Pedagang Sayur Diamuk Pesaing karena Laris, Ternyata Gubernur Lagi Nyamar

Reza Gunadha, Ruhaeni Intan

Selasa, 09 Juni 2020 | 16:57 WIB
Pedagang Sayur Diamuk Pesaing karena Laris, Ternyata Gubernur Lagi Nyamar
Gubernur Bengkulu Selatan nyamar jadi pedagang sayur demi sosialisasi new normal (Instagram).

Suara.com - Sebuah kejadian kocak baru-baru ini terjadi di Pasar Ampera, Bengkulu Selatan. Seorang pedagang sayur yang lapaknya laris manis dikunjungi pelanggan mendadak kena amuk pedagang lainnya.

Pedagang yang mengamuk itu merasa tidak terima karena lapaknya sepi sementara lapak sebelah justru ramai oleh pembeli. Namun, usut punya usut ternyata pedagang yang lapaknya laris itu tak lain adalah Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi.

Ia sengaja menyamar sebagai pedagang sayur untuk memberikan sosialisasi penerapan new normal atau normal baru kepada para penjual dan pembeli di Pasar Ampera.

"Sabar pak. Viral video bupati menyamar jualan sayur dilabrak pesaing: jangan beli jika dia tidak pakai masker," tulis @gabutempire_ via Instagram.

Gubernur Bengkulu Selatan nyamar jadi pedagang sayur demi sosialisasi new normal (Instagram).
Gubernur Bengkulu Selatan nyamar jadi pedagang sayur demi sosialisasi new normal (Instagram).

Dalam video tersebut, Bupati Gusnan yang tengah menyamar sebagai pedagang sayur tampak mengenakan masker dan pelindung wajah atau face shield sambil sibuk melayani pembeli.

Tak berapa lama setelahnya, tiba-tiba pedagang sayur yang berjualan di sampingnya protes. Ia marah-marah karena tak terima lapaknya sepi.

Dari protes inilah, ia kemudian mengatakan kepada para calon pembeli agar jangan membeli barang dagangan dari penjual yang tidak memakai masker dan pelindung wajah. Menurutnya, hal itu berbahaya karena bisa jadi menjadi sarana penyebaran virus corona.

"Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi mengkampanyekan social distancing untuk mencegah penularan Covid-19 dengan cara unik. Gusnan menyamar jadi pedagang di pasar. Awalnya tidak ada pedagang yang tahu pria yang mengenakan masker tersebut adalah bupati," tulis @gabutempire_.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang New Normal, Pesantren Al Falah Ploso Siapkan Pola Hidup Baru

Jelang New Normal, Pesantren Al Falah Ploso Siapkan Pola Hidup Baru

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 13:50 WIB

Ketua Gugus Tugas Serahkan Penerapan New Normal Kepada Kepala Daerah

Ketua Gugus Tugas Serahkan Penerapan New Normal Kepada Kepala Daerah

News | Senin, 08 Juni 2020 | 19:29 WIB

Suasana Hari Pertama PSBB Transisi  di Jakarta

Suasana Hari Pertama PSBB Transisi di Jakarta

Foto | Senin, 08 Juni 2020 | 18:04 WIB

TNI-Polri Siap Jaga Disiplin Masyarakat Saat Penerapan New Normal

TNI-Polri Siap Jaga Disiplin Masyarakat Saat Penerapan New Normal

News | Minggu, 07 Juni 2020 | 16:51 WIB

Sudah Pakai Face Shield, Masih Perlukah Gunakan Masker Untuk Cegah Corona?

Sudah Pakai Face Shield, Masih Perlukah Gunakan Masker Untuk Cegah Corona?

Health | Jum'at, 05 Juni 2020 | 13:19 WIB

Tidak Ada Garansi Siswa Kebal Covid-19, KBM di Sekolah Diminta Lewat Daring

Tidak Ada Garansi Siswa Kebal Covid-19, KBM di Sekolah Diminta Lewat Daring

News | Selasa, 02 Juni 2020 | 15:27 WIB

Pemerintah Gencar Kampanye New Normal, PKS: Apa karena Desakan Pengusaha?

Pemerintah Gencar Kampanye New Normal, PKS: Apa karena Desakan Pengusaha?

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 12:20 WIB

IDI: New Normal Bukan Berarti Bebas dari Corona, Tapi...

IDI: New Normal Bukan Berarti Bebas dari Corona, Tapi...

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 11:22 WIB

Terkini

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:15 WIB

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:14 WIB

Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul

Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:07 WIB

Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing

Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:06 WIB

Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu

Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:00 WIB

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:51 WIB

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:49 WIB

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:45 WIB

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru

Riau | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:38 WIB

×