Fakta Baru WHO: Wuhan Diduga Bukan Tempat Awal Penularan Covid-19

Bangun Santoso

Rabu, 05 Agustus 2020 | 11:23 WIB
Fakta Baru WHO: Wuhan Diduga Bukan Tempat Awal Penularan Covid-19
Pasar Huanan di Wuhan, China., tempat virus corona jenis baru dilaporkan muncul pertama kali. Pasar seluas tujuh kali lapangan bola itu menjual hasil laut, unggas, ular, kelelawar, binatang ternak, dan binatang liar. (ANTARA/HO-yehuoqingnian/mii)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menduga Wuhan di wilayah tengah China bukan tempat penularan COVID-19 dari hewan ke manusia meskipun klaster pertama wabah penyakit yang menyerang saluran pernapasan itu pertama kali ditemukan di Ibu Kota Provinsi Hubei tersebut.

"Kota itu memiliki sistem pengawasan khusus atas kasus pneumonia langka. Di sana ada hal yang sangat spesifik karena faktanya peringatan atas suatu peristiwa tidak berarti tempat itu menjadi awal mula penularan penyakit dari hewan ke manusia," kata Direktur Eksekutif Program Darurat Kesehatan WHO, Michael Ryan, dikutip media setempat, Rabu (5/8/2020).

Menurut dia, para ilmuwan China telah bekerja dengan baik dan memberikan data pendahuluan yang sangat penting.

Penelitian epidemiologis lebih dalam untuk melihat kasus dan klaster pertama di Wuhan akan melibatkan para ilmuwan di seluruh dunia, demikian WHO.

Dua pakar dari WHO melakukan investigasi di China pada 11 Juli hingga Minggu (2/8) terhadap hewan yang dianggap sebagai biang COVID-19, demikian informasi yang dirilis Komisi Kesehatan Nasional China (NHC).

Selama berada di China, kedua ilmuwan tersebut berdiskusi dengan koleganya di China untuk melakukan riset, termasuk mencari jejak penularan, asal-mula hewan sebagai pembawa virus, dan bertukar gagasan untuk rencana penelitian ilmiah pada masa-masa yang akan datang.

"Tim internasional akan memasukkan ilmuwan dan peneliti terkemuka dari China dan seluruh dunia," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus.

Asal-mula virus corona jenis baru itu memang sangat membingungkan para peneliti sejak pertama kali ditemukan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature Microbiology pada akhir Juli lalu, para ilmuwan sekarang memiliki bukti lebih lanjut bahwa virus corona berevolusi di alam liar dan mungkin telah menjangkiti kelelawar selama lebih dari 40 tahun.

baca juga

Penelitian yang dilakukan para ilmuwan China dan Eropa mengatakan bahwa virus beberapa kali melompat dari hewan ke manusia.

Penemuan tersebut menafikan teori konspirasi yang menyebutkan bahwa virus corona merupakan rekayasa hayati atau virus yang melarikan diri dari laboratorium.

Sumber: Antara

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Jerman, Belanda Juga Terancam Gelombang Kedua Virus Corona

Tak Cuma Jerman, Belanda Juga Terancam Gelombang Kedua Virus Corona

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:54 WIB

Wisatawan Dugem Massal di Tengah Pandemi, Bukit Propok Kembali Ditutup

Wisatawan Dugem Massal di Tengah Pandemi, Bukit Propok Kembali Ditutup

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:28 WIB

Bukan Transportasi Umum, 2 Tempat ini Lebih Berisiko Sebarkan Virus Corona!

Bukan Transportasi Umum, 2 Tempat ini Lebih Berisiko Sebarkan Virus Corona!

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 11:09 WIB

Satu Keluarga Positif Corona, Mudik dari Sumbar ke Bengkulu

Satu Keluarga Positif Corona, Mudik dari Sumbar ke Bengkulu

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:10 WIB

Mengapa Banyak Obat Antimalaria Berpontesi Jadi Obat Covid-19?

Mengapa Banyak Obat Antimalaria Berpontesi Jadi Obat Covid-19?

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 10:05 WIB

86,8 Pasien Corona Klaster Secapa AD Bandung Sembuh, 172 Orang COVID-19

86,8 Pasien Corona Klaster Secapa AD Bandung Sembuh, 172 Orang COVID-19

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2020 | 09:50 WIB

Warga Jatim Positif Covid Kabur di Pontianak, Terdeteksi Virus Lebih Bahaya

Warga Jatim Positif Covid Kabur di Pontianak, Terdeteksi Virus Lebih Bahaya

News | Rabu, 05 Agustus 2020 | 09:44 WIB

Terkini

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

Gubernur Jakarta Siapkan Jalur Bawah Tanah di Bundaran HI Buat Penjalan Kaki

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:33 WIB

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

Janji Pramono Anung di HUT ke-499 Jakarta: Banjir Masih Ada, Tapi Tidak Akan Separah Dulu

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:28 WIB

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

Pramono Ungkap Biang Kerok Kemacetan Jakarta, 8 Juta Orang Keluar-Masuk Setiap Hari

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:24 WIB

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

Unik! Demi Nonton Mahalini, Warga 'Nangkring' di Atas Mobil Damkar saat Perayaaan HUT Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:59 WIB

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

Bocah Terpisah dari Ortu hingga Istri Kehilangan Suami Warnai Malam Puncak HUT DKI Jakarta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:53 WIB

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

5 Peserta Latsarmil KDMP Tewas, Koalisi Sipil: Stop Militerisasi Ruang Sipil!

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 22:45 WIB

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

Kepercayaan Rakyat ke Polri Meroket, Rudianto Lallo: Modal Besar Tingkatkan Pelayanan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:53 WIB

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:38 WIB

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:47 WIB

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:41 WIB

×