Gibran Cawalkot Solo, Gus Sahal: Citra Jokowi Sebagai Negarawan Luntur

Reza Gunadha, Chyntia Sami Bhayangkara

Minggu, 26 Juli 2020 | 21:04 WIB
Gibran Cawalkot Solo, Gus Sahal: Citra Jokowi Sebagai Negarawan Luntur
Jokowi (Sekertariat Presiden)

Suara.com - Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Indonesia Amerika Serikat Akhmad Sahal atau disapa Gus Sahal menyayangkan pencalonan anak sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, di Pilkada Kota Solo. Ia menilai citra Jokowi sebagai negarawan luntur usai pencalonan Gibran.

Kritik tersebut disampaikan Gus Sahal melalui channel YouTube Cokro TV bertajuk 'Gibran dan Lunturnya Citra Jokowi'. Menurutnya, pencalonan Gibran menjadi Wali Kota Solo menunjukkan Jokowi sama seperti politisi lainnya yang memikirkan diri sendiri dan keluarga.

"Citra atau harapan agar jokowi bukan hanya tampil sebagai poltisi melainkan juga negarawan menjadi luntur," kata Gus Sahal seperti dikutiup Suara.com, Sabtu (25/7/2020).

Gus Sahal menjelaskan perbedaan antara politisi biasa dengan negarawan. Politisi biasa hanya memikirkan masa depan diri sendiri dan keluarga, sementara negarawan memikirkan masa depan generasi berikutnya. Kini, Jokowi hanya seorang politisi biasa.

Padahal, menurut Gus Sahal, salah satu keistimewaan Jokowi adalah sikap kenegarawanannya. Sejak awal, Jokowi selalu menunjukkan sikap profesionalismenya yang tidak membawa keluarga dalam politik.

Gus Sahal kritik pencalonan Gibran jadi calon Wali Kota Solo (YouTube/CokroTV)
Gus Sahal kritik pencalonan Gibran jadi calon Wali Kota Solo (YouTube/CokroTV)

Hadirnya Jokowi sangat diharapkan oleh masyarakat ditengah kondisi maraknya dinasti politik. Namun, kini citra positif tersebut telah sirna dari Jokowi.

"Jokowi ternyata tak lebih sebagai politisi biasa dengan pragmatisme dan hitung-hitungan politik ala politisi lainnya," ungkapnya.

Ia menilai sikap Gibran yang maju di Pilkada Kota Solo saat Jokowi masih menjadi presiden terlalu tergesa-gesa. Seharusnya ia bisa menahan hasratnya untuk maju Pilkada setelah sang ayah lengser dari kursi presiden.

"Gibran perlu menceburkan diri dulu ke kawah politik, aktif dulu di partai, berjuang masuk parlemen. Itulah pembuktian yang tepat kalau mau berkarir dalam politik," tegas Gus Sahal.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, DPP PDI Perjuangan secara resmi mengumumkan dukungannya untuk putra Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka untuk maju dalam Pemilihan kepala daerah Surakarta dalam Pilakada serentak tahun 2020.

Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Politik, Puan Maharani saat konferensi pers pengumuman tahap dua calon kepala daerah dari PDI Perjuangan. Turut hadir dalam pengumuman, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Gibran secara resmi diusung PDI Perjuangan menjadi cakon wali kota Suarakarta dengan didampingi Tegus Prakosa sebagai calon wakil wali kota Surakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Beberkan 5 Alasan Mendikbud Nadiem Harus Hentikan POP Kemendikbud

Fadli Zon Beberkan 5 Alasan Mendikbud Nadiem Harus Hentikan POP Kemendikbud

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 16:24 WIB

Pesan Gus Sahal: Cara Terbaik Dukung Jokowi Adalah Kritik Kalau Keliru

Pesan Gus Sahal: Cara Terbaik Dukung Jokowi Adalah Kritik Kalau Keliru

News | Sabtu, 25 Juli 2020 | 16:06 WIB

Gibran: Tidak Wajib Coblos Saya Jadi Wali Kota Solo

Gibran: Tidak Wajib Coblos Saya Jadi Wali Kota Solo

Jawa Tengah | Sabtu, 25 Juli 2020 | 09:33 WIB

Terkini

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Klasemen Super League Usai Persib Bandung Tumbang, Persija Jakarta Masih di Puncak!

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:50 WIB

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Anggota DPR Berang Herman Deru Tak Hadir, Rapat Komisi VII dengan Pemprov Sumsel Batal

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Dorong Kreativitas Digital, Axioo Pongo Ajak Mahasiswa IPB University 'Explorasi' AI

Bogor | Minggu, 08 November 2026 | 21:45 WIB

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

Viral Aksi Drifting di Jalan Pondok Indah, Polisi Buru Identitas Mobil dan Pelakunya

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:43 WIB

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

Sulap Limbah Dapur Jadi Penyubur Tanah, Langkah Mama-Mama Wujudkan Kemandirian Pangan

News | Minggu, 08 November 2026 | 21:31 WIB

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Mantan dan Eks Persija Cetak Gol, Java United Pecundangi Persib Bandung

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 21:16 WIB

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

IHSG Ditutup Hijau di Ujung Pekan, Analis Beri Peringatan Ini untuk Senin Besok

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 20:48 WIB

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Mengenal Investasi dari Layar Ponsel Bersama New BIONS

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:45 WIB

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Menggugat Empati Sineas Lewat Film Putri, Jangan Gentayangan Lagi: Menghibur atau Mengeksploitasi?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 20:37 WIB

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo, Wamen HAM Desak RUU Penyadapan Segera Dibahas

News | Minggu, 08 November 2026 | 20:24 WIB

×