Tak Peduli Bau, Warga Jakarta Nikmati Pemandangan Limbah Mirip Salju di BKT

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 01 Juli 2020 | 22:35 WIB
Tak Peduli Bau, Warga Jakarta Nikmati Pemandangan Limbah Mirip Salju di BKT
Warga Jakarta meluangkan waktu untuk bersantai di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur, Jakarta Timur, Rabu (1/7/2020). (ANTARA/Andi Firdaus

Suara.com - Sejumlah warga Jakarta tampak bersantai di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (1/7/2020) malam. Gumpalan busa serupa salju menjadi pemandangan unik bagi pendatang untuk sekadar melepas lelah usai bekerja.

"Jarang-jarang juga lihat pemandangan seperti salju begini. Sekadar foto-foto aja sih," ujar Rayyan (25) warga Duren Sawit, di Jakarta.

Karyawan salah satu perusahaan kredit kendaraan di Jakarta itu melepas lelah usai menyebar brosur produk kepada sejumlah pengunjung di BKT.

Kehadiran warga tampak difasilitasi sejumlah alas atau tikar di sekitar bantaran sungai oleh pedagang asongan.

"Memang biasanya saya bawa tikar untuk yang beli kopi di tempat saya," kata Kasno (40) pedagang kopi.

Meskipun limbah tersebut mengeluarkan aroma yang tidak sedap, namun sejumlah warga tampak menikmati suasana malam di bantaran sungai BKT.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Andono Warih menyatakan, gumpalan busa putih di permukaan air Sungai Banjir Kanal Timur (BKT), terjadi karena endapan detergen limbah rumah tangga yang terangkat turbulensi arus.

"Fenomena turbulensi aliran akibat ketinggian yang berbeda dari sisi yang berlawanan dan dipicu oleh penutupan Pintu Air Weir 1 Malaka Sari," katanya di Jakarta, Minggu (28/6).

Busa itu muncul di sekitar Pintu Air BKT WEIR - 1 Malaka Sari, Kelurahan Malaka Sari, Duren Sawit.

baca juga

Gumpalan busa itu menyerupai salju itu telah ditindaklanjuti jajaran Dinas LH DKI Jakarta sejak Sabtu (27/6).

Namun hingga Rabu malam busa tersebut terus bermunculan meskipun proses pembukaan pintu air telah dihentikan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Bau Mulut Bisa Jadi Tanda Kanker Mulut!

Awas, Bau Mulut Bisa Jadi Tanda Kanker Mulut!

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 20:00 WIB

Studi: Seseorang Tidur Lebih Baik Hanya dengan Mencium Bau Baju Pasangan

Studi: Seseorang Tidur Lebih Baik Hanya dengan Mencium Bau Baju Pasangan

Health | Rabu, 01 Juli 2020 | 15:17 WIB

Berburu Cacing Sutra di Banjir Kanal Timur

Berburu Cacing Sutra di Banjir Kanal Timur

Foto | Selasa, 30 Juni 2020 | 11:48 WIB

Disuruh Pilih Nikita Mirzani, Sule Pilih Perempuan yang Bau Badan

Disuruh Pilih Nikita Mirzani, Sule Pilih Perempuan yang Bau Badan

Jogja | Minggu, 28 Juni 2020 | 11:16 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×