Profil Ki Gendeng Pamungkas, dari Santet Presiden AS hingga Tutup Usia

Dany Garjito | Rifan Aditya | Suara.com

Sabtu, 06 Juni 2020 | 19:46 WIB
Profil Ki Gendeng Pamungkas, dari Santet Presiden AS hingga Tutup Usia
Ki Gendeng Pamungkas [Youtube]
Ki Gendeng Pamungkas [suara.com/Agung Sandy Lesmana]
Ki Gendeng Pamungkas [suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Selain merekam video berisi ujaran kebencian dan mengunggahnya ke media sosial, Ki Gendeng juga membuat berbagai atribut, seperti kaus dan stiker, dengan tulisan bernuansa SARA.

"Cetak sendiri, punya konveksi sendiri," kata Ki Gendeng Pamungkas saat itu.

Menurutnya, aksinya itu dilakukan atas dasar keyakinan. "Ingin kembali ke UUD 1945 yang asli. Saya ini mempercayai sabda palon nagih janji serat Jayabaya," ucapnya.

Polisi mengamankan barang bukti berupa jaket jeans bertuliskan Fight Against Cina, 67 lembar baju, satu topi front pribumi, stiker bertuliskan anti Cina, dua pucuk air soft gun, empat sangkur, surat keterangan identitas.

BACA JUGA: Sebelum Meninggal, Ki Gendeng Pamungkas Dirawat di ICU Tiga Hari

Pernah "Nyalon"

Tahun 2008, Ki Gendeng Pamungkas pernah maju sebagai calon Wali Kota Bogor periode 2008-2013. Ia berpasangan berpasangan dengan Ahmad Chusairi.

Paranormal ini mencalonkan diri melalui jalur independen. Tapi usahanya gagal dan hanya memperoleh suara sekitar 6 persen.

Belakangan, ia sempat menyatakan diri akan mencalonkan diri sebagai Presiden pada Pemilu 2024.

Niat tersebut terhalang oleh UU Pemilu lantaran ada syarat dukungan dari partai politik. Makanya, Ki Gendeng Pamungkas menggugat UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Gugatan itu telah diunggah ke website Mahkamah Konstitusi pada Senin, 11 Mei 2020.

"Pemohon dikenal sebagai tokoh masyarakat dari kegiatannya super natural sehingga memiliki daya intuisi yang tinggi untuk melihat calon presiden/wakil presiden dari pencalonan independen atau tidak dibatasi dari parpol atau gabungan parpol sebagaimana yang berlangsung pasca amandemen UUD 1945," kata Ki Gendeng dalam berkas permohonan.

Ki Gendeng Pamungkas berpendapat jika capres dan cawapres dapat melalui jalur independen ruang terjadi pertentangan dua kubu seperti Pilpres 2019 tidak bakal terjadi karena ada calon alternatif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebelum Meninggal, Ki Gendeng Pamungkas Dirawat di ICU Tiga Hari

Sebelum Meninggal, Ki Gendeng Pamungkas Dirawat di ICU Tiga Hari

Jabar | Sabtu, 06 Juni 2020 | 19:28 WIB

Ki Gendeng Pamungkas Meninggal di Rumah Sakit Mulia Bogor

Ki Gendeng Pamungkas Meninggal di Rumah Sakit Mulia Bogor

News | Sabtu, 06 Juni 2020 | 18:44 WIB

Dijadikan RS Darurat COVID-19, Intip Kembali Uniknya Isi Museum Kesehatan

Dijadikan RS Darurat COVID-19, Intip Kembali Uniknya Isi Museum Kesehatan

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 13:05 WIB

Gagal Transaksi di Online Shop, Calon Pembeli Malah Diancam Santet

Gagal Transaksi di Online Shop, Calon Pembeli Malah Diancam Santet

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 09:57 WIB

Mau Jadi Pejabat di Tangsel, Anak Maruf Amin Bagi-bagi Minyak Goreng

Mau Jadi Pejabat di Tangsel, Anak Maruf Amin Bagi-bagi Minyak Goreng

Banten | Jum'at, 01 Mei 2020 | 16:19 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB