Stasiun TVRI Surabaya Lockdown Hingga Geger Warga Positif Corona Keliaran

Chandra Iswinarno

Selasa, 14 Juli 2020 | 07:15 WIB
Stasiun TVRI Surabaya Lockdown Hingga Geger Warga Positif Corona Keliaran
Kantor TVRI Jatim di Surabaya tampak depan. (Foto: Google Maps)

Suara.com - Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Timur menghentikan operasionalnya selama 15 hari, terhitung sejak Senin (13/7/2020) hingga Senin (27/7/2020). Kebijakan tersebut diputuskan setelah dua karyawannya meninggal dunia berturut-turut dan dimakamkan secara protokol Covid-19.

Sebelum Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Timur memutuskan penghentian operasional, Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Surabaya sudah lebih dulu memberlakukan lockdown sejak 27 Juni 2020. Langkah tersebut dilakukan setelah 54 karyawannya positif Covid-19 usai melakukan Swab pada akhir Juni lalu.

Suara.com merangkum dua berita mengenai wabah Covid-19 yang menunjukan adanya cluster baru di wilayah Pulau Jawa dan sekitarnya pada Senin (13/7/2020).

1. TVRI Jatim Lockdown, Usai 2 Karyawan Meninggal dan 6 Lainnya Reaktif Corona

Kantor TVRI Jatim di Surabaya tampak depan. (Foto: Google Maps)
Kantor TVRI Jatim di Surabaya tampak depan. (Foto: Google Maps)

Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Timur menghentikan operasionalnya selama 15 hari, terhitung sejak Senin (13/7/2020) hingga Senin (27/7/2020). Kebijakan tersebut diputuskan setelah dua karyawannya meninggal dunia berturut-turut dan dimakamkan secara protokol Covid-19.

Kepala Stasiun TVRI Jawa Timur, Akbar Sahidi saat dikonfirmasi Suara.com membenarkan adanya kebijakan tersebut. Dua karyawan yang meninggal adalah seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Baca selengkapnya

2. 2 Kru TVRI Jatim Meninggal Positif Corona, 6 Reaktif saat Rapid Test

Kantor TVRI Jatim di Surabaya tampak depan. (Foto: Google Maps)
Kantor TVRI Jatim di Surabaya tampak depan. (Foto: Google Maps)

Dua karyawan Televisi Republik Indonesia Jawa Timur di Surabaya, meninggal dunia akibat covid-19, baru-baru ini. Kekinian, ratusan karyawan TVRI Jatim melakukan rapid test.

baca juga

Dari 180 karyawan yang menjalani rapid test, enam di antaranya dinyatakan reaktif. Enam orang tersebut kemudian melakukan tes swab.

Baca selengkapnya

3. 54 Karyawannya Positif Corona, RRI Surabaya Hentikan Siaran

[Unsplash/Markus Spiske]
[Unsplash/Markus Spiske]

Sebelum Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) Jawa Timur memutuskan penghentian operasional, Kantor Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Surabaya sudah lebih dulu memberlakukan lockdown.

Langkah tersebut dilakukan setelah 54 karyawannya positif Covid-19 usai melakukan Swab pada akhir Juni lalu.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

54 Karyawannya Positif Corona, RRI Surabaya Hentikan Siaran

54 Karyawannya Positif Corona, RRI Surabaya Hentikan Siaran

Jatim | Senin, 13 Juli 2020 | 21:58 WIB

TVRI Jatim Lockdown, Usai 2 Karyawan Meninggal dan 6 Lainnya Reaktif Corona

TVRI Jatim Lockdown, Usai 2 Karyawan Meninggal dan 6 Lainnya Reaktif Corona

Jatim | Senin, 13 Juli 2020 | 19:17 WIB

2 Kru TVRI Jatim Meninggal Positif Corona, 6 Reaktif saat Rapid Test

2 Kru TVRI Jatim Meninggal Positif Corona, 6 Reaktif saat Rapid Test

Jatim | Senin, 13 Juli 2020 | 18:51 WIB

Terkini

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Buka Suara Soal Pemeriksaan KPK, Wabup Bogor Jaro Ade: Kita Harus Taat Hukum

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:05 WIB

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Dihadiri Para Menteri dan Ketua MPR, EIGER Nature Resmi Diluncurkan di Kabupaten Bogor

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:10 WIB

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

×