Bappenas Beberkan Kelompok Anak-anak yang Rentan Covid-19

Dwi Bowo Raharjo, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 14 Juli 2020 | 21:43 WIB
Bappenas Beberkan Kelompok Anak-anak yang Rentan Covid-19
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Bappenas Subandi Sardiono mengungkapkan kelompok anak-anak yang rentan tepapar Covid-19. Berdasarkan data yang diperoleh Bappenas, 5.777 anak terpapar virus corona Covid-19.

Subandi menuturkan berdasarkan data, baru sebanyak 58 persen berusia 12 bulan sampai 23 bulan mendapatkan imunisasi lengkap. Sehingga kata dia, masih 42 persen yang belum mendapatkan vaksin.

"Yang menunjukkan kerentanan terhadap anak misalnya sekarang ini anak kita yang usia 12 sampai 23 bulan itu baru 58 persen yang mendapatkan imunisasi lengkap. Berati sisanya ada 42 persen anak-anak yang dapatkan imunisasi," ujar Subandi dalam diskusi Analisis dan Rekomendasi Tindakan Untuk Kelompok Rentan di Masa Pandemi Covid-19 melalui virtual, Selasa (14/7/2020).

Karenanya kata dia, kelompok anak-anak yang belum mendapatkan vaksin juga menjadi kelompok yang rentan terhadap Covid-19.

"Ini menjadi anak-anak yang rentan terhadap penyakit dan apalagi sekarang dengan adanya Covid ini," ucap dia.

Kemudian kelompok anak-anak yang rentan Covid-19 yakni kelompok penderita tuberclosis dan pneumonia. Bahkan, ada 50 persen anak-anak penderita tuberclosis.

"Jadi kalau anak ini terkena Covid makin rentan dia. Jadi ini yang betul harus kita protect," ucap dia.

Tak hanya itu, kelompok anak-anak yang rentan Covid-19 yang juga harus menjadi perhatian yakni kelompok anak yang hidup dalam kemiskinan. Sebanyak 11,7 persen anak yang hidup dalam kemiskinan.

"Tentunya ini berdampak pada kesehatan pada pendidikan dan anak-anak dari keluarga miskin ini tentunya sanitasi dan air bersihnya tidak tersedia dengan baik dan ini tentunya menambah kerentanan anak-anak kita," tutur Subandi.

baca juga

Selanjutnya kelompok anak -anak yang harus diperhatikan yakni penyandang disabilitas.

"Penyandang disabilitas pada anak usia 0 - 17 tahun ini juga ada 0,68 persen. Jadi ini yang harus diperhatikan," ucap dia

Selain itu, Subandi menyebut kelompok anak-anak yang berhadapan dengan hukum juga harus mendapatkan perhatian agar tidak terpapar Covid-19.

"Walaupun ada berapa nilai 940 anak-anak yang sudah diberikan asimilasi di rumah kemudian juga anak yang dapatkan integrasi ada 52 anak tapi anak-anak yang masih di lapas ini bisa menjadi perhatian lebih dari kita," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 275 Pasien, Positif Corona di Jakarta Capai Orang 14.914 Orang

Tambah 275 Pasien, Positif Corona di Jakarta Capai Orang 14.914 Orang

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 21:16 WIB

Bappenas Sebut 5.777 Anak di Indonesia Terpapar Covid-19

Bappenas Sebut 5.777 Anak di Indonesia Terpapar Covid-19

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 20:55 WIB

Kompetisi Ketat, Bos KTM Sebut Juara MotoGP Musim Ini Bakal "Teruji"

Kompetisi Ketat, Bos KTM Sebut Juara MotoGP Musim Ini Bakal "Teruji"

Sport | Selasa, 14 Juli 2020 | 20:51 WIB

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Asia

Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Kasus Covid-19 Tertinggi di Asia

News | Selasa, 14 Juli 2020 | 20:50 WIB

Tak Kunjung Sembuh, Remaja Ini Tes Swab 19 Kali Hingga Negatif Covid-19

Tak Kunjung Sembuh, Remaja Ini Tes Swab 19 Kali Hingga Negatif Covid-19

Health | Selasa, 14 Juli 2020 | 20:45 WIB

Terkini

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:14 WIB

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

6 Pasangan Shio Pebisnis yang Paling Cepat Melipatgandakan Modal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Sinopsis The Vvaan, Film Terbaru Tamannaah Bhatia dan Sidharth Malhotra

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:10 WIB

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

5 Cara Mengatasi Kulit Wajah Makin Berminyak di Siang Hari Setelah Pakai Moisturizer

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 10:09 WIB

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Pasar Kripto Semringah Pada Agustus 2026, Transaksi Melonjak 16%

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:07 WIB

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Profil Abe Hoed, Anak Melly Goeslaw yang Resmi Lamar Putri Bambang Soesatyo

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 09:58 WIB

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

BYD Makin Perkasa: Ekspansi Raksasa Otomotif Tiongkok Kini Rambah Kereta Listrik Industri

Otomotif | Minggu, 27 September 2026 | 09:56 WIB

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Bosan Makan Nasi? Intip 3 Cara Pengolahan Sorgum sebagai Alternatif Karbo

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 09:50 WIB

×