Kabur dengan Pria Lain, Perempuan 19 Tahun Tewas Dipenggal Suami

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 16 Juni 2020 | 21:59 WIB
Kabur dengan Pria Lain, Perempuan 19 Tahun Tewas Dipenggal Suami
Ilustrasi garis polisi, TKP tindak kejahatan. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang perempuan di Khuzestan, Iran, tewas dipenggal oleh suaminya usai kabur bersama pria lain dua hari setelah melangsungkan pernikahan. Pasutri ini sebetulnya masih memiliki hubungan saudara.

Menyadur Daily Mail, pria berusia 23 tahun ini nekat memotong kepala sang istri lantaran masih sakit hati atas apa yang terjadi pada pernikahannnya satu tahun silam.

Bukan tanpa sebab, si perempuan melarikan diri dari rumahnya di Abadan karena dipaksa menikah dengan sepupunya sendiri.

Singkat cerita, begitu pria ini mengetahui lokasi keberadaan sang istri, ia pun langsung menuju ke sana sebelum akhirnya melakukan aksi pembunuhan tersebut.

Usai mengeksekusi pada Minggu (14/6), ia meninggalkan tubuh perempuan malang tersebut di kawasan dekat sungai Bahmanshir, kota Bahar.

Puas melampiaskan dendam, ia lalu menyambangi kantor polisi di Abadan dengan menenteng pisau penuh darah dan mengaku telah memenggal kepala sang istri.

"Pengantin pria muda mencari istrinya selama satu tahun hingga ia menemukannya di Mahshad (600 mil jauhnya), menemuinya dengan dalih dia telah memaafkan (istrinya)," ujar kepolisian.

Ilustrasi pernikahan dini. (Shutterstock)
Ilustrasi pengantin. (Shutterstock)

Kepada polisi, pria ini mengatakan motif pembunuhan karena sang istri selingkuh. Pun ia menyebut telah mengambil kepala istrinya pada "waktu yang tepat."

Atas apa yang dilakukan pria ini, disebutkan dapat berakhir tanpa mendapatkan hukuman karena adanya peraturan di Iran tentang pembunuhan demi kehormatan, di mana seorang pria boleh membunuh istrinya jika ia memergoki istrinya bersama pria lain.

baca juga

Kendati demikian, media lokal Iran menyebut korban sebagai "pengantin yang kabur" lantaran dirinya sengaja meninggalkan suaminya.

Editor Iran International Sadeq Saba mengatakan pembunuhan perempuan berusia 19 tahun di Khuzestan, menunjukkan bahwa tidak ada cukup perlindungan bagi perempuan di seluruh Iran.

"Meskipun rezim menyangkal bahwa hal itu yang harus disalahkan atas jumlah pembunuhan demi kehormatan di Iran, lebih banyak yang harus dilakukan untuk melindungi perempuan yang rentan dalam perkawinan paksa," tambahnya.

Pembunuhan dengan dalih kehormatan, merupakan salah satu kasus yang marak terjadi di Iran, terlebih di Provinsi Khuzestan.

Mantan Ketua Pengadilan Provinsi Khuzestan Abbas Jafari Dolatabadi mengatakan akar pembunuhan demi kehormatan di Khuzestan adalah karena adat masyarakat yang memungkinkan hal ini terjadi dan menganggap para pelaku bukan buron.

"Sayangnya, pembunuhan demi kehormatan terjadi di provinsi ini sangat tragis, dan keluarga para korban biasanya tidak menuntut hukuman bagi pelaku," ujar Dolatabadi.

Menurut ahli patologi sosial, banyak pria yang melakukan pembunuhan demi kehormatan telah menderita penyakit fisik dan mental sehingga menganggap istri dan anak perempuan mereka sebagai bagian dari harta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Akui Selingkuh, Pria Ini Tak Mau Cerai tapi Ingin Tetap Bersama Wanita Lain

Akui Selingkuh, Pria Ini Tak Mau Cerai tapi Ingin Tetap Bersama Wanita Lain

Lifestyle | Sabtu, 13 Juni 2020 | 16:28 WIB

Pernikahan Wanita Ini Batal bukan karena Corona, Tapi Alat Vital Tunangan

Pernikahan Wanita Ini Batal bukan karena Corona, Tapi Alat Vital Tunangan

Jogja | Kamis, 11 Juni 2020 | 13:40 WIB

Tak Terima Anaknya Kawin Lari, Ayah Ngamuk dan Bunuh 2 Orang

Tak Terima Anaknya Kawin Lari, Ayah Ngamuk dan Bunuh 2 Orang

News | Rabu, 10 Juni 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×