Pengelola Ragunan Sebut Banyak Warga yang Datang Tak Mendaftar via Online

Chandra Iswinarno, Welly Hidayat

Sabtu, 20 Juni 2020 | 15:12 WIB
Pengelola Ragunan Sebut Banyak Warga yang Datang Tak Mendaftar via Online
Penampakan Taman Marga Satwa Ragunan yang kembali dibuka di masa PSBB transisi. (Suara.com/Welly).

Suara.com - Pengelola Taman Margasatwa Ragunan masih menemukan pengunjung yang berwisata tanpa melalui pendaftaran online. Padahal untuk mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan di masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi harus melalui mekanisme daring sesuai dengan protokol yang berlaku.

Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan I Ketut Widarsana menyebut, alasan pengunjung tersebut tidak melalui pendaftaran daring karena belum tahu. Meski begitu, Widarsana masih memberikan kelonggaran kepada pengunjung yang terlanjur datang dengan mengisi sejumlah formulir pendaftaran.

"Untuk warga yang belum mendaftar online masih ada. Dan memang kami sediakan untuk formulir pendaftaran (di lokasi)," kata Widarsana di Ragunan, Jakarta Selatan pada Sabtu (20/6/2020).

Widarsana mengakui, mengenai adanya pendaftaran di tempat untuk masuk ke Ragunan memang tidak dipublikasikan ke masyarakat. Dia mengaku khawatir, nantinya malah akan menyebabkan kepadatan pengunjung yang lebih memilih datang langsung.

"Sengaja tidak kami ekspose karena masyarakat sendiri suka menggampangkan ya. Mending daftar ditempat saja gitu," ucap I Ketut

Lebih lanjut, Wardana menyebut, pengunjung yang ingin datang langsung ke Ragunan tak sepenuhnya dapat masuk untuk berwisata. Lantaran pengelola Ragunan akan mengutamakan mereka yang mendaftarkan melalui online.

"Sepanjang kuota (pendaftaran melalui online) masih ada. Nanti akan menimbulkan kerumunan. Sulit kami melakukan sosial distancing nantinya ya."

Untuk diketahui Taman Margasatwa Ragunan hanya membuka kuota pengunjung sebanyak 1000 orang. Untuk Sabtu (20/6/2020) Taman Margasatwa Ragunan dikunjungi sebanyak 236 warga, padahal total pendaftar online mencapai 500 pengunjung. Selain pembatasan kuota, pengunjung yang membawa anak berusia 0 sampai sembilan tahun tak diperkenankan masuk. Selain itu, warga berusia di atas 60 tahun maupun ibu hamil juga belum diperbolehkan masuk ke Taman Margasatwa Ragunan.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buka Perdana di Masa Pandemi, Pengunjung Ragunan Hanya 236 Orang

Buka Perdana di Masa Pandemi, Pengunjung Ragunan Hanya 236 Orang

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 13:45 WIB

Dibuka Lagi, Ragunan Hanya Terima Pengunjung Pemilik KTP Jakarta

Dibuka Lagi, Ragunan Hanya Terima Pengunjung Pemilik KTP Jakarta

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 12:32 WIB

Dibuka Kembali Hari Ini, Pengunjung Ragunan Dibatasi 1000 Orang per Hari

Dibuka Kembali Hari Ini, Pengunjung Ragunan Dibatasi 1000 Orang per Hari

News | Sabtu, 20 Juni 2020 | 08:28 WIB

Terkini

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

Tergiur Janji Lolos Petugas Damkar DKI, Pria Ini Tertipu Rp70 Juta dan Dikejar Utang Ratusan Juta!

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Penyebab Rumah Banyak Cicak dan Cara Mengusirnya agar Tidak Balik Lagi

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 11:29 WIB

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

APBD Stunting Terus Digunting, Dicky Budiman Soroti Layanan Gizi Ibu dan Anak yang Tergerus

News | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bertahan dengan 10 Pemain, John Herdman dan Maarten Paes Ungkap Kunci Indonesia Tahan Malaysia

Bola | Selasa, 29 September 2026 | 11:27 WIB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

DPR Sahkan RUU APBN 2027 di Paripurna: Pertumbuhan Ekonomi 6%, Defisit 2,4% PDB

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Viva Acne Lotion Bisa Buat Bruntusan Tidak? Ini Manfaat dan Kandungannya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Rakyat Dipuji Tangguh, Negara Lupa Membenahi yang Rapuh

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Weton Apa Aja yang Bisa Kaya? Ini Daftarnya

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

TXT Umumkan Comeback November dengan Mini Album Baru, "PERFECT STORM"

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:25 WIB

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Oseltamivir Obat Apa? Diburu saat Influenza A Merebak, Kemenkes Imbau Tak Panic Buying

Health | Selasa, 29 September 2026 | 11:24 WIB

×