Bukan Dibunuh Vampir, Misteri Hewan Ternak Mati Kehabisan Darah Terungkap

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Senin, 29 Juni 2020 | 07:45 WIB
Bukan Dibunuh Vampir, Misteri Hewan Ternak Mati Kehabisan Darah Terungkap
hewan ternak milik warga yang mati di Kecamatan Siborong-borong Tapanuli Utara. [Kabarmedan]

Suara.com - Misteri kematian hewan ternak kehabisan darah di Tapanuli Utara perlahan mulai menemukan titik terang. Kematian misterius hewan ternak itu diduga dimangsa oleh hewan yang masuk dalam keluarga musang, bukan vampir seperti dugaan warga.

Kepala Bagian Tata Usaha BBKSDA Sumatera Utara (Sumut), Teguh Setiawan telah menyampaikan dugaan sementara mengungkap misteri yang meresahkan warga itu. Dari hasil investigasi, besar kemungkinan puluhan hewan ternak mati akibat dimangsa hewan keluarga musang.

"Tim sekarang masih bekerja. Jadi pasti kami belum bisa menentukan hewannya hewan apa. Dugaan kami mengarah ke sana (musang)," ujar Teguh dikutip dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, Minggu (28/6/2020).

Dia mengatakan dugaan sementara ini diperoleh dari keterangan masyarakat setempat. Menurut masyarakat setempat, kata Teguh, hewan itu sempat terlihat di sekitarnya.

Teguh menyebut pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah setempat, TNI-Polri, serta masyarakat. Penyelidikan masih berlangsung.

"Pengakuan masyarakat, berbulu, warna hitam, ada garis putih. Kita mengarahnya ke keluarga musang. Ini masih dugaan sementara," ungkapnya.

Bupati Taput Nikson Nababan juga mengatakan puluhan hewan itu mati akibat serangan hewan buas. Hal itu merupakan informasi sementara berdasarkan hasil laboratorium forensik (labfor) Polda Sumut.

“Hasil laboratorium forensik yang sudah datang dari Polda Sumatera Utara dan sudah melihat semua hasil dari foto dan di lapangan bahwa itu penyebabnya adalah binatang buas," ujar Nikson.

Dia meminta warga tak mengaitkan peristiwa ini dengan hal mistis. Nikson juga meminta warga kembali melaporkan jika menemukan ada hewan ternak mati mendadak lagi.

baca juga

Sejumlah orang sebelumnya mengaitkan misteri kematian puluhan ternak itu dengan makhluk gaib ‘homang’. Homang adalah makhluk berwujud menyeramkan yang dikenal lewat cerita masyarakat setempat.

Nikson menduga serangan ke hewan-hewan ternak ini dilakukan hewan pemangsa. Meski demikian, Nikson tetap menunggu investigasi mendalam agar kasus ini bisa terungkap.

"Mudah-mudahan saja binatang itu. Kemarin TNI-Polri dan kita sudah memasang jebakan-jebakan dan tim hari ini turun lagi untuk berburu," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ternak Mati Diduga Ulah Vampir, Bupati Taput Buat Sayembara Rp 10 Juta

Ternak Mati Diduga Ulah Vampir, Bupati Taput Buat Sayembara Rp 10 Juta

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 14:27 WIB

Isap Darah dan Makan Isi Perut, Bupati Gelar Sayembara Buru Pembunuh Ternak

Isap Darah dan Makan Isi Perut, Bupati Gelar Sayembara Buru Pembunuh Ternak

Jogja | Rabu, 24 Juni 2020 | 11:14 WIB

Hewan Ternak di Tapanuli Utara Mati Misterius, Darahnya Diduga Dihisap

Hewan Ternak di Tapanuli Utara Mati Misterius, Darahnya Diduga Dihisap

News | Rabu, 24 Juni 2020 | 04:30 WIB

Terkini

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Geger Penemuan Mayat Pria Terbungkus Karung Ditemukan di Bawah Tol Bocimi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:52 WIB

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

Bukan Cuma Mobil Mewah, Apartemen Vinna Ledy Anggraeni Ikut Disita KPK Terkait Kasus Suap!

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:48 WIB

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Dukung MotoGP Mandalika 2026, BRI Siapkan Strategi Khusus untuk Dongkrak UMKM Lokal

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:46 WIB

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Modus 'Pemilik Tanah Palsu' Terbongkar, Kades di Bogor Jadi Tersangka

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 21:42 WIB

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Cashback 10% Setiap Pembayaran BRIVA Melalui Superapp BRImo

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 21:39 WIB

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

Hari Statistik Nasional 2026, BPS Apresiasi Kontribusi PLN dalam Penguatan Kualitas Data

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:38 WIB

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

Macet 12 Km di Ketapang Berlarut-larut! Pemerintah Diminta Rombak Total Sistem Penyeberangan

News | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Video Remaja Acungkan Celurit di Underpass Joglo Viral, Polisi Amankan Dua Pelajar

Jawa Tengah | Selasa, 29 September 2026 | 21:35 WIB

×