Dilarang Ikut Aksi Protes George Floyd, Sipir Penjara Pilih Resign

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Jum'at, 05 Juni 2020 | 19:42 WIB
Dilarang Ikut Aksi Protes George Floyd, Sipir Penjara Pilih Resign
Mural untuk George Floyd oleh seniman asal Suriah. (Anadolu Agency/ Izzeddin Idilbi)

Suara.com - Seorang sipir penjara Kota Oklahoma memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya demi ikut bergabung aksi demonstrasi atas kematian George Floyd.

Menyadur Daily News, seorang sipir penjara di Kota Oklahoma menyerahkan lencananya dan mengundurkan diri demi ikut berjalan keluar dan bergabung dengan pengunjuk rasa di jalanan.

Menurut laporan stasiun TV KOKH, Keval Williams, seorang mantan karyawan di Penjara Kabupaten Oklahoma, marah setelah diberitahu bahwa ia tidak bisa ikut dalam aksi solidaritas tersebut.

Kisah Williams direkam dalam video dan dilihat hampir 6 juta kali di Twitter. Menurut pengakuan Williams, seorang kapten di satuan tempat ia bekerja berkata kepadanya "Tidak, kamu tidak bisa ikut."

Setelah mendengar perkataan sang kapten, William tanpa pikir panjang langsung mengundurkan diri. "Ini lencana saya, saya tidak akan kembali, dan di sini saya memprotes," kata Williams dalam video tersebut.

Keval Williams, seorang mantan karyawan di Penjara Kabupaten Oklahoma ikut aksi protes Floyd.[Twitter/@Y2KANi]
Keval Williams, seorang mantan karyawan di Penjara Kabupaten Oklahoma ikut aksi protes Floyd.[Twitter/@Y2KANi]

Williams pertama kali ikut unjuk rasa pada Sabtu lalu (30/6/2020), menurut berita lokal ABC KOCO. Hari itu, ia ditugaskan sebagai cadangan untuk membantu polisi mengatasi demonstrasi. Dia mengatakan ingin ikut demo hari hari itu, tetapi ditolak.

Keesokan harinya, Williams mengatakan dia pergi bekerja dan meminta izin untuk ikut demo di luar penjara. Ketika kaptennya tidak mengizinkan, Williams langsung menyerahkan lencananya dan mengundurkan diri.

Mark Myers, juru bicara Kantor Sheriff Kabupaten Oklahoma, mengatakan kepada KOCO bahwa jika karyawan ingin ikut aksi demonstrasi harus saat mereka libur.

Aksi serupa juga dilakukan oleh mantan karyawan Facebook, salah satu perusahaan sosial media terbesar saat ini.

baca juga

Timothy J. Aveni, menyampaikan surat pengunduran diri dari raksasa media sosial tersebut melalui media sosial Linkedin. Ia menyayangkan sikap 'tak acuh' Facebook terkait isu yang terjadi di Amerika Serikat yakni kematian George Floyd.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amankan Unjuk Rasa Kematian George Floyd, Tiga Polisi Cedera

Amankan Unjuk Rasa Kematian George Floyd, Tiga Polisi Cedera

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 14:16 WIB

Unjuk Rasa Kematian George Floyd, PSK Terekam Merayu Polisi

Unjuk Rasa Kematian George Floyd, PSK Terekam Merayu Polisi

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 09:17 WIB

Protes Kematian George Floyd, Deretan Artis Holllywood Turun ke Jalan

Protes Kematian George Floyd, Deretan Artis Holllywood Turun ke Jalan

News | Jum'at, 05 Juni 2020 | 09:18 WIB

Terkini

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 13:53 WIB

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:57 WIB

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:15 WIB

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 12:08 WIB

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 11:38 WIB

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:29 WIB

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

Open House Sekolah Rakyat Surabaya, Orang Tua Terharu Lihat Perkembangan Siswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:14 WIB

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

Tak Relevan, Aksi Reformasi Jilid II Dinilai Bukan Aspirasi Mahasiswa

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

×