Massa Tolak Omnibus Law Memanas, Koordinator: Tahan Sabar!

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 16 Juli 2020 | 17:38 WIB
Massa Tolak Omnibus Law Memanas, Koordinator: Tahan Sabar!
Aksi yang dilakukan buruh, mahasiswa dan petani tolak pembahasan Omnibus Law di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, menjelang sore hari makin memanas. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Aksi yang dilakukan buruh, mahasiswa dan petani tolak pembahasan Omnibus Law di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, menjelang sore hari makin memanas. Massa mencoba menerobos pembatas dan mencoba mendekat masuk ke gerbang utama DPR RI.

Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, sejumlah massa tampak mendekat ke pembatas kawat berduri yang dipasang oleh aparat kepolisian. Tak hanya mendekat, sejumlah massa terlihat melempari personel kepolisian dengan botol air mineral yang memang berjaga dibalik pembatas.

Namun, salah satu orator dari atas mobil komando memberikan arahan agar para massa bersabar dan memberikan waktu sebentar lantaran sejumlah perwakilan sedang melakukan audiensi dengan anggota DPR di dalam.

"Mohon kawan-kawan jangan lempar-lemparan dulu. Hati-hati, saya bukan provokasi tapi mohon sabar sebentar kita beri waktu 10 menit kawan-kawan kita di dalam. Tunggu mereka keluar kita dengar hasilnya apa baru pikirkan langkah selanjutnya," kata salah satu orator dari atas mobil komando.

Sementara itu, para personel kepolisian lengkap dengan tameng mulai disiagakan di depan gerbang utama Gedung DPR RI. Terlihat juga mobil water canon polisi juga mulai disiagakan.

Hingga berita ini ditulis perwakilan massa pendemo belum keluar menyampaikan hasil dari audiensinya bersama dengan anggota DPR. Dari atas mobil orasi-orasi masih terus dikumandangkan.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah 20 orang perwakilan dari buruh, mahasiswa dan petani yang menggelar aksi unjuk rasa menutut pembatalan pembahasan RUU Omnibus Law diterima masuk ke Gedung DPR RI untuk bertemu para anggota dewan.

Awalnya aparat kepolisian melalui Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto melakukan negosiasi dengan perwakilan massa yang menuntut pembatalan pembahasan Omnibus Law.

"Mohon tertib dulu kawan-kawan, kami akan fasilitasi kawan-kawan untuk masuk ke gedung DPR," kata Heru melalui pengeras suara.

baca juga

Kemudian Heru menanyakan berapa orang perwakilan yang aman masuk, kemudian massa pendemo menginginkan 20 orang dari perwakilan buruh, mahasiswa dan petani untuk masuk bertemu anggota DPR khususnya bagian Baleg DPR RI.

"Ada berapa? 15 ya, oke 20 saja yang sudah dipersiapkan masuk ke dalam," ujar Heru lagi.

20 orang yang diizinkan tersebut pun kemudian masuk melalui pembatas yang dibuka oleh aparat kepolisian.

Adapun salah satu orator dalam mobil komando mengatakan, pihaknya meminta pertemuan tak berlangsung alot. Ia menginginkan agar Omnibus Law berhenti dibahas dan diteruskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demo Rusuh Penolak RUU Omnibus Law, Fly Over Makassar Dicoret Kalimat Kotor

Demo Rusuh Penolak RUU Omnibus Law, Fly Over Makassar Dicoret Kalimat Kotor

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 17:20 WIB

Pendemo Tolak RUU HIP di Gedung DPR Sudah Bubar

Pendemo Tolak RUU HIP di Gedung DPR Sudah Bubar

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:53 WIB

Aksi Corat-Coret Kawanan ABG saat Ikut Demo: Omnibusuk Law, DPR Mencret

Aksi Corat-Coret Kawanan ABG saat Ikut Demo: Omnibusuk Law, DPR Mencret

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:48 WIB

Demo Penolakan Omnibus Law di Makassar Berakhir Rusuh

Demo Penolakan Omnibus Law di Makassar Berakhir Rusuh

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:15 WIB

20 Pendemo Tolak Omnibus Law Masuk ke Gedung DPR, Polisi: Mohon Tertib

20 Pendemo Tolak Omnibus Law Masuk ke Gedung DPR, Polisi: Mohon Tertib

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 16:08 WIB

Serukan Tolak Omnibus Law, Puluhan Mahasiswa Sempat Masuk ke Jalan Tol

Serukan Tolak Omnibus Law, Puluhan Mahasiswa Sempat Masuk ke Jalan Tol

News | Kamis, 16 Juli 2020 | 15:49 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×