Trump Gigit Jari: Negara-negara Lain Ogah Bantu Militer AS, NATO Terancam Bubar

M Nurhadi

Senin, 16 Maret 2026 | 14:28 WIB
Trump Gigit Jari: Negara-negara Lain Ogah Bantu Militer AS, NATO Terancam Bubar
Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi sorotan setelah video dirinya menari di tengah memanasnya perang dengan Iran viral di media sosial. [Fox 7]
baca 10 detik
  • Presiden Trump menekan sekutu dan China untuk bergabung dalam koalisi guna membuka kembali Selat Hormuz yang vital bagi minyak dunia.
  • Iran menutup selat tersebut bagi kapal AS dan sekutunya sebagai respons atas serangan gabungan yang terjadi pada 28 Februari.
  • Mayoritas sekutu utama AS, seperti Jepang, Australia, dan Prancis, menolak mengirimkan aset militer ke Selat Hormuz.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terus menekan negara-negara sekutu untuk bergabung dalam koalisi militer guna membuka kembali Selat Hormuz, jalur vital yang dilewati oleh seperlima perdagangan minyak dunia.

Meski Trump mengklaim telah menuntut tujuh negara yang sangat bergantung pada minyak Timur Tengah untuk mengamankan wilayah tersebut, respons yang didapat justru jauh dari harapan.

Dalam perjalanannya kembali ke Washington dari Florida, Trump menyatakan bahwa AS tidak terlalu membutuhkan Selat Hormuz karena akses energi dalam negeri yang melimpah.

"Saya menuntut negara-negara ini masuk dan melindungi wilayah mereka sendiri," ujar Trump, dikutip via Politico.

Ia menyoroti ketergantungan China yang mencapai 90% pada minyak dari selat tersebut, sementara AS hanya mendapatkan porsi minimal.

Di sisi lain, Iran melalui Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran menutup selat bagi kapal AS dan sekutunya sebagai balasan atas serangan gabungan pada 28 Februari lalu.

Namun, bagi negara lain, Iran siap membukakan akses selama tidak memiliki aliansi khusus dengan AS.

Araghchi menolak untuk berdialog dengan AS mengenai penghentian perang, dan menyatakan bahwa Iran tidak memiliki rencana untuk memulihkan situs pengayaan uranium yang hancur dalam serangan sebelumnya.

Sekutu Ramai-Ramai Menolak Pengerahan Militer

baca juga

Laporan dari berbagai negara menunjukkan bahwa tidak ada satupun sekutu utama AS yang serius mempertimbangkan pengiriman aset militer ke Selat Hormuz saat ini:

  • Jepang: Perdana Menteri Sanae Takaichi menyatakan belum ada keputusan untuk mengirim kapal pengawal. Pengerahan pasukan pertahanan ke luar negeri adalah isu yang sangat sensitif secara politik bagi negara pasifis ini. Sebagai langkah darurat, Jepang mulai melepas cadangan minyak nasional untuk pertama kalinya sejak tahun 2022 guna meredam kekhawatiran pasokan.
  • Australia: Menteri Transportasi Catherine King dengan tegas menolak permintaan tersebut. "Kami tidak akan mengirim kapal ke Selat Hormuz," ujarnya. Oposisi Australia juga mempertanyakan ketersediaan kapal perang yang mampu melakukan misi berisiko tinggi tersebut dengan aman.
  • Inggris: Meski mempertimbangkan pengiriman penyapu ranjau udara untuk membersihkan jalur air, London menilai pengiriman kapal perang akan memperburuk situasi dan meningkatkan risiko konflik.
  • Prancis: Menolak pengerahan kapal perang atau penambahan kekuatan militer, menegaskan bahwa postur militer mereka saat ini difokuskan pada stabilitas regional, bukan eskalasi konflik.
  • Korea Selatan: Menyatakan masih akan terus berkomunikasi dengan AS dan meninjau situasi dengan cermat sebelum mengambil keputusan.

Ancaman Masa Depan NATO dan KTT China

Tekanan Trump tidak hanya ditujukan kepada sekutu tradisional, tetapi juga kepada China. Ia memberi isyarat akan menunda pertemuan puncak (summit) dengan Presiden Xi Jinping jika China tidak membantu membuka jalur tersebut.

Trump juga memperingatkan bahwa masa depan aliansi NATO akan terancam jika negara-negara anggotanya tidak datang membantu Washington dalam konflik ini.

Penutupan Selat Hormuz oleh Iran pasca-serangan udara AS-Israel telah menyebabkan gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah, memicu lonjakan harga energi global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?

Konflik Timur Tengah Memanas, Bagaimana Nasib Haji 2026?

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:09 WIB

Trump Minta Bantuan Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang hingga Australia Enggan Kirim Kapal

Trump Minta Bantuan Sekutu Amankan Selat Hormuz, Jepang hingga Australia Enggan Kirim Kapal

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:50 WIB

Presiden AS Donald Trump: Setelah Iran Selesai, Selanjutnya Kuba

Presiden AS Donald Trump: Setelah Iran Selesai, Selanjutnya Kuba

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:41 WIB

Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei

Iran Ringkus 500 Mata-mata Musuh, Terlibat Bocorkan Data Serangan Pasca Gugurnya Khamenei

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:37 WIB

Tampan dan Pemberani, Javier Bardem Kritik Pedas Trump-Netanyahu di Panggung Oscar 2026

Tampan dan Pemberani, Javier Bardem Kritik Pedas Trump-Netanyahu di Panggung Oscar 2026

News | Senin, 16 Maret 2026 | 13:21 WIB

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Harga Minyak Dunia Mendidih Lagi, Kembali Dibanderol USD 100/Barel

Bisnis | Senin, 16 Maret 2026 | 12:50 WIB

Terkini

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:15 WIB

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:06 WIB

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 23:01 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:38 WIB

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:33 WIB

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:24 WIB

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:18 WIB

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:16 WIB

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 22:15 WIB

×