6 Pengakuan Habib Bahar dari Nusakambangan, soal Rambut hingga Penyakit

Rendy Adrikni Sadikin | Rifan Aditya | Suara.com

Selasa, 26 Mei 2020 | 07:16 WIB
6 Pengakuan Habib Bahar dari Nusakambangan, soal Rambut hingga Penyakit
Penampilan terbaru Habib Bahar bin Smith di Lapas Nusakambangan. (YouTube)

Suara.com - Habib Bahar bin Smith melontarkan beberapa pengakuan sejak kembali masuk penjara dan ditempatkan di Lapas Nusakambangan.

Ia kembali masuk penjara setelah dinyatakan melanggar program asimilasi Kementerian Hukum dan HAM yang dijalaninya usai bebas dari Lapas Pondok Rajeg.

Habib Bahar dipindahkan ke Lapas Klas I Batu Nusakambangan pada Selasa (19/5) lalu atas pertimbangan keamanan. Sebab, jamaah dan simpatisan sempat meringsek masuk ke Lapas Gunung Sindur.

Pengakuan Habib Bahar ini disampaikan melalui video yang viral di media sosial, seperti diunggah akun Facebook Enjoy Slurrr, Senin (25/5/2020).

1. Diperlakukan Baik

Habib Bahar memberikan pengakuan kepada keluarga, murid-murid dan masyarakat Indonesia bahwa dirinya diperlakukan dengan baik sejak dipenjara lagi.

"Saya mulai dari pertama kali di pondok pesantren diambil oleh pihak Lapas kemudian dibawa ke Lapas Gunung Sindur, dari Gunung Sindur di bawa ke sini, ke Lapas Batu Nusakambangan. Mulai dari saat itu sampai sekarang, saya berada dalam keadaan sehat walafiat alhamdulillah dan mulai dari saat itu sampai sekarang saya diperlakukan dengan baik," ucap Habib Bahar seperti dikutip Suara.com.

2. Menepis kabar dipukuli

Eks terpidana kasus penganiayaan remaja itu menepis kabar yang beredar bahwa dirinya dipukuli hingga bonyok. Habib Bahar justru menjelaskan kondisinya saat ini dalam keadaan sehat.

"Saya diperlakukan dengan bagus, saya diperlakukan sesuai dengan SOP. Seluruh petugas-petugas yang terkait, dengan masalah lapas baik dari Gunung Sindur ke sini, semuanya melayani saya sesuai standar," ujarnya.

Ia melanjutkan, "Tidak ada seperti kabar-kabar di luar sana bahwasanya saya dipukuli, bahwasanya saya bonyok-bonyok, saya diginiian, saya diginiin, tidak, tidak ada itu."

Habib Bahar yakin keluarganya lebih tahu karakter dirinya seperti apa. Ketika mendapat tekanan, Habib Bahar akan bersikap lebih keras.

"Bahwasanya saya ini orangnya seperti bola karet, semakin dipencet, semakin ditekan bukannya merunduk tapi saya semakin jadi," katanya.

3. Petugas lapas lembut

Menurut pengakuan Habib Bahar, petugas lapas memperlakukan dirinya dengan baik dan lembut. Hal itu terlontar dalam video berdurasi 4.37 menit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dari Balik Penjara Nusakambangan, Habib Bahar: Tak Benar Saya Dipukuli

Dari Balik Penjara Nusakambangan, Habib Bahar: Tak Benar Saya Dipukuli

News | Senin, 25 Mei 2020 | 20:56 WIB

Ngaku Dipaksa Mengemis, Kakek Aslan: Ya Allah Cabut Nyawa Saya

Ngaku Dipaksa Mengemis, Kakek Aslan: Ya Allah Cabut Nyawa Saya

News | Senin, 25 Mei 2020 | 19:26 WIB

Video Pemuda Tertabrak Motor usai Nyalakan Petasan, Publik: Kapokmu Kapan

Video Pemuda Tertabrak Motor usai Nyalakan Petasan, Publik: Kapokmu Kapan

Jawa Tengah | Senin, 25 Mei 2020 | 18:14 WIB

Ngeyel Ogah Pakai Masker, Lalu Bongkar Barikade, Pria Wonosobo Minta Maaf

Ngeyel Ogah Pakai Masker, Lalu Bongkar Barikade, Pria Wonosobo Minta Maaf

Jawa Tengah | Senin, 25 Mei 2020 | 11:59 WIB

Foto Parang di Atas Sajadah Viral, Agar Salat Id Berjemaah Tak Dibubarkan?

Foto Parang di Atas Sajadah Viral, Agar Salat Id Berjemaah Tak Dibubarkan?

News | Senin, 25 Mei 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:19 WIB

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:17 WIB

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:15 WIB

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:09 WIB

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:06 WIB

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970

News | Senin, 23 Maret 2026 | 18:02 WIB

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:50 WIB

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:45 WIB

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

Jangan Bikin Iran Ngamuk, Teluk Persia Terancam Jadi Neraka Baru

News | Senin, 23 Maret 2026 | 17:37 WIB

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

Perubahan Iklim Gerus Ruang Hidup Ternak, Bisakah Pola Makan Vegan Jadi Jawaban?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 16:45 WIB