2 RT Klaster Corona, Lurah Novi: Tak Semua Warga Terpapar karena Tahlilan

Agung Sandy Lesmana, Bagaskara Isdiansyah

Kamis, 23 Juli 2020 | 15:57 WIB
2 RT Klaster Corona, Lurah Novi: Tak Semua Warga Terpapar karena Tahlilan
Lurah Wijaya Kusuma Novi Indira Sari bersama jajaran di lingkungan warga terdampak COVID-19 di RW 05 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (22/7/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

Suara.com - Lurah Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Novi Indria Sari mengatakan, 29 warga yang dinyatakan positif Covid-19 di wilayahnya tidak semuanya terpapar akibat ikut melaksanakan acara tahlilan.

Menurutnya, sebagian dari puluhan warga positif Corona itu kemungkinan terpapar dari luar wilayahnya.

"29 orang yang dinyatakan positif ini tidak semuanya hadir di tahlilan," kata Novi saat dihubungi Suara.com, Kamis (23/7/2020).

Menurut Novi, kemungkinan sebagian dari 29 orang tersebut terpapar Covid-19 dari luar klaster acara tahlilan di RT 02, RW 05.

"Jadi kemungkinan mereka juga terkena atau terpapar di luar. Karena memang ada beberapa itu pedagang kaki lima gitu," ungkapnya.

Lebih lanjut, 29 orang yang dinyatakan positif 19 orang dirujuk ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, 1 orang di RSUD Cengkareng, 1 orang di RS Pelni dan 8 orang sisanya jalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Wilayah di RW 05 Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, tepatnya di RT 01 dan RT 02 menjadi klaster baru Corona dipicu acara tahlilan yang banyak dihadiri warga.

Lurah Novi sebelumnya mengatakan mencuatnya kasus ini berawal ada salah satu anggota keluara penyelenggara tahlilan mengalami sesak nafas, kemudian pingsan, dan dilarikan ke Puskesmas Grogol Petamburan.

"Karena ada keluhan sesak napas, maka dilakukan swab test (tes usap) gitu, ternyata hasilnya terpapar COVID-19," ujar Novi seperti dilaporkan Antara, Rabu (22/7/2020).

baca juga

Puskesmas Grogol Petamburan kemudian menelusuri warga yang pernah kontak dengan pasien positif COVID-19, selanjutnya diselenggarakan tes usap massal di wilayah RT 01 dan RT 02 pada Jumat (17/7).

Tes usap massal tersebut diikuti 94 warga. Pada Senin (20/7), hasilnya sebanyak 29 warga dinyatakan terdeteksi positif COVID-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Sensasi Biksu: Pencucian Uang, Skandal Seks Hingga Sembunyikan 'Harta' Ratusan Miliar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 14:00 WIB

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Keseruan Cheng Lei Pertama Kali ke Jakarta, Main Bola Bekel hingga Cicipi Kuliner Lokal

Entertainment | Minggu, 13 September 2026 | 13:56 WIB

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru

Riau | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Disebut "Jamet" hingga Difatwa Haram, Mengapa Sound Horeg Tetap Digemari?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Habis Rp100 Ribuan, Puas Gak Ya Makan Kimchi Karubi Nikudon di Kimukatsu? Ini Pengalaman Aslinya!

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 13:50 WIB

×