Saat Libur Idul Adha, Penumpang KA Jarak Jauh Naik Hingga Dua Kali Lipat

Chandra Iswinarno | Ummi Hadyah Saleh
Saat Libur Idul Adha, Penumpang KA Jarak Jauh Naik Hingga Dua Kali Lipat
Petugas berjalan di dekat rangkaian Kereta Api (KA) Serayu di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Jumat (12/6). [ANTARA FOTO/Nova Wahyudi]

Secara keseluruhan, perjalanan berjalan baik dengan mengikuti seluruh protokoler pencegahan Covid-19 yang diterapkan baik di stasiun dan rangkaian kereta.

Suara.com - Jumlah penumpang pengguna 11 rangkaian kereta api (KA) jarak jauh dari Stasiuan Gambir dan Pasarsenen jelang Hari Raya Idul Adha pada Kamis (30/7/2020) mencapai 3.958 orang.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan, jumlah tersebut terisi sekitar 90 persen dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 4.385 orang.

"Jumlah ketersediaan tempat duduk tersebut merupakan kuota yang telah dibatasi 70 persen dari total kapasitas normal. Pembatasan dilakukan untuk penjagaan jarak di dalam rangkaian kereta," ujar Eva kepada wartawan pada Jumat (31/7/2020).

Jika dibandingkan pada akhir pekan minggu lalu, jumlah penumpang KA jarak jauh meningkat sekitar dua kali lipat. Secara keseluruhan, kata Eva, berjalan baik dengan mengikuti seluruh protokoler pencegahan Covid-19 yang diterapkan baik di stasiun dan rangkaian kereta.

Eva menuturkan, dari pantauan di lapangan, seluruh penumpang mengikuti aturan yang diterapkan seperti menggunakan masker dan faceshield setelah boarding di Stasiun hingga selama perjalanan KA berlangsung. Penumpang juga secara kooperatif mengikuti pemeriksaan suhu tubuh berkala yang dilakukan sepanjang perjalanan kereta.

Tak hanya itu, Eva menjelaskan pada Jumat 31 Juli 2020, di area Daop 1 Jakarta sebanyak tujuh KA yang dioperasikan.

"Tercatat sekitar 2.600 tempat duduk telah dipesan melalui jalur pemesanan online dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 3.155," ucap dia.

Lebih lanjut, Eva menyebut, pada pengoperasian KA Jarak Jauh di area Daop 1 Jakarta, pihaknya memberlakukan aturan suhu tubuh normal dan memiliki berkas hasil Rapid atau PCR test yang berlaku 14 hari. Hal tersebut menjadi salah satu persyaratan wajib bagi calon penumpang.

"Jika salah satu persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi maka calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan langsung diganti 100 persen melalui bantuan petugas," kata Eva.

PT KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau seluruh pengguna jasa tetap menjalankan upaya pencegahan Covid-19 dengan menggunakan baju lengan panjang, penjagaan jarak fisik dan menggunakan fasilitas untuk membersihkan tangan yang telah tersedia di stasiun dan di dalam rangkaian kereta.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS