George Floyd dan Kematian Lain di AS yang Memicu Gelombang Protes

Risna Halidi

Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:59 WIB
George Floyd dan Kematian Lain di AS yang Memicu Gelombang Protes
Kematian George Floyd di tangan aparat memicu protes besar-besaran di Amerika Serikat. Dan George Floyd bukan korban pertama.

Martin sedang mengunjungi saudaranya di sebuah perumahan yang memiliki pintu gerbangnya sendiri. Ia dikonfrontir dan ditembak mati oleh George Zimmerman, seorang Hispanik sukarelawan ronda lingkungan.

Tahun 2013, juri menyatakan Zimmerman tidak bersalah.

Hukum Amerika memperbolehkannya mengatakan ia menembak Trayvon karena membela diri.

Namun keluarga dan teman-teman Trayvon berkeras menyatakan bahwa itu adalah pembunuhan yang disengaja.

Pembunuhan ini penting perannya adlam memicu gerakan Black Lives Matter.

Eric Garner, 17 Juli 2014

Eric Garner mati karena tak bisa bernapas di New York sesudah ia ditahan atas dugaan menjual rokok ketengan secara ilegal.

Dalam video yang beredar, terlihat Garner berkali-kali berteriak, Saya tak bisa bernapas sementara polisi kulit putih Daniel Pantaleo, tampak memiting leher Garner ketika mereka bergumul di tanah.

Juri menolak untuk menjatuhkan tuduhan perbuatan kriminal terhadal Pantaleo, yang lalu memicu protes di berbagai kota di Amerika.

Pantaleo dipecat oleh Departemen Kepolisian New York lima tahun sesudah kejadian itu.

baca juga
Michael Brown, 9 Agustus 2014

Gerakan Black Lives Matter mendapatkan momentum lebih besar dan makin mencolok secara internasional sesudah remaja kulit hitam berusia 18 tahun bernama Michael Brown ditembak mati sesudah pertengkaran dengan polisi kulit putih Darren Wilson.

Peristiwanya terjadi di Ferguson, Missouri, dan memicu protes dengan kekerasan yang berakhir dengan kematian satu orang, beberapa terluka dan ratusan penangkapan.

Protes lebih jauh terjadi bulan November tahun itu sesudah juri memutuskan tidak mendakwa Wilson, yang berhenti dari kepolisian.

Walter Scott, 4 April 2015

Walter Scott, seorang pria kulit hitam berumur 50, ditembak tiga kali di punggung selagi lari dari petugas polisi Michael Slagger di North Charleston, South Carolina.

Polisi menyetop mobil Scott karena lampu remnya tidak berfungsi.

Saat itu, ada surat penahanan untuk Scott karena keterlambatan pembayaran uang tunjangan untuk anaknya.

Slagger dihukum 20 tahun penjara tahun 2017, sementara keluarga Scott memenangkan uang penyelesaian perkara sebesar US$6,5 juta dari pihak berwenang North Charleston.

Freddie Gray, 12 April 2015

Tak sampai seminggu sesudah penembakan terhadap Walter Scott, satu kasus kontroversial lagi terjadi di Baltimore, Maryland.

Freddie Gray, 25 tahun, ditahan karena membawa senjata setelah polisi menemukan pisau di sakunya.

Rekaman video yang dibuat seorang saksi memperlihatkan Gray berteriak saat ia dibawa ke mobil polisi. Beberapa jam kemudian ia masuk ke rumah sakit karena cedera parah di tulang belakang.

Ia meninggal seminggu kemudian, dan ini memicu protes dengan kekerasan yang berakhir dengan cederanya 20 orang petugas kepolisian.

Tiga dari enam petugas yang terlibat ditahan, tapi dinyatakan tidak bersalah atas kematian Gray.

Tiga orang laginya tidak pernah menjalani proses hukum.

Sandra Bland, 13 Juli 2015

Sandra, 28 tahun dihentikan oleh polisi negara bagian Texas Brian Encinia karena pelanggaran lalu lintas kecil.

Sementara dihampiri, ia menyalakan rokok dan tak mau mematikannya. Sandra Bland lalu ditahan dengan tuduhan menyerang petugas polisi sesudah protes terhadap penangkapannya.

Tiga hari kemudian, ia bunuh diri di dalam selnya. Kematian Bland tidak disebabkan oleh tindakan polisi, tetapi kematian itu tetap menyulut kemarahan yang tersebar di Amerika.

Kasus ini mempopulerkan #SayHerName, sebuah gerakan sosial untuk membangkitkan kesadaran perempuan yang jadi korban kebrutalan polisi.

Bland juga menjadi tema sebuah film dokumenter yang disiarkan oleh saluran TV kabel Amerika, HBO tahun 2018.

Philando Castile, 6 Juli 2016

Castile ditembak oleh petugas polisi bernama Jeronimo Yanez saat dihentikan karena urusan lalu lintas di Heights, Minnesota.

