPR | Rabu, 20 Mei 2020 | 14:15 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×