Terapkan New Normal, Indonesia Diminta Belajar dari Korsel

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 31 Mei 2020 | 09:34 WIB
Terapkan New Normal, Indonesia Diminta Belajar dari Korsel
Politisi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Babib Aboe Bakar Alhabsyi meminta Indonesia belajar dari Korea Selatan dalam menerapkan new normal di masa pandemi. Sebab, penerapan new normal di negeri ginseng itu justru mengakibatkan peningkatan pasien positif Covid-19.

Untuk itu, Aboebakar meminta pemerintah mempertimbangkan dengan matang, sehingga tidak timbul kesan terburu-buru dalam penerapan new normal.

"Jangan terburu-buru menggelar new normal, belajar dari Korsel, baru dua pekan mereka bikin new normal, sekarang sudah naik lagi angka covidnya. Akibatnya sekarang Kosel akan melakukan pembatasan kembali," ujar Aboe Bakar dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Ia mempertanyakan juga terkait pembukaan sekolah yang dalam kondisi new normal nantinya. Apakah sekolah memang siap kembali menggelar pendidikan di tengah pandemi atau tidak.

"Apalagi KPAI mencatat ada 831 anak terinfeksi Covid-19, tentu ini akan menjadi ancaman baru. Tidak mudah menerapkan protokol kesehatan di sekolah, apalagi adanya keterbatasan APD sejenis masker, demikian pula keterbatasan luas ruang kelas untuk menerapkan physical distancing," ujar Aboe Bakar.

Untuk diketahui, pemerintah Korea Selatan memutuskan untuk kembali menutup ratusan sekolah yang baru dibuka pada pekan ini karena melonjaknya sebaran kasus virus corona.

Menyadur BBC, ribuan siswa pada Rabu (27/5) lalu kembali ke sekolah setelah negara memutuskan untuk melonggarkan sejumlah pembatasan.

Namun sehari kemudian, Kamis (28/5), jumlah kasus baru infeksi Covid-19 malah mengalami peningkatan yakni sejumlah 79 kasus. Jumlah harian ini merupakan angka tertinggi dalam dua bulan terakhir.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan Korea Selatan, sebanyak 251 sekolah di Bucheon kini ditutup kembali, sementara 117 sekolah di Seoul dan 182 sekolah di Gumi mengalami penundaan pembukaan, mengutip Korea Times.

baca juga

Selain sekolah, Korea Selaran juga menutup taman umum dan museum yang tersebar di Seoul dan kota-kota sekitarnya. Warga kembali diminta untuk menghindari pertemuan massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penerapan New Normal: Lebih Baik Pakai Masker atau Face Shield?

Penerapan New Normal: Lebih Baik Pakai Masker atau Face Shield?

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 23:03 WIB

Persiapan Hadapi New Normal, Disdikpora Bantul Siapkan Pelatihan untuk Guru

Persiapan Hadapi New Normal, Disdikpora Bantul Siapkan Pelatihan untuk Guru

Jogja | Sabtu, 30 Mei 2020 | 22:25 WIB

Awalnya Santuy, New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

Awalnya Santuy, New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:13 WIB

Rumah Ibadah Akan Dibuka Saat New Normal, Menag Terbitkan Surat Edaran Ini

Rumah Ibadah Akan Dibuka Saat New Normal, Menag Terbitkan Surat Edaran Ini

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:00 WIB

CEK FAKTA: Usia Diatas 50 Tahun Dilarang ke Mal dan Kafe saat New Normal?

CEK FAKTA: Usia Diatas 50 Tahun Dilarang ke Mal dan Kafe saat New Normal?

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:40 WIB

New Normal, Liga Polandia Kembali Digelar dengan Kehadiran Penonton

New Normal, Liga Polandia Kembali Digelar dengan Kehadiran Penonton

Bola | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:05 WIB

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Sabtu, 30 Mei 2020

LIVE STREAMING: Update Covid-19 Sabtu, 30 Mei 2020

Video | Sabtu, 30 Mei 2020 | 15:30 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×