Peristiwa sesudah kejadian itu disiarkan langsung di media sosial oleh pacar Castille.

Sekalipun Yanez didakwa dengan pembunuhan dan dua tuduhan melepaskan tembakan, ia dibebaskan oleh juri kurang dari setahun kemudian.

Botham Jean, 6 September 2018

Jean, 26 tahun, dibunuh di apartemennya oleh seorang polisi perempuan yang sedang tidak bertugas bernama Amber Guyger.

Petugas mengatakan ia secara keliru memasuki apartemen Jean yang bekerja sebagai akuntan.

Ia berpikir bahwa ia masuk ke apartemennya sendiri dan melihat Jean yang disangkanya pencuri, lalu menembaknya sampai mati.

Setahun kemudian, Guyger dihukum 10 tahun penjara.

Atatiana Jefferson, 13 Oktober 2019

Mahasiswa kedokteran berusia 28 tahun ini ditembak mati di kamar tidurnya di Forth Worth, Dallas oleh petugas polisi Aaron Dean.

Dean dikirim ke alamat Atatiana sesudah seorang tetangga memanggil polisi karena pintu depan apartemen Atatiana terbuka.

Si polisi menembak Atatiana lewat jendela kamar.

Ia dituduh dengan pembunuhan, tetapi belum menjalani persidangan.

Breonna Taylor, 13 Maret 2020

Breonna Taylor, 26 tahun, adalah seorang petugas medis darurat. Ia ditembak enam kali ketika petugas memasuki apartemennya di Louisville, Kentucky, tanggal 13 Maret.

Petugas menjalankan surat penggeledahan untuk penyelidikan narkotika, tapi tak ada yang berhasil ditemukan di apartemennya.

Keluarga Taylor yakin petugas sesungguhnya tidak mencari Breonna dan pacarnya yang tinggal di situ, melainkan tersangka lain yang tak berhubungan sama sekali, yang sudah ditahan dan tidak tinggal di kompleks apartemen tersebut.

Kepolisian Louisville mengatakan mereka membalas menembak sesudah ada tembakan ke arah mereka yang melukai seorang polisi dalam kejadian itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aku Tak Bisa Bernapas, Kalimat Terakhir George Floyd Picu Aksi Anti Rasis

Aku Tak Bisa Bernapas, Kalimat Terakhir George Floyd Picu Aksi Anti Rasis

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:40 WIB

Kerusuhan Minneapolis,Kata Terakhir George Floyd: Saya tak bisa bernapas

Kerusuhan Minneapolis,Kata Terakhir George Floyd: Saya tak bisa bernapas

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 09:38 WIB

Donald Trump Umumkan 'Perceraian' Amerika Serikat dengan WHO

Donald Trump Umumkan 'Perceraian' Amerika Serikat dengan WHO

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 08:38 WIB

Terkini

Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen

Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen

Riau | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:27 WIB

BRI Dorong Ekonomi Desa Melalui Koperasi Desa Merah Putih dan BRILink Agen

BRI Dorong Ekonomi Desa Melalui Koperasi Desa Merah Putih dan BRILink Agen

Kaltim | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:22 WIB

BRI Dukung Koperasi Desa Untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

BRI Dukung Koperasi Desa Untuk Perkuat Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Jakarta | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:18 WIB

Dukung Kemajuan Koperasi Desa, BRI Hadirkan BRILink Agen

Dukung Kemajuan Koperasi Desa, BRI Hadirkan BRILink Agen

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Bikin Gaduh Ruang Ganti Manchester United, Lisandro Martinez Akhirnya Buka Suara

Bikin Gaduh Ruang Ganti Manchester United, Lisandro Martinez Akhirnya Buka Suara

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:16 WIB

IM3 Ubah Cara Berburu Hadiah, Pelanggan Bisa Pilih Incaran di MyIM3

IM3 Ubah Cara Berburu Hadiah, Pelanggan Bisa Pilih Incaran di MyIM3

Tekno | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Febrie Pertanyakan Siapa yang Perintahkan Ferry Boboho, Pengamat Soroti Celah Dakwaan

Febrie Pertanyakan Siapa yang Perintahkan Ferry Boboho, Pengamat Soroti Celah Dakwaan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:11 WIB

5 Pelembap Bibir Pria untuk Cerahkan Bibir Gelap karena Kebiasaan Merokok

5 Pelembap Bibir Pria untuk Cerahkan Bibir Gelap karena Kebiasaan Merokok

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Diragukan Publik, Kepala BNPB Baru Cek Ulang Data Karhutla Suharyanto yang Dilaporkan ke Prabowo

Diragukan Publik, Kepala BNPB Baru Cek Ulang Data Karhutla Suharyanto yang Dilaporkan ke Prabowo

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Perkuat Ekosistem Koperasi Desa, BRI Berikan Dukungan Lewat Kehadiran BRILink Agen

Perkuat Ekosistem Koperasi Desa, BRI Berikan Dukungan Lewat Kehadiran BRILink Agen

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×