Jokowi Minta Kemendikbud Buat Target yang Tinggi Agar Pemerintah Optimis

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Kamis, 04 Juni 2020 | 15:42 WIB
Jokowi Minta Kemendikbud Buat Target yang Tinggi Agar Pemerintah Optimis
Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (1/6). [ANTARA FOTO/BPMI Setpres]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pada pihak terkait, khususnya Kementerian Pendidikan untuk membuat target angka partisipasi yang terukur baik pendidikan dasar, menengah, dan tinggi.

Hal ini dikatakan Jokowi dalam rapat terbatas Peta Jalan Pendidikan Tahun 2020-2030 melalui video conference, Kamis (4/6/2020).

"Ada target-target yang terukur, berapa target angka partisipasi untuk pendidikan dasar, menengah dan tinggi," ujar Jokowi.

Jokowi kemudian mengingatkan jajarannya untuk membuat target yang tinggi sehingga bisa membuat pemerintah optimis dan semangat.

Selain itu target yang harus dibuat yakni terkait hasil belajar, perbaikan kualitas guru, perbaikan kurikulum, infrastruktur hingga distribusi pendidikan yang inklusif dan merata.

"Saya kira kita buat targetnya yang tinggi saja biar kita optimis. Dan bagaimana mewujudkan distribusi pendidikan yang inklusif dan merata," ucap dia.

Lebih lanjut, Kepala Negara mengingatkan kemampuan untuk melakukan reformasi pendidikan tidak hanya ditentukan satu kementerian yaitu Kemendikbud.

Jokowi menuturkan, reformasi di bidang pendidikan juga memerlukan dukungan komunitas pendidikan, dukungan dari kementerian lembaga, dukungan masyarakat, pemerintah daerah, juga kemitraan dengan swasta.

"Karena reformasi pendidikan bukan hanya mencakup penyesuaian kurikulum, pedagogi, dan metode penilaian, tapi juga menyangkut perbaikan infrastruktur, penyediaan akses teknologi dan juga yang berkaitan dengan dukungan pendanaan," katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Divonis Langgar Hukum, Penggugat: Kalau di Jepang Sudah Harakiri

Jokowi Divonis Langgar Hukum, Penggugat: Kalau di Jepang Sudah Harakiri

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 15:08 WIB

Presiden Divonis Salah Blokir Internet Papua, KontraS: Jangan Lagi Represif

Presiden Divonis Salah Blokir Internet Papua, KontraS: Jangan Lagi Represif

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 14:07 WIB

Jokowi Bersalah soal Internet Papua Diblokir, Refly Harun: Preseden Baik

Jokowi Bersalah soal Internet Papua Diblokir, Refly Harun: Preseden Baik

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 14:15 WIB

Kasus Blokir Internet Papua, Warga Terdampak Bisa Tuntut Jokowi Ganti Rugi

Kasus Blokir Internet Papua, Warga Terdampak Bisa Tuntut Jokowi Ganti Rugi

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:26 WIB

Ogah Konvensional, Jokowi Ingin Tiru Cara Korsel Lacak Kasus Corona

Ogah Konvensional, Jokowi Ingin Tiru Cara Korsel Lacak Kasus Corona

News | Kamis, 04 Juni 2020 | 12:32 WIB

Terkini

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Bola | Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB

Hadirkan Beautiful Nightmare,  Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 21:26 WIB

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

News | Senin, 02 November 2026 | 21:20 WIB

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

×