Gubernur Sulsel: Jangan! Jenazah PDP Negatif Dibawa ke Pemakaman Covid-19

Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 05 Juni 2020 | 10:51 WIB
Gubernur Sulsel: Jangan! Jenazah PDP Negatif Dibawa ke Pemakaman Covid-19
Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdulah. (Suara.com/Lirzam Wahid)

Suara.com - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah, menjawab keluhan masyarakat terkait penentuan status pasien ODP, PDP dan OTG. Banyak pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dimakamkan dengan protokol Covid-19, tapi hasil tes swab negatif.

Solusi supaya kasus seperti ini tidak terjadi, Nurdin memerintahkan rumah sakit mempercepat pemeriksaan tes swab di laboratorium. Banyaknya kejadian jenazah dimakamkan dengan protokol Covid tapi hasil uji swab negatif, kata Nurdin, menjadi pelajaran berharga bagi Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sulsel.

Pasalnya, ada yang dinyatakan ODP dan PDP meninggal dunia, saat proses perawatan di rumah sakit. Tapi hasil tes swabnya belum keluar.

Nurdin meminta rumah sakit langsung melakukan uji swab kepada pasien. Laboratorium juga harus prioritaskan semua yang terbaring di rumah sakit.

“Jangan dicampur OTG dan lain sebagainya, jangan. Jadi ada jalur khusus yang sudah terbaring supaya pagi tes swab, sore sudah ada hasil,” kata Nurdin seperti dilaporkan Terkini.id--jaringan Suara.com, kemarin.

Nurdin mengaku, dilema bagi gugus tugas. Sebab saat ODP dan PDP masuk rumah sakit, pasien langsung disuruh tanda tangan siap untuk mengikuti protokol Covid-19.

“Sudah dikebumikan baru hasilnya keluar. Hal-hal seperti ini kan pasti kita menghadapi tuntutan masyarakat, loh kok keluarga saya negatif kok, kenapa dibawa ke sana (pemakaman Covid-19) kan,” katanya.

Nurdin berharap tidak ada lagi kasus pasien negatif Covid-29 yang meninggal dimakamkan dengan protokol Covid-19.

“Supaya masyarakat juga ada kepastian,” katanya.

Gubernur mengaku sudah berkali-kali mengingatkan rumah sakit agar melakukan tes swab kepada setiap pasien PDP dan ODP.

“Saya sudah berkali-kali ingatkan rumah sakit langsung swab, jangan cuman tanda tangan sudah aman, bukan,” keluhnya.

Menurut Nurdin, pasien harus membubuhkan tanda tangan agar bisa langsung tes swab. Jalurnya seperti di Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo.

“Masuk pagi, sore hasilnya udah keluar,” ungkapnya.

Pasien tidak perlu menunggu berhari-hari hasil uji swab. Karena dampaknya gugus tugas menjadi dilema. Misalnya kasus PDP ditangani tidak pakai protokol Covid, tapi belakangan hasilnya positif.

“Kan ini jadi repot lagi. Tapi mudah-mudahan tidak akan terjadi,” kata dia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Warga Tertular karena Bawa Mayat Corona Pakai Ambulans Bukan Tenaga Medis

2 Warga Tertular karena Bawa Mayat Corona Pakai Ambulans Bukan Tenaga Medis

News | Rabu, 03 Juni 2020 | 11:27 WIB

Tolak Protokol Pemakaman Covid-19, Warga Dobrak Kamar Jenazah di Manado

Tolak Protokol Pemakaman Covid-19, Warga Dobrak Kamar Jenazah di Manado

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 10:39 WIB

Tak Bisa Tidur Nyenyak, Petugas TPU Jombang 24 Jam Tunggu Jenazah Corona

Tak Bisa Tidur Nyenyak, Petugas TPU Jombang 24 Jam Tunggu Jenazah Corona

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 15:43 WIB

Unik! Relawan Pakai Pocong dan Peti Mati Ingatkan Warga Tak Keluar Rumah

Unik! Relawan Pakai Pocong dan Peti Mati Ingatkan Warga Tak Keluar Rumah

News | Jum'at, 22 Mei 2020 | 21:12 WIB

Sidang Perdana Penolak Jasad Perawat RSUP Kariadi Semarang Digelar Daring

Sidang Perdana Penolak Jasad Perawat RSUP Kariadi Semarang Digelar Daring

Jawa Tengah | Senin, 18 Mei 2020 | 20:28 WIB

Ditolak Warga karena Takut Tertular, Pemakaman Jenazah PDP Corona Dipindah

Ditolak Warga karena Takut Tertular, Pemakaman Jenazah PDP Corona Dipindah

News | Kamis, 14 Mei 2020 | 10:03 WIB

Paksa Hentikan Gali Kubur, Tersangka Penolakan Jenazah COVID-19 Bertambah

Paksa Hentikan Gali Kubur, Tersangka Penolakan Jenazah COVID-19 Bertambah

Jawa Tengah | Selasa, 12 Mei 2020 | 11:18 WIB

Dikubur Dini Hari, Jasad Gadis PDP Sempat Ditolak Warga karena Orang Bekasi

Dikubur Dini Hari, Jasad Gadis PDP Sempat Ditolak Warga karena Orang Bekasi

Jabar | Sabtu, 09 Mei 2020 | 21:10 WIB

Dinafkahi Kematian, Warita Pembuat Peti Mati di Tengah Wabah Corona

Dinafkahi Kematian, Warita Pembuat Peti Mati di Tengah Wabah Corona

Liks | Kamis, 07 Mei 2020 | 18:38 WIB

Kisah Pandai Kayu saat Corona, Suherman Kerja Lembur Bikin 15 Peti Mati

Kisah Pandai Kayu saat Corona, Suherman Kerja Lembur Bikin 15 Peti Mati

News | Rabu, 06 Mei 2020 | 17:34 WIB

Terkini

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya

Transjakarta Tutup Halte Kebon Sirih Arah Selatan Mulai Jumat Malam, Ini Pengalihannya

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 08:05 WIB

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

Dugaan Prostitusi Anak di Jakbar, Mucikari hingga Kasir Karaoke Jadi Tersangka

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:25 WIB

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

Rano Karno Bawa Jakarta Kolaborasi dengan Milan, Ruang Publik Bakal Lebih Artistik

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 07:17 WIB

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

Sikat Jalur Maut! KAI Daop 1 Jakarta Targetkan Tutup 40 Perlintasan Liar di 2026

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 22:00 WIB

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

Tren Miris di Karawang: Jadi Pengedar demi Nyabu Gratis, 41 Pelaku Diringkus Polisi!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 21:00 WIB

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

Dikenal Religius, Pedagang Rujak di Duri Kepa Digerebek Warga usai Diduga Cabuli Siswi SD

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:51 WIB

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

Geger! Pria Tewas Bersimbah Darah di Kampung Ambon Usai Cekcok Mulut, Warga: Lukanya Banyak Sekali..

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:09 WIB

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

Kasus Mafia Emas PT SJU, Bareskrim Tetapkan Anak Bos Besar Sebagai Tersangka, Ini Sosoknya

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:02 WIB

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

Dihantam Innova di Lampu Merah Pesing, Pemotor Supra Terpental hingga Tewas di Tempat

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:45 WIB

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!

News | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:21 WIB