Tawuran hingga Tewaskan Satu Korban, Pelajar di Bekasi Diciduk Polisi

Dwi Bowo Raharjo | Muhammad Yasir
Tawuran hingga Tewaskan Satu Korban, Pelajar di Bekasi Diciduk Polisi
Ilustrasi celurit, senjata tradisional masyarakat Madura (Shutterstock).

Geri langsung menyerang MSF dengan menggunakan celurit yang dibawanya.

Suara.com - Seorang pelajar berinisial MSF (16) tahun, diringkus polisi usai terlibat tawuran hingga menewaskan satu korban jiwa bernama Geri Sean Natanial Bosen (17). Peristiwa tawuran tersebut terjadi di Jalan Hankam, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (2/8/2020) dini hari

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan awalnya MSF dan Geri sempat terlibat tawuran. Kemudian, keduanya kembali membuat janji untuk tawuran di depan Indomaret, Jalan Hankam, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat.

"Korban (Geri) dan temannya sebanyak delapan orang berboncengan menggunakan tiga sepeda motor mendatangi pelaku sambil membawa celurit," ujar Yusri kepada wartawan, Minggu (2/8/2020).

Setibanya di lokasi, Geri lantas dipanggil oleh MSF. Tanpa basa-basi, Geri langsung menyerang MSF dengan menggunakan celurit yang dibawanya.

"Saat tawuran celurit korban berhasil direbut oleh pelaku, kemudian pelaku langsung membacok korban dan mengenai paha korban sebelah kiri," ungkap Yusri.

Menurut Yusri, sesaat kejadian tersebut terjadi Geri sempat dilarikan ke Rumah Sakit Haji, Jakarta Timur. Namun, nyawa remaja tersebut tidak dapat tertolong kembali lantaran mengalami pendarahan yang cukup parah.

"Karena banyak mengeluarkan darah akhirnya korban meninggal dunia di RS Haji Jakarta," ucap Yusri.

Tak berselang lama, polisi pun berhasil menangkap pelaku. Kini yang bersangkutan tengah diperiksa di Mapolsek Pondok Gede.

"Pelaku berhasil diamankan pukul 06.30 WIB," pungkas Yusri.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS