Selamatkan Pengungsi Rohingya, Indonesia Disebut Ajarkan Arti Kemanusiaan

Rendy Adrikni Sadikin, Arief Apriadi

Sabtu, 27 Juni 2020 | 17:18 WIB
Selamatkan Pengungsi Rohingya, Indonesia Disebut Ajarkan Arti Kemanusiaan
Kapal nelayan (kiri) mengikat kapal yang ditumpangi pengungsi etnis Rohingya untuk ditarik dari tengah laut menuju pesisir Bayu, Aceh Utara, Aceh, Rabu (24/6/2020). [ANTARA FOTO/Rahmad]

Suara.com - Langkah masyarakat dan pemerintah Indonesia dalam menyelamatkan 94 pengungsi Rohingya yang terdampar di perairan pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, mendapat apresiasi.

Organisasi Nasional Arakan Rohingya (ARNO) , melalui rilisnya, menguncapkan terimakasih atas kebaikan warga dan pemerintah Indonesia atas apa yang telah dilakukan.

ARNO menyebut langkah yang dilakukan Indonesia sebagai demonstrasi nyata dari bentuk persaudaraan, kepemimpinan dan gerakan kemanusiaan yang menonjol.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tulus kepada orang-orang dan pemerintah Indonesia atas upaya dermawan mereka untuk menyelamatkan sekitar 100 pengungsi Rohingya, yang terdampar dan dalam kesulitan di laut di Aceh," tulis ARNO dalam rilisnya, Jumat (26/6/2020).

"Dan (Indonesia) dengan ramah memberi mereka (pengungsi Rohingya) tempat berlindung sementara dan bantuan di tanah kemanusiaan," tambah organisasi pembela etnis Rohinya yang kantornya berbasis di Inggris.

ARNO juga meminta pemerintah Indonesia untuk terus memberikan bantuan sementara kepada pengungsi Rohingya hingga sumber daya yang memadai tersedia bagi mereka.

Sebuah kapal motor yang membawa 94 orang etnis Rohingya terdampar di perairan pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (24/06/2020). [BBC]
Sebuah kapal motor yang membawa 94 orang etnis Rohingya terdampar di perairan pantai Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Aceh, sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (24/06/2020). [BBC]

Tuntutan itu sejalan dengan pernyataan Badan PBB untuk pengungsi (UNHCR), yang meminta semua negara untuk bersatu dan berbagi tanggung jawab dalam masalah kemanusiaan ini.

"Kami bersyukur melihat masih adanya semangat kemanusiaan ini," utusan UNHCR di Indonesia Ann Mayman, melalui keterangan resminya pada Jumat (26/6/2020).

"UNHCR meminta negara-negara di kawasan untuk bersatu dan berbagi tanggung jawab untuk menangani perlindungan dan kebutuhan kemanusiaan para pengungsi dan pencari suaka di laut," tambahnya.

baca juga

Kapal motor yang membawa 94 orang etnis Rohingya terdampar di perairan pantai Seunuddon sekitar pukul 12.00 WIB, Rabu (14/6/2020).

Rombongan pengungsi yang terdiri dari 5 pria dewasa, 49 perempuan dewasa dan 30 anak-anak itu mendapat pertolongan dari nelayan Kecamatan Senuddon, Kabupaten Aceh Utara, yang kapal motornya kebetulan sedang melintas di sekitar lokasi.

Pengungsi etnis Rohingya berada di atas kapal KM Nelayan 2017.811 milik nelayan Indonesia di pesisir Pantai Seunuddon. Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Aceh, Rabu (24/6/2020). [ANTARA FOTO/Rahmad]
Pengungsi etnis Rohingya berada di atas kapal KM Nelayan 2017.811 milik nelayan Indonesia di pesisir Pantai Seunuddon. Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, Aceh, Rabu (24/6/2020). [ANTARA FOTO/Rahmad]

Keterangan dari pihak kepolisian menyebut kapal yang ditumpangi pengungsi Rohingya itu nyaris tenggelam saat ditemukan nelayan Aceh. Mereka diketahui telah terdampar dilaut selama berbulan-bulan.

Gelombang pengungsi Rohingya memang telah terjadi sejak beberapa tahun terakhir. Sejak kekerasan marak di negara bagian Rakhine, Agustus 2017 lalu, diperkirakan 700.000 Rohingya mengungsi dan sebagian besar melintasi perbatasan darat ke Bangladesh.

Pemerintah Myanmar dikecam dunia internasional karena dituduh menyerang warga sipil Rohingya. Mereka tidak mengakui Orang Rohingya sebagai warga negara Myanmar karena dianggap merupakan pendatang gelap walau sudah menetap lama di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

3 Bulan Terdampar di Lautan, Pengungsi Rohingya Keluhkan Beragam Penyakit

3 Bulan Terdampar di Lautan, Pengungsi Rohingya Keluhkan Beragam Penyakit

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 23:02 WIB

Identifikasi dan Tes Kesehatan Etnis Rohingya

Identifikasi dan Tes Kesehatan Etnis Rohingya

Foto | Jum'at, 26 Juni 2020 | 18:56 WIB

Ekonomi Sulit, Malaysia Tak Lagi Sanggup Terima Pengungsi Rohingya

Ekonomi Sulit, Malaysia Tak Lagi Sanggup Terima Pengungsi Rohingya

News | Jum'at, 26 Juni 2020 | 20:43 WIB

Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh

Pengungsi Rohingya Terdampar di Aceh

Foto | Kamis, 25 Juni 2020 | 07:58 WIB

Amnesty International Desak Indonesia Selamatkan Pengungsi Rohingya di Aceh

Amnesty International Desak Indonesia Selamatkan Pengungsi Rohingya di Aceh

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 23:01 WIB

Terkini

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:08 WIB

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 23:01 WIB

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 22:40 WIB

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:32 WIB

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan!  Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:19 WIB

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:08 WIB

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:51 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:09 WIB

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:48 WIB