Ahli Sebut Semprotan Disinfektan Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 26 Juli 2020 | 12:39 WIB
Ahli Sebut Semprotan Disinfektan Lebih Efektif Lawan Virus Corona Covid-19
Cairan disinfektan untuk melindungi diri dari virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 15 juta orang di dunia. Semua orang pun disarankan untuk menjalani protokol kesehatan, seperti memakai masker dan jaga jarak untuk melindungi diri dari virus.

Di China dan Jepang sendiri, orang-orang terlihat berjalan membawa semprotan asam hipoklorit (HOCI). Para ilmuwan mengatakan semprotan disinfektan 100 kali lebih efektif daripada pemutih untuk membunuh kuman dan virus.

Semprotan disinfektan itu tidak beracun, murah dan aman bagi manusia. Tapi, para ahli mendesak orang-orang mulai menggunakan semprotan HOCI untuk memerangi pandemi virus corona Covid-19.

Dr Darren Reynolds, profesor di bidang Kesehatan dan Lingkungan di Universitas Inggris Barat di Bristol berpendapat bahwa semprotan disinfektan itu mestinya digunakan sejak awal pandemi virus corona. Tapi, ia mengatakan sekarang pun masih belum terlambat.

"Kita seharusnya menggunakan semprotan HOCI untuk melawan virus corona sejak awal. Karena itu akan membuat perbedaan besar, tapi masih belum terlambat," kata Dr Darren dikutip dari Express.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

Sehingga orang yang hendak menonton teater atau film bisa menyemprotkan HOCI ini di sepanjang jalan yang dilaluinya untuk membunuh virus corona Covid-19.

Menurut MailOnline, HOCI bagaikan semprotan yang terbaik untuk dari semua jenis antivirus dan agen antibakteri. Semprotan ini telah digunakan di Korea Selatan di awal Maret 2020 untuk melawan virus corona Covid-19.

Korea Selatan salah stau negara dengan angka kasus virus corona Covid-19 terendah, yakni hanya 14.092 orang yang terinfeksi dan 298 orang meninggal dunia.

Pembuatan semprotan HOCI ini bisa dibuat dengan melarutkan sodium dichloroisocyanrate dalam air. Perusahaan bernama Trimite telah mendistribusikan sanitasi fogging tunnel di Inggris dengan nama ShieldMe.

baca juga

"Potensi fogging dengan asam hipoklorida dalam jumlah besar," kata David Roberts, ketua Trimite.

Kini, NHS sedang melakukan pengujian terhadap semprotan HOCI secara rutin. Jika terlihat tanda-tanda adanya gelombang kedua virus corona, maka semprotan HOCI akan digunakan terutama bagi orang yang berada di garda terdepan melawan pandemi.

Inggris sendiri termasuk negara dengan kasus virus corona Covid-19 tertinggi, yakni melampaui 45 ribu orang. Tapi, beberapa bioskop, restoran, toko dan tempat gym sudah mulai dibuka dan beroperasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Per 24 Juli Ada 1.761 Kasus Baru, Pasien Corona RI Kini Tembus 95.418 Orang

Per 24 Juli Ada 1.761 Kasus Baru, Pasien Corona RI Kini Tembus 95.418 Orang

News | Jum'at, 24 Juli 2020 | 16:36 WIB

Ibu Tidak Menularkan Virus Corona ke Bayi Baru Lahir, Ini Syaratnya

Ibu Tidak Menularkan Virus Corona ke Bayi Baru Lahir, Ini Syaratnya

Health | Jum'at, 24 Juli 2020 | 17:00 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Gangguan Telinga, Peneliti Temukan Buktinya

Virus Corona Covid-19 Bisa Picu Gangguan Telinga, Peneliti Temukan Buktinya

Health | Jum'at, 24 Juli 2020 | 15:19 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×