Imbas Corona, Presiden Nigeria Sebut Tak Punya Uang untuk Impor Makanan

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 26 Mei 2020 | 19:14 WIB
Imbas Corona, Presiden Nigeria Sebut Tak Punya Uang untuk Impor Makanan
Presiden Nigeria, Mohammadu Buhari, di Berlin, Jerman, Jumat (14/10) [AFP/John McDougall].

Suara.com - Presiden Nigeria Muhammadu Buhari menyebut negaranya kini tak memiliki uang untuk mengimpor makanan, karenanya ia mengimbau agar petani meningkatkan produksi selama pandemi virus corona.

Menyadur Premiumtimesng.com, Nigeria telah menghadapi krisis pangan bahkan jauh sebelum wabah corona, alhasil pandemi tak ubahnya pukulan telak bagi negara yang 90 persen pendapatannya berasal dari ekspor minyak ini.

Buhari menyampaikan imbauan terkait krisis pangan ini pada Minggu (24/5) lalu. Pun ia berharap para petani akan mendapatkan musim hujan yang lancar selama pandemi.

"Saya berharap para petani dapat menggarap lahan sehingga dapat memproduksi apa yang kami butuhkan, sehingga kami tidak perlu mengimpor," ujar Buhari.

"Bagaimanapun, kami tidak punya uang untuk melakukan impor sehingga kami harus menghasilkan apa yang kami makan," sambung dia.

Mengingat negara ini menutup sebagian besar aktivitas ekonomi demi memutus rantai virus corona, Buhari mengarahkan pemerintah untuk mengembangkan kebijakan ekonomi komprehensif yang ramah terhadap Covid-19, salah satunya membantu pentani mengurangi dampak pandemi.

Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

Pemerintah kemudian memulai upaya untuk memastikan produk pertanian memiliki akses yang mudah untuk memasuki seluruh negara bagian.

Kendati demikian, tantangan lain bagi petani tak hanya soal Covid-19, pasalnya dari jutaan petani yang ada di Nigeria, sebagian besar diantaranya masih mengandalakan sistem bercocok tanam dengan irigasi yang berasal dari air hujan.

Selain menyinggung soal produksi pangan, Buhari juga mengimbau warga supaya mematuhi segala peraturan dan langkah-langkah pencegahan terkait Covid-19.

baca juga

Ia mengatakan virus corona membawa negara berkembang dan negara maju berada di level yang sama.

"Anda bisa melihat bagaimana Covid-19 meratakan kita, yang saya maksud kita adalah negara maju dan berkembang, berada di level yang sama. Faktanya, kami memiliki kasus yang lebih rendah dibandingkan mereka (negara maju)," kata dia.

"Saya menyarakan Nigeria untuk sangat berhati-hari dan mengamalkan imbauan dari Departemen Kesehatan. Menteri Kesehatan telah bekerja dengan sangat baik, berbicara dan mendidik warga soal virus mematikan ini," imbuhnya.

Dalam perjalanannya melawan corona, Nigeria telah melakukan tes masal ke 43.328 orang. Adapun kasus yang dikonfirmasi sejauh ini 8.068 dengan 233 kematian, berdasarkan data dari Wolrdometers.

Selama pandemi, Nigeria memberlakukan kebijakan pembatasan dengan menutup akses perbatasan dengan negara-negara tetangga guna mencegah impor dan penyelundupan barang-barang seperti beras, unggas, hingga bensin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melanggar Aturan Lockdown, 2 Hotel di Nigeria Diruntuhkan

Melanggar Aturan Lockdown, 2 Hotel di Nigeria Diruntuhkan

News | Selasa, 12 Mei 2020 | 14:10 WIB

Unik! Nigeria Perangi Wabah Virus Corona Pakai Musik dan Tarian

Unik! Nigeria Perangi Wabah Virus Corona Pakai Musik dan Tarian

News | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:40 WIB

Imam Masjid di Nigeria Ditangkap karena Tetap Gelar Salat Jumat

Imam Masjid di Nigeria Ditangkap karena Tetap Gelar Salat Jumat

News | Senin, 20 April 2020 | 21:03 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×