BW Skakmat KPK Era Firli Bahuri Cs: Miskin Prestasi Malah Minta Naik Gaji

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 11 Juni 2020 | 13:52 WIB
BW Skakmat KPK Era Firli Bahuri Cs: Miskin Prestasi Malah Minta Naik Gaji
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Eks Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengkritik usulan gaji pimpinan KPK naik. Ia menilai KPK miskin prestasi namun malah meminta kenaikan gaji.

Hal itu disampaikan oleh BW, panggilan akrab Bambang Widjojanto melalui akun Twitter miliknya @sosmedbw. BW tak habis pikir dengan KPK yang belakangan tak banyak mencatat prestasi namun justru menginginkan gaji naik.

"Miskin prestasi, tuna integriti, nekat bergaya bak selebriti tak jelas wara-wiri macam tak punya harga diri. Tapi malah minta naik gaji," kata BW seperti dikutip Suara.com, Kamis (11/6/2020).

BW menilai, usulan kenaikan gaji bagi para pimpinan lembaga antirasuah tersebut telah menikam nurani. Ia tak sepakat bila gaji pimpinan KPK naik.

"Belajarlah nyalakan nyali, bukan menuntut naik gaji," ungkap BW.

BW tolak usulan kenaikan gaji pimpinan KPK (Twitter/sosmedbw)
BW tolak usulan kenaikan gaji pimpinan KPK (Twitter/sosmedbw)

Kenaikan gaji pimpinan KPK sudah diusulkan sejak kepemimpinan KPK era Agus Rahardjo.

Perubahan gaji tersebut dilakukan dengan mengusulkan revisi Peraturan Pemerinntah Nomor 82 Tahun 2015 tentang Hak Keuangan, Kedudukan Protokol dan Perlindungan Keamanan Pimpinan KPK. Gaji pimpinan KPK beserta tunjangan yang sebelumnya berkisar Rp 122 juta diusulkan naik menjadi Rp 300 juta.

Usulan kenaikan gaji pimpinan KPK mendapatkan penolakan keras dari Indonesia Corruption Watch (ICW). Melalui akun resminya di Twitter, ICW menegaskan menolak usulan tersebut karena menjadi pemborosan anggaran di tengah pandemi Covid-19.

"Sempat redup, namun diam2 pembahasan rencana kenaikan gaji Pimpinan KPK bersama Kementerian Hukum dan HAM masih berlanjut. Hal ini sangat mungkin terjadi karena Pimpinan KPK dinilai tidak secara tegas menolak pembahasan kenaikan gaji mereka secara resmi," tulisnya.

baca juga

Penolakan usulan gaji pimpinan KPK naik bukan tanpa alasan. ICW menilai kenaikan gaji tersebut berpotensi terlibat langsung dalam konflik kepentingan, tidak sebanding dengan kinerja hingga bertolak belakang dengan pesan moral KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penyuap Nurhadi Masih Buron, KPK Periksa Seorang Ibu Rumah Tangga

Penyuap Nurhadi Masih Buron, KPK Periksa Seorang Ibu Rumah Tangga

News | Kamis, 11 Juni 2020 | 11:41 WIB

KPK Setor Rp 600 Juta Denda Terpidana Advokat Lucas ke Kas Negara

KPK Setor Rp 600 Juta Denda Terpidana Advokat Lucas ke Kas Negara

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 12:22 WIB

ICW: Tidak Tepat Jika Pimpinan KPK Terus Mengemis Minta Naik Gaji

ICW: Tidak Tepat Jika Pimpinan KPK Terus Mengemis Minta Naik Gaji

News | Selasa, 09 Juni 2020 | 20:19 WIB

Terkini

Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?

Bahlil Jadi Menko Hilirisasi Baru, Bagaimana Nasib Proyek Batu Bara di Sumsel?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Bayar Rp546,5 Juta, 17 Calon Jamaah Umrah di Ngawi Kena Tipu, Gagal Berangkat Sesuai Jadwal

Bayar Rp546,5 Juta, 17 Calon Jamaah Umrah di Ngawi Kena Tipu, Gagal Berangkat Sesuai Jadwal

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:45 WIB

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

Stok Beras Bulog 4,5 Juta Ton, Aman untuk Nataru hingga Ramadan

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:41 WIB

Melihat Dunia dari Sudut Pandang Berbeda, Bekal Penting Generasi Muda Hadapi Masa Depan

Melihat Dunia dari Sudut Pandang Berbeda, Bekal Penting Generasi Muda Hadapi Masa Depan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Lapas Overcapacity hingga Sulit Disidak, Komnas HAM: Tata Kelola Pemasyarakatan Perlu Reformasi!

Lapas Overcapacity hingga Sulit Disidak, Komnas HAM: Tata Kelola Pemasyarakatan Perlu Reformasi!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:32 WIB

LIAR GAME Season 2 Resmi Diumumkan, Seiyuu Utama Bagikan Komentar Antusias

LIAR GAME Season 2 Resmi Diumumkan, Seiyuu Utama Bagikan Komentar Antusias

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Jerit Pedagang Rawa Belong Tercekik Galian Trotoar, Sudin Bina Marga Janji Tuntas Desember

Jerit Pedagang Rawa Belong Tercekik Galian Trotoar, Sudin Bina Marga Janji Tuntas Desember

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:26 WIB

Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?

Gambut Tak Kenal Batas Konsesi, Mengapa Tata Air Jadi Kunci Cegah Karhutla?

Sumsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:25 WIB

Setting Spray Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan dengan Review Positif, Mulai Rp30 Ribuan

Setting Spray Apa yang Bagus? Ini 3 Pilihan dengan Review Positif, Mulai Rp30 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Bitcoin Cs Melonjak, Indeks CFX10 Mulai Naik Lagi ke Level 1.011,7

Bitcoin Cs Melonjak, Indeks CFX10 Mulai Naik Lagi ke Level 1.011,7

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 19:20 WIB

×