Pemerintah Gencar Kampanye New Normal, PKS: Apa karena Desakan Pengusaha?

Bangun Santoso, Novian Ardiansyah

Minggu, 31 Mei 2020 | 12:20 WIB
Pemerintah Gencar Kampanye New Normal, PKS: Apa karena Desakan Pengusaha?
Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Aboe Bakar Alhabsyi. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS Aboe Bakar Al Habsyi mengatakan, penerapan new normal harus mempertimbangkan aspek keselamatan rakyat. Jangan sampai, new normal nantinya justru dapat mengancam kesehatan rakyat.

Atas dasar itu, ia mempertanyakan apa sebenarnya yang menjadi tujuan utama pemerintah yang saat ini gencar mengkampanyekan new normal kepada masyarakat. Apakah karena ada desakan pihak tertentu atau tidak.

"Terus terang masyarakat banyak yang mempertanyakan, apa sebenarnya yang dicari dengan gencarnya kampanye new normal. Apakah ini lantaran desakan pengusaha pada sektor industri besar? Atau kah ada sebab lainnya? Tentunya kita harus mengutamakan keselamatan rakyat, ingat Salus Populi Suprema Lex Esto, keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi," ujar Aboe Bakar dalam keterangannya, Minggu (31/5/2020).

Berkaca dari kejadian di Korea Selatan, Aboe Bakar mengatakan, bahwa negera tersebut justru mengalami peningkatan kasus positif Covid-19 sejak diterapkannya new normal. Tidak ingin kejadian serupa menimpa Indonesia, ia menyoroti Kota Surabaya yang disebut bakal menjadi Wuhan karena peningkatan kasus yang kian bertambah.

"Apalagi masih ada wilayah yang recovery ratenya rendah seperti Surabaya. Akibatnya, kini RSUD dr Soetomo Surabaya yang menjadi salah satu RS rujukan mengalami kelebihan kapasitas pasien Covid-19. Tentunya kita khawatir apa yang disampaikan Ketua Gugus Kuratif Penanganan Covid-19 Jatim bahwa Surabaya bisa jadi Wuhan akan menjadi kenyataan," ujar Aboe Bakar.

Sebelumnya, Aboe Bakar meminta Indonesia belajar dari Korea Selatan dalam menerapkan new normal di masa pandemi. Sebab, penerapan new normal yang baru berlangsung di negeri ginseng itu justru mengakibatkan peningkatan pasien positif Covid-19.

Untuk itu, Aboe Bakar meminta pemerintah mempertimbangkan dengan matang sehingga tidak timbul kesan terburu-buru dalam penerapan new normal.

"Jangan terburu-buru menggelar new normal, belajar dari korsel, baru dua pekan mereka bikin new normal, sekarang sudah naik lagi angka covidnya. Akibatnya sekarang Kosel akan melakukan pembatasan kembali," ujarnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDI: New Normal Bukan Berarti Bebas dari Corona, Tapi...

IDI: New Normal Bukan Berarti Bebas dari Corona, Tapi...

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 11:22 WIB

Alasan Pemerintah Berani Terapkan New Normal di 102 Wilayah di Indonesia

Alasan Pemerintah Berani Terapkan New Normal di 102 Wilayah di Indonesia

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 09:50 WIB

Terapkan New Normal, Indonesia Diminta Belajar dari Korsel

Terapkan New Normal, Indonesia Diminta Belajar dari Korsel

News | Minggu, 31 Mei 2020 | 09:34 WIB

Penerapan New Normal: Lebih Baik Pakai Masker atau Face Shield?

Penerapan New Normal: Lebih Baik Pakai Masker atau Face Shield?

Health | Sabtu, 30 Mei 2020 | 23:03 WIB

Persiapan Hadapi New Normal, Disdikpora Bantul Siapkan Pelatihan untuk Guru

Persiapan Hadapi New Normal, Disdikpora Bantul Siapkan Pelatihan untuk Guru

Jogja | Sabtu, 30 Mei 2020 | 22:25 WIB

Awalnya Santuy, New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

Awalnya Santuy, New Normal Ala Swedia Berakhir Gagal Total

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:13 WIB

CEK FAKTA: Usia Diatas 50 Tahun Dilarang ke Mal dan Kafe saat New Normal?

CEK FAKTA: Usia Diatas 50 Tahun Dilarang ke Mal dan Kafe saat New Normal?

News | Sabtu, 30 Mei 2020 | 19:40 WIB

Terkini

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

Dari BRGM ke BPGMN, Bisakah Badan Baru Prabowo Cegah Karhutla Berulang?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 21:02 WIB

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

×