Keir Starmer Tantang Boris Johnson Push Up 50 Kali Perkara Corona

Rendy Adrikni Sadikin, Rima Suliastini

Selasa, 30 Juni 2020 | 20:12 WIB
Keir Starmer Tantang Boris Johnson Push Up 50 Kali Perkara Corona
Boris Johnson push up. (youtube/nyoooz tv)

Suara.com - Ketua Partai Buruh, Keir Starmer menantang PM Boris Johnson untuk push up 50 kali karena sesumbar tentang kesehatannya pasca terinfeksi virus corona.

Menyadur Mirror pada Selasa (30/06/2020), Starmer menantang Boris setelah mendapat pertanyaan dari Piers Morgan di Times Radio tentang push up seperti yang dilakukan Boris pekan lalu saat menunjukkan kesehatannya.

"Aku bisa," jawabnya sambil tersenyum.

"Aku sedang berpikir di PMQ minggu ini tentang pertanyaan yang sama (untuk Boris) sampai 50 kali (push up)," lanjutnya sembari bergurau.

Minggu lalu, Boris Johnson menggelar sesi tanya jawab rutin dan mengangkat tema obesitas di Inggris. Ia mengatakan warga Inggris gemuk dan akan melakukan kebijakan untuk menangani hal ini.

Menurut Johnson, hanya warga Malta yang berat badannya ideal. Dia menyatakan masalah obesitas mengakibatkan banyak korban jiwa dan membuat tagihan di lembaga kesehatan NHS membengkak.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.(kolase foto AFP & instagram @borisjohnsonuk)
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.(kolase foto AFP & instagram @borisjohnsonuk)

Johnson juga menyangkal spekulasi bahwa dia masih kesulitan pulih dari dampak virus corona. Dia pun mengaku telah mulai menurunkan berat badan. Boris Johnson bahkan turun ke lantai dan melakukan push up di bawah meja.

Starmer rupanya menganggap aksi Boris sebagai bualan belaka dan membalasnya dengan tantangan di pekan berikutnya.

Upaya mengatasi obesitas di Inggris semakin menguat setelah muncul informasi bahwa orang gemuk lebih berisiko meninggal dunia dan sakit serius akibat Covid-19.

baca juga
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Sebelumnya, Boris Johnson juga mengungkapkan pentingnya jaga jarak untuk menghindari virus corona. "Saya katakan kepada orang-orang yang pergi dalam kelompok besar," ujarnya.

"Anda mungkin berpikir bahwa Anda kebal, bahwa Anda tidak akan menjadi penderita, tapi serangga yang Anda bawa dapat membunuh keluarga dan teman-teman Anda."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pada Tahap Terparah, Kekebalan Tubuh Masih Lawan Virus Corona!

Studi: Pada Tahap Terparah, Kekebalan Tubuh Masih Lawan Virus Corona!

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:23 WIB

Selain Merokok, Berbagi Korek Api Tingkatkan Risiko penularan Virus Corona

Selain Merokok, Berbagi Korek Api Tingkatkan Risiko penularan Virus Corona

Health | Selasa, 30 Juni 2020 | 15:13 WIB

Pandemi Virus Corona, Hotel-Hotel Mewah Ini Kedapatan Tak Ganti Seprai

Pandemi Virus Corona, Hotel-Hotel Mewah Ini Kedapatan Tak Ganti Seprai

News | Selasa, 30 Juni 2020 | 14:49 WIB

Terkini

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:20 WIB

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:15 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:55 WIB

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:30 WIB

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:22 WIB

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:27 WIB

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:20 WIB

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 08:10 WIB

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 23:24 WIB

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 22:39 WIB

×