Ternak Mati Diduga Ulah Vampir, Bupati Taput Buat Sayembara Rp 10 Juta

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Rabu, 24 Juni 2020 | 14:27 WIB
Ternak Mati Diduga Ulah Vampir, Bupati Taput Buat Sayembara Rp 10 Juta
hewan ternak milik warga yang mati di Kecamatan Siborong-borong Tapanuli Utara. [Kabarmedan]

Suara.com - Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan membuat sayembara berhadiah Rp 10 juta bagi siapapun yang bisa mengungkap kematian misterius puluhan hewan ternak di wilayahnya. Ternak mati diduga akibat ulah vampir.

Nikson mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), TNI dan polisi untuk mencari tahu penyebab kematian misterius hewan-hewan ternak itu. Ia juga menyiapkan imbalan Rp 10 juta bagi siapapun yang bisa memecahkan teka-teki kematian hewan ternak.

"Saya siapkan hadiah Rp10 juta bagi siapa saja yang bisa menangkap dan mengungkap apa penyebab kematian hewan ternak warga yang menjadi keresahan saat ini," kata Nikson seperti dikutip dari Hops.id -- jaringan Suara.com, Rabu (24/6/2020).

Adapun untuk kompensasi bagi warga yang ternaknya mati, Nikson mengaku masih membicarakan hal tersebut. Ia ingin memastikan terlebih dahulu penyebab kematian misterius hewan ternak di wilayahnya.

"Pastikan dulu, makhluk apa yang menyebabkan kematia hewan ternak. Soal kompensasi nanti akan kita bicarakan lagi," ungkapnya.

Peristiwa kematian misterius hewan ternak berawal pada 13 Juni 2020 lalu. Saut Simanjuntak, warga Desa Tonga Pohan, Kecamatan Siborongborong, Tapanuli dikejutkan dengan kematian ayam dan bebeknya.

Pada tubuh hewan ternak miliknya ditemukan luka aneh seperti bekas gigitan. Beberapa hari berselang, ia kembali menemukan babi peliharaannya mati dengan kondisi serupa.

Kejadian serupa juga pernah terjadi di Desa Tegalgondo, Kecamatan Karangploso, Malang pada 2017 silam. Sebanyak 21 kambing ternak milik warga mati kehabisan darah dan ditemukan bekas gigitan, layaknya gigitan vampir.

Warga menduga kematian ternak diakibatkan ulah vampire dog. Vampire dog dianggap sebagai jenis anjing hutan yang hanya turun ke pemukiman warga ketika musim kemarau panjang.

baca juga

Hewan tersebut hanya meminum darah mangsanya dan tidak memakan dagingnya. Meski demikian, keberadaan vampire dog hingga kini masih menjadi misteri.

Spekulasi lainnya mengarah pada makhluk penghisap darah kelelawar vampir. Dalam dunia biologi, kelelawar vampir memiliki nama ilmiah Desmondus rotundus.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hewan Ternak di Tapanuli Utara Mati Misterius, Darahnya Diduga Dihisap

Hewan Ternak di Tapanuli Utara Mati Misterius, Darahnya Diduga Dihisap

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 04:30 WIB

Mahfud MD Respons Bentrokan TNI-Polri di Taput: Sekali, sekali

Mahfud MD Respons Bentrokan TNI-Polri di Taput: Sekali, sekali

News | Selasa, 03 Maret 2020 | 17:31 WIB

Bentrok Berdarah dengan TNI di Taput, 3 Anggota Polisi Diperiksa Propam

Bentrok Berdarah dengan TNI di Taput, 3 Anggota Polisi Diperiksa Propam

News | Jum'at, 28 Februari 2020 | 19:11 WIB

Terkini

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

×