5 Negara dengan Risiko Gempa Terendah, Maaf Indonesia Enggak Masuk

Dany Garjito, Hani

Selasa, 07 Juli 2020 | 15:40 WIB
5 Negara dengan Risiko Gempa Terendah, Maaf Indonesia Enggak Masuk
Ilustrasi liburan. [Shutterstock]

Suara.com - Gempa berkekuatan 5,0 SR baru saja mengguncang Banten pukul 12.17 WIB, Selasa (7/7). Terletak di cincin api pasifik, Indonesia memang jadi negara yang sering mengalami gempa dan letusan gunung berapi aktif.

Tak hanya itu, Indonesia juga terletak di pertemuan tiga lempeng bumi sekaligus. Lempeng tersebut ialah lempeng Pasifik, lempeng Eurasia, dan lempeng Indo-Australia. Saat lempeng bumi bergeser, gempa bumi bisa terjadi. Namun ketika lempeng bertabrakan, tsunami yang akan terjadi. Seperti yang terjadi di Aceh 16 tahun silam.

Meskipun banyak negara yang memiliki risiko tinggi terhadap gempa bumi dan tidak ada tempat yang aman dari gempa bumi, 5 negara ini justru punya risiko yang rendah dari gempa. Berikut Suara.com rangkum lima negara dengan risiko gempa terendah, melansir dari worldatlas.com!

1. Qatar

Negara Qatar. [Pixabay]
Negara Qatar. [Pixabay]

Dataran yang terdiri dari gurun pasir ini disebut sebagai negara dengan risiko gempa paling rendah. Ternyata tak hanya gempa, tapi juga bencana alam lainnya.

Negara yang hanya sebesar 160 km dan lebih kecil dari negara bagian Connecticut di Amerika Serikat ini jauh dari garis patahan utama dan juga gunung berapi, sehingga aman dari aktivitas seismik.

2. Malta

Malta terletak di tengah-tengah Laut Tengah dan terdiri dari lima pulau, tiga di antaranya berpenghuni, yaitu Malta, Gozo dan Comino.

Pulau Malta terletak di bagian teraman dari lempeng Afrika. Dalam 500 tahun terakhir, Malta baru mengalami sedikitnya tujuh gempa. Kerusakan dan korban yang terhitung sedikit juga menjadikan Malta sebagai negara yang memiliki risiko gempa rendah.

baca juga

3. Arab Saudi

Sejumlah orang melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 H di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi ditengah pandemi Covid-19, Minggu (24/5/2020). [AFP/
Sejumlah orang melaksanakan Salat Idul Fitri 1441 H di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi ditengah pandemi Covid-19, Minggu (24/5/2020). [AFP/

Berdekatan dengan Qatar, Arab Saudi juga memiliki risiko gempa rendah. Hal ini dikarenakan geografisnya yang mirip dengan Qatar. 

Dalam 10 tahun terakhir, tidak ada gempa bumi besar ataupun tanah longsor terjadi di Arab Saudi.

4. Barbados

Barbados adalah sebuah negara kepulauan yang terletak di perbatasan Laut Karibia dan Samudra Atlantik. Merangkum satu dari gugusan pulau-pulau Antilles Kecil, Barbados terletak di bagian timur gugusan tersebut.

Gempa dan tanah longsor memang terjadi di Barbados, tetapi bisa dibilang tidak sering dan tidak dianggap berbahaya dibanding Pulau Leeward.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa Tengah Diguncang Ratusan Gempa Bumi

Jawa Tengah Diguncang Ratusan Gempa Bumi

Jawa Tengah | Selasa, 07 Juli 2020 | 14:57 WIB

Gempa Rangkasbitung Dirasakan Kuat di Jakarta karena Tanah Lembek

Gempa Rangkasbitung Dirasakan Kuat di Jakarta karena Tanah Lembek

Banten | Selasa, 07 Juli 2020 | 14:28 WIB

Terungkap! Penyebab Gempa Rangkasbitung karena Thrust Fault, Apa Itu?

Terungkap! Penyebab Gempa Rangkasbitung karena Thrust Fault, Apa Itu?

Banten | Selasa, 07 Juli 2020 | 14:12 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×