Dua Kali Ketemu Pacar dan Tidak Pakai Masker, Arum Didakwa 6 Bulan Penjara

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Jum'at, 22 Mei 2020 | 13:26 WIB
Dua Kali Ketemu Pacar dan Tidak Pakai Masker, Arum Didakwa 6 Bulan Penjara
Ilustrasi pengadilan. (shutterstock)

Suara.com - Satu perempuan di Singapura didakwa di pengadilan setelah diduga meninggalkan rumahnya dua kali untuk bertemu sang pacar, selama lockdown atau karantina wilayah untuk memutus penularan virus corona covid-19.

Menyadur Channel News Asia, perempuan bernama Renukha Arumugam didakwa pada hari Jumat (22/05) dengan lima tuduhan di bawah aturan Covid-19 Act 2020.

Tuduhan yang dilayangkan adalah dua tuduhan pertemuan individu bukan dari rumah tangganya untuk tujuan sosial, dua kali meninggalkan rumahnya tanpa alasan yang masuk akal dan satu tuduhan tidak mengenakan masker dengan benar ketika berada di luar rumah.

Menurut data, dia meninggalkan rumahnya tiga kali yakni dua kali bertemu pacarnya dan ketiga kalinya bertemu seorang teman.

Sekitar pukul 3 pagi waktu setempat pada tanggal 12 April, dia diduga meninggalkan rumahnya di Jurong West untuk bertemu pacarnya di bangku taman Block 713, Clementi West Street 2.

Lima hari kemudian, ia diduga meninggalkan rumahnya lagi pada pukul 12.30 siang untuk bertemu pacarnya lagi di Block 713, Clementi West Street 2.

Dia juga dituduh tidak mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulutnya di pintu masuk tempat parkir di Block 724, Clementi West Street 2 pada pukul 13:30 pada 17 April 2020.

Tuduhan kelima adalah bertemu orang lain yang tidak disebutkan statusnya, namun bukan berasal dari keluarga di rumahnya pada pukul 10.50 pada 29 April di Block 433, Jurong West Street 41.

Polisi mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia bertemu seorang teman untuk pergi ke supermarket.

Renukha mengatakan kepada pengadilan bahwa dia benar-benar menyesal atas segala tindakannya dan tidak bermaksud melanggar hukum.

"Saya menganggur, jadi jika Anda akan memberi saya denda yang berat, saya tidak yakin saya bisa membayar," ujar Renukha Arumugam dikutip dari Channel News Asia.

Wanita berusia 30 tahun tersebut menghadapi hukuman penjara maksimum enam bulan, denda hingga 10.000 dolar Singapura (Sekitar Rp 104,5 juta), atau keduanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi "Hanoman" Cegat Bule karena Tak Pakai Masker

Aksi "Hanoman" Cegat Bule karena Tak Pakai Masker

Video | Kamis, 21 Mei 2020 | 20:55 WIB

Tak Terima Ditegur Tanpa Masker, Kakak-Adik Ngamuk Rusak Posko Covid-19

Tak Terima Ditegur Tanpa Masker, Kakak-Adik Ngamuk Rusak Posko Covid-19

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 18:31 WIB

Mengenal Maskne, Jerawat Akibat Sering Pakai Masker dan Cara Mencegahnya

Mengenal Maskne, Jerawat Akibat Sering Pakai Masker dan Cara Mencegahnya

Health | Kamis, 21 Mei 2020 | 15:55 WIB

Terkini

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:00 WIB

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:53 WIB

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:35 WIB

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:34 WIB

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:21 WIB

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:19 WIB

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB