Prabowo Diteriaki 'Penakut' oleh Massa Aksi Demonstrasi Tolak BoP

Bangun Santoso

Jum'at, 06 Maret 2026 | 21:33 WIB
Prabowo Diteriaki 'Penakut' oleh Massa Aksi Demonstrasi Tolak BoP
Prabowo Diteriaki "Penakut" Oleh Massa Dalam Aksi Demonstrasi Tolak BoP. (Suaa.com/Stasibta Aulia)
  • Demonstrasi pada Jumat (6/3/2026) mengkritik Presiden Prabowo mengenai sikapnya terhadap konflik Timur Tengah.
  • Ketua Centra Initiative, Alaraf, menyebut Presiden "penakut" karena tidak mengutuk serangan AS dan Israel terhadap Iran.
  • Ketidaktegasan dikaitkan dengan keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang dipimpin Donald Trump.

Suara.com - Suara.com – Dalam aksi Demonstrasi hari ini Jumat (6/3/2026) gelombang kritik tajam terus menghantam Presiden Prabowo Subianto terkait sikap politik luar negeri Indonesia dalam merespons eskalasi konflik di Timur Tengah.

Prabowo dinilai tidak berani mengambil sikap tegas untuk mengutuk serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran, yang dianggap sebagai pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan konstitusi Indonesia.

Salah satu orator Ketua Centra Initiative, Alaraf, secara gamblang menyebut Prabowo sebagai pemimpin yang "penakut" karena dianggap gagal menegakkan amanah UUD 1945 tentang penghapusan penjajahan di atas dunia.

"Saya melihat Presiden tidak memiliki sikap politik untuk mengutuk dan mengecam serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran. Karena itu saya bilang Presiden penakut, Presiden tidak berani menegakkan konstitusi," ujar Alaraf, pada Jumat (6/3/2026).

Soroti Keanggotaan di BOP dan Pengaruh Donald Trump

Alaraf juga menilai, ketidak tegasan Prabowo berakar pada keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace (BoP) yang dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Menurutnya, posisi Indonesia saat ini seperti "dikunci" oleh kepentingan politik dan bisnis Amerika Serikat.

Ia mendesak agar Indonesia segera keluar dari BoP karena organisasi tersebut dianggap tidak strategis dan justru mengabaikan agenda kemerdekaan Palestina.

"Presiden sudah bergabung di dalam BoP yang BoP ketuanya adalah Donald Trump, sehingga Presiden sudah berada dalam kuncian, dikunci oleh Trump," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa di dalam BoP tidak terdapat otoritas Palestina, melainkan hanya berisi proyek-proyek bisnis yang menguntungkan pihak tertentu, termasuk menantu Donald Trump, dalam konteks rekonstruksi pasca perang di Gaza.

Suasana Aksi, Massa Tutup Muka dan Asyik Bersantai

Dibalik memanasnya orasi tersebut, tampak terlihat unik di sisi lain saat massa aksi enggan untuk menunjukkan wajahnya.

Tak seperti suasana aksi pada umumnya, berdasarkan pantauan di lokasi menunjukkan pemandangan yang cukup kontras.

Meski narasi yang diusung sangat keras, atmosfer di lapangan terlihat lebih cair. Beberapa massa aksi tampak mengenakan pakaian santai dan terlihat enggan menunjukkan wajah mereka saat diambil gambar oleh awak media.

Alih-alih berhadapan dengan kamera, sebagian massa memilih menutupi muka mereka dengan poster tuntutan yang mereka bawa. Di sela-sela orasi, terlihat pula sejumlah masaa aksi yang justru asyik duduk-duduk bersantai di barisan belakang, menjauh dari pusat orasi. (Tsabita Aulia)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara

Kemlu: Timur Tengah Bergejolak, Pembahasan Board of Peace Ditangguhkan Sementara

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 20:39 WIB

Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP

Gedung DPR Dikepung Massa, Tuntut Pembatalan Kerja Sama RI-AS dan Tolak BoP

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:54 WIB

Sentil Budaya 'Omon-omon', Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Sentil Budaya 'Omon-omon', Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:36 WIB

Menteri KKP Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2026

Menteri KKP Targetkan 1.000 Kampung Nelayan Merah Putih di 2026

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2026 | 16:00 WIB

Bicara Soal BoP Jelang Sidang Putusan, Delpedro Dkk: Hei, Antek-antek Asing

Bicara Soal BoP Jelang Sidang Putusan, Delpedro Dkk: Hei, Antek-antek Asing

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:22 WIB

Daftar Menu Nusantara dan Isi Pidato 3 Jam Prabowo saat Kumpulkan Ulama di Istana

Daftar Menu Nusantara dan Isi Pidato 3 Jam Prabowo saat Kumpulkan Ulama di Istana

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 15:16 WIB

Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan

Aliansi Mahasiswa Demo di DPR Tolak BoP dan Serukan Lawan Imperialisme, Ribuan Polisi Disiagakan

News | Jum'at, 06 Maret 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB