Ngaku Bisa Sembuhkan Virus Corona, Dukun Gadungan Diciduk Polisi

Dany Garjito, Rima Suliastini

Minggu, 26 Juli 2020 | 15:07 WIB
Ngaku Bisa Sembuhkan Virus Corona, Dukun Gadungan Diciduk Polisi
Ilustrasi pasien, perempuan sedang sakit. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria yang mengaku bisa sembuhkan virus corona dengan kekuatan Ilahi alias dukun gadungan ditangkap polisi. Menyadur Gulf News pada Minggu (26/07/2020), ia menipu hingga setara Rp 2 juta.

Pria bernama Mohammed Ismail ini mengaku sebagai Godman atau sosok yang disegani di kalangan spritual. Belakanan, aksinya semakin meresahkan karena mengaku bisa menyembuhkan gejala virus corona.

Bukannya dihormati sebagai seorang Godman, pria ini malah dicap sebagai dukun gadungan. Ia ditangkap pada hari Sabtu setelah mengambil uang 12 ribu rupee atau setara dengan Rp 2,3 juta dari korbannya.

Mohammed menipu korbannya dengan iming-iming menyembuhkan gejala virus corona seperti demam, sakit perut hingga gejala klasik lainnya.

Menurut keterangan polisi setempat, ia sudah menipu sekitar 70 orang dengan tarif jutaan.

Ribuan orang di India memilih pulang kampung di tengah pandemi virus corona. [AFP]
Suasana India di masa pandemi virus corona. [AFP]

"Terdakwa telah mengumpulkan orang-orang dan mengklaim dapat menyembuhkan demam, perut, dan masalah kesehatan lainnya. Dia telah menipu lebih dari 70 orang hingga sekarang," kata polisi.

Sosok Godman adalah orang yang disegani di India. Sebagai informasi, Godman adalah sebutan untuk guru kharismatik dan kerap dipuja bagai dewa. Beberapa Godman diketahui memiliki aliran yang menyesatkan.

Kadang, Godman mengklaim dirinya sebagai paranormal karena punya kekuatan untuk menyembuhkan penyakit atau bahkan melihat masa depan.

Salah satu Godman yang terkenal asal India adalah Sathya Sai Baba yang memiliki banyak pengikut di luar India.

baca juga

Sementara itu, India kini sedang berjuang melawan pandemi virus corona. Menyadur Worldometer, India melaporkan 48.472 kasus baru dengan angka totalnya mencapai 1.385.494 orang.

Para polisi dan militer India berjaga di perbatasan Kota New Delhi di tengah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)
Para polisi dan militer India berjaga di perbatasan Kota New Delhi di tengah kebijakan lockdown akibat wabah virus corona. (Foto: AFP)

Angka kematian akibat virus corona di India kini menembus 30.657 jiwa dan berada di urutan keenam dunia. Sebelumnya, India ada diposisi tujuh tapi kini angkanya bertambah hingga menyalip Perancis.

Ketika India berjuang untuk melawan pandemi, beberapa warganya mencoba pendekatan dengan jalur spiritual dengan menyembah Dewi Corona dan membuat kuil khusus untuk melakukan pemujaan.

Menyadur Oddity Central pada Kamis (23/07/2020), kegiatan ini sudah mereka lakukan sejak bulan Juni dengan sosok Dewi Corona atau Corona Mai ditempatkan dalam sebuah kuil kecil di tepi kolam.

Mereka biasanya melakukan pujian dengan menyanyikan lagu-lagu dan mantra, membakar dupa dan membawa persembahan seperti buah-buahan, sayuran, ghee, dan jaggery.

"Kami berharap Dewi Corona memastikan bahwa virus meninggalkan kita selamanya. Persembahan dan nyanyian kami akan memberi kita kelonggaran dari virus," kata seorang warga berusia 23 tahun kepada media The Hindu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hong Kong dan Xinjiang Waspadai Kenaikan Kasus Virus Corona Covid-19

Hong Kong dan Xinjiang Waspadai Kenaikan Kasus Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 13:38 WIB

Ahli Sebut Semprotan Disinfektan Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19

Ahli Sebut Semprotan Disinfektan Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19

Health | Minggu, 26 Juli 2020 | 12:39 WIB

Virus Corona Pertama di Korea Utara, Kim Jong Un Lockdown Kota Perbatasan

Virus Corona Pertama di Korea Utara, Kim Jong Un Lockdown Kota Perbatasan

News | Minggu, 26 Juli 2020 | 10:43 WIB

Terkini

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:25 WIB

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League

Jawa Tengah | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 22:25 WIB

×