Disindir soal Kadernya Jadi Eksportir Benih Lobster, Admin Gerindra Ngegas

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 07 Juli 2020 | 13:58 WIB
Disindir soal Kadernya Jadi Eksportir Benih Lobster, Admin Gerindra Ngegas
Benih lobster (dok istimewa)

Suara.com - Partai Gerindra menjadi bulan-bulanan warganet seusai terungkapnya sejumlah kader Partai Gerindra masuk dalam daftar eksportir benih lobster yang diizinkan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.

Admin media sosial Partai Gerindra memberikan jawaban 'ngegas' membela para kadernya.

Awalnya, eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melalui akun Twitter miliknya @susipudjiastuti mengunggah sebuah tautan berita media maisntream.

Dalam berita tersebut diungkap ada beberapa kader Gerindra masuk dalam list eksportir benih lobster.

Cuitan Susi tersebut langsung dibanjiri komentar oleh publik. Ada salah seorang warganet dengan akun @pentiltiga menyindir dmin Twitter resmi Partai Gerindra agar memberikan komentar.

"@Gerindra jangan munculnya di tweet-tweet jenaka doang bos, yang gini muncul lah ta*," kata warganet itu seperti dikutip Suara.com, Selasa (7/7/2020).

Tak lama berselang, admin Partai Gerindra memberikan respons. Ia meminta agar publik membaca berita tersebut dengan seksama.

"Kalau diberi tautan berita ya beritanya dibaca. Isinya jelas, koko. Tidak ada yang ditutup-tutupi," balas admin Partai Gerindra @Gerindra.

Warganet itu semakin kesal dengan jawaban admin Partai Gerindra. Si warganet menyebut kebijakan pembukaan kran ekspor benih lobster menjadi mainan bagi para kader Gerindra.

baca juga
Partai Gerindra 'ngegas' disindir kadernya jadi eksportir lobster (Twitter/gerindra)
Partai Gerindra 'ngegas' disindir kadernya jadi eksportir lobster (Twitter/gerindra)

"Hadeh kayak kita semua anak kecil gitu bang, kagak ngerti mainan politik lu pada. Tiba-tiba boleh ekspor lagi, tiba-tiba yang menang orang pemerintahannya juga. Orang-orang kayak bu Susi kalau ngiri jabatan memang bikin orang-orang rakus gerah pastinya, yang sabar ya bu @susipudjiastuti," tulis si warganet.

Admin Partai Gerindra tak terima dengan sindiran tersebut. Sang admin langsung memberikan jawaban 'ngegas', ia balik menyebut perusahaan yang berafiliasi dengan politik hanya sedikit dibandingkan dengan perusahaan non politisi.

"Dari 26 perusahaan yang ada di daftar, yang berafiliasi dengan politik atau politisi nggak sampai setengahnya. Kenapa yang non politik atau non politisi nggak dibahas juga sekalian?" jawab Partai Gerindra.

Perdebatan admin Partai Gerindra dengan warganet itu membuat Susi Pudjiastuti ikut angkat bicara. Ia meneruskan pertanyaan admin Partai Gerindra mengenai alasan perusahaan non politisi yang tak dibahas dalam laporan investigasi Majalah Tempo.

"Tempo Yth. @tempodotco @temponewsroom Gerindra menanyakan kenapa hanya yang berafiliasi dengan Gerindra saja yang dibahas, kenapa afiliasi lainnya tidak, mohon dibahas juga," ungkap Susi.

Untuk diketahui, dalam laporan Majalah Tempo tercatat, ada nama Ahmad Bahtiar Sebayang yang merupakan komisaris utama PT Royal Samudera Nusantara.

Bahtiar juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Tunas Indonesia Raya, underbouw Parta Gerindra.

Selain itu, adik Menteri Pertahanan dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto, Hashim Sujono Djojohadikusumo, juga terlibat lantaran menjabat sebagai Komisaris PT Bima Sakti Mutiara yang merupakan satu di antara perusahaan pengekspor benur atau benih lobster tersebut.

Tak hanya itu, putri Hashim yaitu Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang merupakan Direktur Utama PT Arsari Pratama juga masuk dalam daftar pengekspor lobster.

Selanjutnya, PT Agro Industri Nusantara (Agrinas) juga tercatat sebagai perusahaan eksportir lobster yang diizinkan KKP.

Dalam struktur organisasi perusahaan tersebut, ada nama calon legislatif Partai Gerindra pada Pemilu 2019 lalu, Rauf Purnama, yang menjabat sebagai Direktur Utamanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kader Gerindra Masuk List Eksportir, Logo Partai Diubah Jadi Kepala Lobster

Kader Gerindra Masuk List Eksportir, Logo Partai Diubah Jadi Kepala Lobster

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 11:54 WIB

Disindir soal Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Justru Tepuk Tangan

Disindir soal Ekspor Benih Lobster, Susi Pudjiastuti Justru Tepuk Tangan

News | Senin, 06 Juli 2020 | 19:16 WIB

Fahri Hamzah Pamer Tambak Udang, Fadli Zon: Calon Konglomerat

Fahri Hamzah Pamer Tambak Udang, Fadli Zon: Calon Konglomerat

News | Senin, 06 Juli 2020 | 12:10 WIB

Terkini

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:42 WIB

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:38 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:26 WIB

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:21 WIB

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:08 WIB

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:59 WIB

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:58 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 18:51 WIB