alexametrics

Viral! Perempuan Sulsel Tahan Ambulans Covid-19 yang Bawa Jasad Ibunya

Bangun Santoso
Viral! Perempuan Sulsel Tahan Ambulans Covid-19 yang Bawa Jasad Ibunya
Wanita di Sulsel adang ambulans Covid-19 pembawa jasad ibunya. (Foto: Instagram Sosmedmakassar/via Terkini.id)

Sembari berteriak histeris, wanita tersebut bahkan sampai naik ke atas kap mobil ambulans yang membawa jenazah ibunya

Suara.com - Beredar sebuah video yang memperlihatkan seorang wanita sambil berteriak histeris menahan dengan cara mengadang mobil ambulans Gugus Tugas COVID-19.

Dilansir dari Terkini.id (jaringan Suara.com), dalam video tersebut, tampak wanita itu bahkan nekat sampai naik ke atas kap depan mobil, agar ambulans itu berhenti tak beranjak pergi.

Video itu sendiri viral usai diunggah akun Instagram Sosmedmakassar pada Rabu (3/6/2020).

Berdasarkan informasi akun tersebut, perempuan itu diketahui bernama Andi Arni Esa Putri Abram (24). Adapun peristiwa dalam video viral itu diketahui terjadi di RS Bhayangkara Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Baca Juga: Viral, Pedagang Pentol di Gresik Berjualan Sambil Nge-DJ Pantang Corona

Andi Arni disebut menangis histeris setelah melihat jenazah ibunya hendak dibawa tim Gugus Tugas COVID-19 ke kompleks pemakaman khusus pasien Corona di Macanda, Kabupaten Gowa, Sulsel.

“Arni menangis setelah jenazah ibunya, Nurhayani Abram (48), hendak dibawa tim gugus tugas COVID-19 dari RS Bhayangkara Polda Sulsel ke Kompleks Pemakaman Khusus COVID-19 di Macanda, Gowa,” tulis Sosmedmakassar.

Dalam narasi di video akun Sosmedmakassar disebutkan bahwa ibu dari Andi Arni tersebut bukan meninggal karena Corona. Ia dinyatakan negatif COVID-19.

“Dengan tangis histeris, cewek ini malah menahan ambulance yang mengangkut jenazah ibu-nya yang ternyata negatif Covid,” demikian tertulis dalam keterangan video akun Instagram Sosmedmakassar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Tim Gugus Tugas COVID-19 Sulsel terkait peristiwa dalam video viral itu.

Baca Juga: Viral Pria Pukuli Tenaga Medis, Warganet Bosan, 'Paling Cuma Minta Maaf'

Komentar