Disebut Zona Hitam, Warga Menteng Atas Ancam Demo Pengelola Apartemen

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 28 Juli 2020 | 12:53 WIB
Disebut Zona Hitam, Warga Menteng Atas Ancam Demo Pengelola Apartemen
[Unsplash/Markus Spiske]

Suara.com - Warga kawasan RW 05 dan RW 06 Kelurahan Menteng Atas, Jakarta Selatan, tak terima dengan sebutan zona hitam penyebaran Covid-19 oleh pihak pengelola Apartemen Taman Rasuna. Sebutan itu dianggap merugikan warga sekitar yang tinggal di lokasi itu.

Sebutan ini tercantum dalam selebaran pengumuman yang dikeluarkan oleh pengelola apartemen Taman Rusuna. Melalui kertas yang disebar itu, manajemen hunian itu meminta para ART atau pekerja yang tinggal di lokasi itu untuk melakukan swab test.

Penyebutan zona hitam sendiri diklaim manajemen apartemen dalam pengumuman adalah berdasarkan hasil pembahasan dengan badan usaha dan Kelurahan Menteng Atas. Setelah disebut penetapan dilakukan pada 23 Juli, maka tindakan pencegahan dengan melakukan swab test diambil.

Salah satu warga bernama Urip Arpan mengaku sebutan zona hitam atau darurat covid merugikannya dan warga sekitar. Ia lantas memprotes pihak manajemen atas pembuatan pengumuman ini.

"Ada selembaran yang mengataskan pengelola apartemen taman rasuna yang menyebutkan RW 05 dan RW 06 kelurahan Menteng Atas sebagai zona hitam. Ini merugikan kami sebagai warga disekitar apartemen taman rasuna," ujar Urip Arpan kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Pengumuman ini juga disebutnya membuat tempat tinggalnya dan pekerja yang berdomilisi di RW 05 dan 06 jadi dijauhi warga sekitar. Tak hanya itu, akses jalan warga menuju ke jalan setiabudi juga ditutup oleh pihak pengelola.

"Bukan hanya akses jalan yang ditutup, warga kita yang biasa salat di masjid yang ada di kawasan apartemen juga ditutup. Selain itu, warga lain juga takut bertemu dengan warga yang berdomisili di RW 05 dan RW 06," jelas Urip.

Ia lantas mempertanyakan dasar dari pihak pengelola Apartemen Taman Rasuna menyebutkan RW 05 dan RW 06 sebagai zona hitam. Warga meminta untuk pihak pengelola melakukan klarifikasi kepada warga terkait penyembutan zona hitam tersebut.

"Segera secepatnya melakukan klarifikasi dengan bahasa zona hitam. Kalau tidak melakukan klarifikasi saya tidak tahu nanti nya warga akan protes dengan cara demo atau apa. Saya hanya mengantisipasi hal itu tidak terjadi," pungkasnya.

baca juga

Berdasarkan situs penyedia informasi corona milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, corona.jakarta.go.id, jumlah kasus corona di Kelurahan Menteng Atas adalah 35 kasus. Namun kelurahan ini tak termasuk dalam wilayah pengendalian khusus atau zona merah dari awal Juli hingga sekarang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India dan Israel Kembangkan Alat Tes Virus Corona Tercepat di Dunia

India dan Israel Kembangkan Alat Tes Virus Corona Tercepat di Dunia

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:18 WIB

Khawatir Klaster Perkantoran, 2.000 Pegawai Pemkot Jakbar Ikut Rapid Test

Khawatir Klaster Perkantoran, 2.000 Pegawai Pemkot Jakbar Ikut Rapid Test

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:02 WIB

Studi Ungkap Pengaruh Tetap di Rumah terhadap Penyebaran Covid-19

Studi Ungkap Pengaruh Tetap di Rumah terhadap Penyebaran Covid-19

Tekno | Selasa, 28 Juli 2020 | 12:30 WIB

Satu Keluarga Siswa Positif Covid, Pemkot Sawahlunto Kembali Tutup Sekolah

Satu Keluarga Siswa Positif Covid, Pemkot Sawahlunto Kembali Tutup Sekolah

News | Selasa, 28 Juli 2020 | 11:10 WIB

Pasien Covid-19 Bisa Kehilangan Indra Penciuman dan Rasa, Ini Sebabnya!

Pasien Covid-19 Bisa Kehilangan Indra Penciuman dan Rasa, Ini Sebabnya!

Health | Selasa, 28 Juli 2020 | 11:04 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×