Rayakan Pencabutan Lockdown, Warga Moskow Penuhi Taman dan Berfoto

Reza Gunadha | Arief Apriadi | Suara.com

Rabu, 10 Juni 2020 | 19:20 WIB
Rayakan Pencabutan Lockdown, Warga Moskow Penuhi Taman dan Berfoto
Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19. (AP/Russia Beyond).

Suara.com - Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19.

Menyadur Russia Beyond, warga ibukota Rusia itu bisa kembali melangsungkan aktivitas normal setelah pemerintah resmi mencabut kebijakan lockdown mulai Selasa (9/6/2020).

Kabar tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat Moskow yang dalam beberapa bulan terakhir harus rela lebih banyak menghabiskan waktu di rumah.

Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19. (AFP/Russia Beyond).
Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19. (AFP/Russia Beyond).

Aroma kebebasan langsung tercium di hari pertama lockdown di cabut. Para warga tak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk kembali menikmati ruang terbuka dan berfoto di taman.

Jalan-jalan di seluruh penjuru kota juga mulai diisi oleh lalu-lalang kendaraan. Kondisi itu membuat lalu lintas kembali macet.

Kendati telah mencabut pembatasan sosial ketat, Metro Moskow masih belum sepenuhnya berjalan normal. Orang-orang masih harus mematuhi jarak fisik 1,5 meter dan dihimbau menggunakan masker.

Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19. (AP/Russia Beyond).
Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19. (AP/Russia Beyond).

“Anak-anak akhirnya bisa kembali bermain di ayunan, para pencinta olahraga bisa kembali berlatih di ruang terbuka," tulis Wali Kota Moskow, Sergey Sobyanin dalam blognya dikutip Russia Beyond, Rabu (10/6/2020).

"Sementara nenek-nenek bisa bersantai di bangku favorit mereka di taman dan alun-alun Moskow,” tambahnya.

Rencananya, Moskow akan berangsur-angsur kembali ke kehidupan normal secara bertahap. Pemerintah akan mengizinkan berbagai kafe, toko-toko pinggir jalan, museum, ruang pameran, dan kebun binatang beroperasi kembali mulai 16 Juni.

Kekinian, berbagai cafe memang telah dibuka. Namun, sistem penyajiannya masih berlangsung secara take away dan tak bisa dimakan di tempat.

Sementara pada 23 Juni, pemerintah berjanji untuk kembali membuka taman bermain untuk anak-anak, dan beberapa taman yang masih ditutup. Begitu juga dengan pusat kebugaran dan kolam renang.

Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19. (Viktoria Ryabikova/Russia Beyond).
Aktivitas kota Moskow kembali menggeliat setelah tiga bulan lamanya 'mati suri' lantaran kebijakan lockdown ketat akibat pandemi virus Corona Covid-19. (Viktoria Ryabikova/Russia Beyond).

Kota Moskow sejatinya tercatat sebagai episentrum pandemi virus Corona. Kota tersebut menyumbang setengah dari 476 ribu lebih kaus infeksi Covid-19 di Rusia.

Sergey Sobyanin lewat blognya mengklaim tingkat infeksi di kota Moskow sudah mulai menurun berkat pengujian massal dan perawatan medis kepada masyarakat yang terinfeksi.

Dia berharap Moskow berangsur-angsur bisa kembali ke kehidupan normal sebelum pandemi Covid-19 menyerang.

"Selama beberapa minggu dari sekarang, perlahan tapi pasti pandemi telah menurun. Jumlah infeksi menurun, dan lebih banyak orang dikeluarkan dari rumah sakit daripada dirawat," beber Sobyanin dikutip ABC News.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Penyebaran Tanpa Gejala dan Pra-Gejala pada Virus Corona, Apa Bedanya?

Ada Penyebaran Tanpa Gejala dan Pra-Gejala pada Virus Corona, Apa Bedanya?

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 17:10 WIB

Lagi Wabah Corona, Jember Anggarkan Rp 2,6 Miliar untuk Beli Karangan Bunga

Lagi Wabah Corona, Jember Anggarkan Rp 2,6 Miliar untuk Beli Karangan Bunga

Jatim | Rabu, 10 Juni 2020 | 15:56 WIB

Virus Corona Rusia, 8.595 Kasus Baru Tercacat Dalam Satu Hari

Virus Corona Rusia, 8.595 Kasus Baru Tercacat Dalam Satu Hari

Health | Rabu, 10 Juni 2020 | 13:06 WIB

Tumpahan Minyak di Rusia Berisiko Cemarkan Samudera Arktika

Tumpahan Minyak di Rusia Berisiko Cemarkan Samudera Arktika

Tekno | Rabu, 10 Juni 2020 | 09:32 WIB

Marak Warga Paksa Bawa Pulang Jenazah Corona, Polisi Jaga RS se-Makassar

Marak Warga Paksa Bawa Pulang Jenazah Corona, Polisi Jaga RS se-Makassar

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 15:27 WIB

Terkini

BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY

BMKG Prediksi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah Hari Ini 2 April, Termasuk Jateng DIY

News | Kamis, 02 April 2026 | 08:06 WIB

Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik

Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik

News | Kamis, 02 April 2026 | 08:04 WIB

Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo

Gempa M 7,6 di Sulut - Malut, Getarannya Terasa hingga Gorontalo

News | Kamis, 02 April 2026 | 08:01 WIB

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

Gempa M 7,6 Guncang Sulut - Malut, 2 Warga Manado Jadi Korban

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:57 WIB

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen

Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, 12 Orang Luka Bakar hingga 70 Persen

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:26 WIB

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran SPBE Cimuning Bekasi, Warga Terdampak Didata

News | Kamis, 02 April 2026 | 07:18 WIB

Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan

Gudang Elpiji di Bekasi Meledak dan Terbakar, Warga Panik Berhamburan

News | Kamis, 02 April 2026 | 06:55 WIB

Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?

Usai Akui Ijazah Jokowi Asli, Pelapor Sepakat RJ Rismon, Kasus Segera SP3?

News | Kamis, 02 April 2026 | 06:00 WIB

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah

News | Kamis, 02 April 2026 | 00:08 WIB

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

9.401 Peserta BPJS PBI Tak Terlacak dan 3.934 Lainnya Telah Meninggal, Mensos Beri Penjelasan

News | Rabu, 01 April 2026 | 22:29 WIB