Susi Pudjiastuti Anggap Anji Tidak Bertanggung Jawab

Rendy Adrikni Sadikin, Rifan Aditya

Senin, 03 Agustus 2020 | 21:29 WIB
Susi Pudjiastuti Anggap Anji Tidak Bertanggung Jawab
Wawancara Anji dengan Hadi Pranoto (YouTube dunia MANJI / screenshot)

Suara.com - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ikut buka suara terkait kontroversi video interview musisi Anji dengan Hadi Pranoto.

Menurutnya, Anji sangat tidak bertanggung jawab. Hal ini disampaikan Susi dalam cuitan yang diunggah ke akun Twitter miliknya, pada Senin (3/8/2020).

"Anda sangat tidak bertanggung jawab," tulis Susi yang mengomentari berita tentang Anji.

Dalam berita tersebut, Anji menyebut seharusnya yang meminta maaf adalah Hadi Pranoto.

Awalnya, Anji sempat menjawab pertanyaan yang netizen tulis di komentar unggahan Instagram-nya. Tapi kini komentar itu sudah dihapus.

Pertanyaan dari netizen tersebut menyinggung gelar "profesor" milik Hadi Pranoto. Anji membalas bahwa yang harus meminta maaf dengan hal tersebut adalah Hadi Pranoto.

"Saya rasa yang harus minta maaf adalah Pak Hadi Pranoto, jika dia tidak bisa mempertanggungjawabkan kalimatnya," tulis Anji.

Pelantun lagu 'Dia' itu menambahkan, "Saya kan juga bertanya di menit 4:39 dan 8:27. Saya tidak merasa berbuat tolol karena saya interviewer".

Sikap Anji yang seperti inilah dirasa Susi tidak bertanggung jawab.

baca juga

Komentar Susi ini memancing warganet berkomentar. Ia pun merasa Anji tidak 'jantan'.

"Gak gentleman ya bu," kata @bodrakee.

Susi langsung membalas, "Sangat".

Susi Pudjiastuti Anggap Anji Tidak Bertanggung Jawab (Twitter)
Susi Pudjiastuti Anggap Anji Tidak Bertanggung Jawab (Twitter)

Untuk diketahui, nama Hadi Pranoto menjadi sorotan publik setelah muncul dalam video interview yang dibuat oleh musisi Erdian Aji Prihartanto atau Anji.

Pria itu disebut-sebut memiliki obat virus corona yang ampuh untuk menyembuhkan banyak orang. Hadi Pranoto juga mengaku sebagai pakar Mikrobiologi.

"Alhamdulillah sudah ribuan orang yang kita sembuhkan. Yang sudah terinfeksi maupun masih gejala, dan juga pencegahan, sudah kita berikan herbal Antibodi Covid-19 ini. Alhamdulillah semuanya sembuh dan sehat," katanya.

Namun nyatanya, nama dan hasil penelitian Hadi tidak ditemukan dalam database dosen Kemenristekdikti ataupun Google Scholar.

Padahal Hadi mengaku telah meneliti berbagai macam virus selama 20 tahun.

Hadi juga menyebut obat virus corona yang ditemukannya telah dipasok ke Wisma Atlet. Tapi dokter yang bertugas di Rumah Sakit Darurat Khusus Covid-19 di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta membantah klaim tersebut.

Belakangan, video interview Anji dengan Hadi Pranoto telah dihapus oleh YouTube. Namun cuplikannya masih banyak tersebar di berbagai platform media sosial lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anji dan Hadi Pranoto Dipolisikan karena Dianggap Sebarkan Informasi Bohong

Anji dan Hadi Pranoto Dipolisikan karena Dianggap Sebarkan Informasi Bohong

Video | Senin, 03 Agustus 2020 | 19:49 WIB

Singgung Anji dan Hadi Pranoto, Kemenkes: Tokoh Publik Berikan Pencerahan

Singgung Anji dan Hadi Pranoto, Kemenkes: Tokoh Publik Berikan Pencerahan

Health | Senin, 03 Agustus 2020 | 19:35 WIB

Gelar Hadi Pranoto Diragukan, Ini Proses Untuk Mendapatkan Gelar Profesor

Gelar Hadi Pranoto Diragukan, Ini Proses Untuk Mendapatkan Gelar Profesor

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2020 | 19:21 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×