Cintanya Ditolak, Seorang Pria Tembak Gadis dan Ayahnya

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Rabu, 08 Juli 2020 | 18:18 WIB
Cintanya Ditolak, Seorang Pria Tembak Gadis dan Ayahnya
Ilustrasi seorang perempuan memegang pistol. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang gadis dan ayahnya di India meninggal dunia akibat ditembak seorang laki-laki yang ditolak cintanya hanya dua hari sebelum acara pernikahan berlangsung.

Menyadur Gulf News, Rabu (8/7/2020) gadis bernama Anchal (19) berasal dari Dalit, kota Meerut, Uttar Pradesh ditembak oleh seorang laki-laki karena ditolak cintanya hanya dua hari sebelum hari pernikahan.

Tersangka yang diketahui bernama Saagar Thakur, ingin menikahi Anchal, tetapi dia menolaknya. Penolakan tersebut memicu kemarahan Thakur yang langsung menembak gadis tersebut beserta ayahnya.

Dilaporkan, pelaku datang di rumah korban pada 27 Juni, ketika perayaan pra-pernikahan berlangsung. Saudara laki-laki gadis itu juga menderita luka tembak.

"Terdakwa Saagar dan kaki tangannya sampai di rumah korban sekitar tengah malam dan mulai menembaki anggota keluarga korban tanpa pandang bulu. Anchal dan dua anggota keluarga lainnya langsung dibunuh sementara yang lain lari mencari perlindungan." jelas inspektur Polisi kota Meerut, Akhilesh Narayan Singh

Anchal meninggal di tempat kejadian sedangkan ayahnya meninggal di rumah sakit setelah menjalani perawatan bersama anggota keluarga lain yang terkena tembakan.

"Saagar ingin menikahi Anchal, tetapi dia menolaknya. Pada 27 Juni malam, Saagar, dan kelima temannya datang ke rumah kami dengan sepeda motor dan mulai menekan kami untuk menikah Ancal dengannya. Kemudian, mereka melepaskan tembakan." ungkap Aman, kakak korban.

Polisi telah mengajukan tuntutan berdasarkan pasal 302 (pembunuhan) 120B (konspirasi kriminal) dari KUHP India. Lima orang termasuk Saagar, ibunya, dan tiga tertuduh lainnya masuk dalam tuntutan tersebut.

Pihak berwajib mengatakan Saagar masih buron, sementara dua rekannya sudah ditangkap.

baca juga

"Kami telah menangkap dua terdakwa Neeraj dan Prince. Upaya-upaya sedang dilakukan untuk menangkap terdakwa lainnya," jelas seorang pejabat kepolisian dikutip dari Times of India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar

Tak Bisa Belikan HP untuk Putrinya Kelas Online, Ayah Bunuh Diri di Kamar

News | Rabu, 08 Juli 2020 | 15:01 WIB

Tiga Bulan Lockdown, Makam Humayun di India Kembali Dibuka

Tiga Bulan Lockdown, Makam Humayun di India Kembali Dibuka

Video | Rabu, 08 Juli 2020 | 09:00 WIB

Seorang Ibu di India Melahirkan Bayinya saat Mengantre Tes Covid-19

Seorang Ibu di India Melahirkan Bayinya saat Mengantre Tes Covid-19

News | Selasa, 07 Juli 2020 | 18:06 WIB

Terkini

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

Gelombang Panas Ekstrem Serang New York, Samai Rekor Suhu Terpanas 60 Tahun Silam

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 05:30 WIB

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

Kelakuan Keluarga George Soros Borong Tanah di New York Picu Amarah Warga: Mereka Rakus!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:28 WIB

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

Gelombang Panas di Eropa Tewaskan 1300 Orang, Pejabat Prancis Salahkan Warga AS dan Pengguna AC

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 03:05 WIB

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

Terjebak di Bawah Bangunan Runtuh Gempa Venezuela, Pria Ini 8 Hari Melawan Maut

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 02:30 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

Pilot Tabrak Gedung Tertinggi Beijing Diduga Bunuh Diri, Tinggalkan Catatan Harian Mengejutkan

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

Kualitas Udara di TPA Jatiwaringin Capai Level Berbahaya, 64 Warga Dievakuasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:07 WIB

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

KPK Perluas Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Silmy Karim, Kini Bidik Imigrasi Depok

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:34 WIB

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

Satu Polisi Gugur dan 2 Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba di Kalteng

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 21:02 WIB

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

Flyover Latumenten Capai 55,2 Persen, Ditargetkan Pangkas Kemacetan hingga 40 Persen

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:45 WIB

×